Marmalade Boy-Part I

Cast tambahan  :

ü Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk

KyuHyun POV

“Saengil Chukae”,seru omma,YunHo appa,dan dongsaengku ChangMin

“Gomawo”,kataku tersenyum lalu pergi ke ruang makan dimana omma sudah menyiapkan makanan untuk merayakan ulangtahunku hari ini.

Hari ini aku tepat merayakan ulang tahun ku yang ke 17 ,dan tanpa terasa aku sudah 11 tahun meninggalkan Korea dan juga appaku.Aku sangat rindu dengan tanah kelahiranku,dengan appa yang tak pernah lupa untuk menelponku walaupun hanya seminggu sekali karena biaya telepon yang sangat mahal.Dan juga satu orang yang sangat kurindukan,yaitu saudara tiriku Jung YunSu.Mungkin ia telah tumbuh menjadi seorang yeoja yang cantik kini.Entah kenapa saat bertemu dengannya 11 tahun yang lalu,aku langsung menyukainya.

Aku suka menjahilinya karena aku suka melihat semua tingkah lakunya.Hanya ia satu-satunya yang dapat membuat seorang Park KyuHyun yang sejak kecil terkenal dingin terhadap orang lain bisa tersenyum hanya dengan melihat tawanya,mendengar teriakkannya karena kesal telah ku kerjai hanya dengan melihat sesuatu yang padahal bisa kudapatkan dari yeoja manapun.Tapi YunSu berbeda,hanya senyum,tawa dan suaranya lah yang dapat mengubahku bukan senyum,tawa dan suara yeoja lain yang selalu berusaha merebut perhatianku.

“Hyung hari ini kau mau mentraktirku apa?”,tanya ChangMin yang duduk disebelahku.

“Mwo?”,kataku yang baru sadar dari lamunanku

“Aku bilang kita mau kemana hari ini?Bukankah kau belum mentraktirku makan?”,tanyanya lalu memasukkan sesendok penuh makanan kemulutnya

“Ya,dongsaeng bukankah kita juga sedang makan?”

“Iya,tapi ini beda hyung,kau belum mentraktirku untuk ulangtahunmu hari ini.Bukankah kau berjanji kalau kau akan mentraktirku makan kalau kau ulangtahun?”,rengeknya

“Arraso…arraso…”,kataku sambil mengacak2 rambutnya

Omma dan Yunho appa hanya tersenyum menggeleng2kan kepala mereka melihat kami.Donsaengku Jung Changmin memang sangat suka makan,ia bisa 8x sehari.Entah karena ia punya banyak lambung atau karena apa.Tapi walaupun begitu aku sangat menyayanginya begitu juga dengan dongsaengku yang satu lagi Park Jungmin.Kami sering berbicara melalui telepon ketika appa menelponku,dan dialah orang yang selalu mendapat giliran bicara terbanyak.Aku bisa menghabiskan waktu selama 1 jam jika mengobrol dengannya karena ia terkenal suka berbicara.Kadang aku juga berbicara dengan YunSu walaupun sebentar,ia selalu berkata kalau ia merindukanku.Karena sudah lama tidak ada yang manjahilinya,begitulah kata-kata yang selalu terucap dari bibirnya.Kami tak pernah berbicara banyak karena Jungmin selalu mengambil alih pembicaraan.Ya tapi itulah keluargaku.

Seminggu yang lalu aku menerima sebuah email dari YunSu yang katanya berisi foto terbaru dari mereka.Tapi aku tak pernah melihat foto itu,aku tak mau memandang wajah cantiknya dan juga tak mau melihat senyum manisnya karena itu mungkin bisa membuatku langsung merengek pada omma dan juga YunHo appa untuk kembali ke korea saat itu juga.Aku hanya membalas emailnya dan mengatakan kau terlihat tambah cantik,begitupun Junsu omma.Jungmin dan appaku juga terlihat sangat tampan.Kemudian aku balik mengirimnya foto terbaru kami.Dan ia juga memberi komentar yang sama sepertiku.Kami tidak terlalu sering mengirim email satu sama lain karena aku termasuk siswa yang sibuk disekolahku begitupun dengannya.Rasanya aku ingin sekali pulang ke Korea,pulang kerumah kami,lalu segera menjahilinya karena aku sudah lama merindukkan senyumnya itu.

“Kyu,gwenchana?”,tanya ommaku sambil mengguncang pelan tubuhku.

“Ne,nan gwenchana omma”,jawabku yang sekali lagi terbangn dari lamunanku.

“Kau kenapa sih sering sekali melamun akhir2 ini?”,tanya ommaku khawatir.

“Aniyo omma,aku hanya sedang merindukan Korea.Aku kangen sekali dengan appa dan juga Jungmin”,kataku sambil tersenyum semanis mungkin agar omma tidak khawatir lagi.

“Oia appa hampir lupa”,kata YunHo appa tiba2,”Appa ingin memberitahu kalian minggu depan kita sudah bisa pulang ke Korea,”lanjutnya lagi

“Jeongmal?”,tanya kami bertiga serempak dan menatapnya dengan tatapan tidak percaya.

“Ne,appa sudah membereskan semua pekerjaan appa disini.Jadi appa tinggal mengurus surat kepindahan kyu dan changmin.Kemudian kita bisa langsung terbang ke Korea,”jelasnya

“Tapi kenapa kau baru memberitahuku sekarang chagiya?”,gerutu omma

“Mianhae Boo.Aku tidak memberitahukannya karena aku ingin memberi kejutan,kau senang kan dengan kejutan ini?”,tanya Yunho appa sambil mengelus pelan rambut omma lalu mengecup lembut dahinya.

Omma hanya mengangguk pelan,sambil tersenyum manis pada Yunho appa.Lalu memeluknya.

“Gomawo chagiya”,bisik omma pada Yunho appa

“Ehm…ehm….omma ingat kami berdua masih ada disini”,kataku jahil

Mereka berdua lalu melepas pelukannya dan tersenyum malu.

“Sudahlah hyung kita tidak usah mengganggu mereka.Ayo kita pergi makan,aku lapar sekali.Kita kan sebentar lagi akan pindah ke Korea.Nanti aku tidak bisa menikmati makanan enak yang ada disini lagi,”ajak Changmin sambil menarik-narik lenganku

“Ok…ok…”,lalu pergi meninggalkan omma dan Yunho appa berdua saja.

YunSu POV

“YunSu-ya kau mau kemana?”,tanya seorang namja yang berlari kearahku

“Hyuk Jae-ya,kenapa kau mengikutiku?”,tanyaku heran

Namja ini bernama Lee Hyuk Jae.Dia adalah teman sebangku sekaligus teman  baikku dari kecil.Bagiku ia seperti sosok seorang kakak yang tak pernah kudapatkan.Aku sangat menyayanginya seperti kakak kandungku sendiri.

“Jawab dulu kau mau kemana?”,sambil memegang pergelangan tangan kananku.

“Aish kau ini,bukankah sudah kubilang tadi aku mau pulang sebentar.Aku harus mengambil buku tugasku yang tertinggal dirumah”,jelasku

“Tapi bukankah juga sudah kubilang kalau aku akan mengantarmu pulang untuk mengambilnya?Apa kau sudah tidak mengganggapku sebagai sahabatmu?”,tanyanya agak berteriak.

“Aniyo.Bukan begitu maksudku.Aku tahu kalau kau sekarang harus latihan tenis untuk pertandingan bulan depan,makanya aku tidak ingin mengganggumu.Sudahlah kau masuk saja lagi,aku bisa pulang sendiri”,jelasku sambil mendorong tubuhnya ke depan gerbang sekolah.

“Benarkah kau bisa pulang sendiri?”,ia terdengar khawatir

“Ye,aku inikan sebentar lagi tujuh belas tahun.Jadi kau tidak perlu khawatir lagi padaku,”kataku yakin sambil memberi senyum terbaikku yang biasanya ampuh untuk membuatnya menurutiku.Dan benar sekali ia menganggukkan kepalanya sambil mengacak-acak rambutku.

“Jarka Yunsu,”katanya tersenyum

“Jar isso”,kataku lalu pergi meninggalkannya.

10 menit kemudian akupun sampai kerumahku.Kulihat donsaengku – Jungmin – sedang bermain dengan robot  mainannya di ruang tengah.

“Nuna?Kenapa kau sudah pulang?Apa kau sakit?Apa kau baik2 saja?Apa kau……………….”,

HEMPH

Kututup mulut Jungmin dengan telapak tanganku karena ini bukan waktu yang tepat untuk mendengar celotehnya yang panjang bak kereta api yang mempunyai berpuluh-puluh gerbong dibelakangnya.

“Dengar,aku pulang karena aku harus mengambil buku tugasku yang ketinggalan.Jadi setelah aku melepas tanganku kau harus berjanji untuk kembali bermain tanpa bertanya apa2 lagi padaku,arraso?”,tanya sambil menatap mata donsaeng kesayanganku ini.

Iapun menganggukkan kepalanya.setelah itu aku melepas tanganku dan membelai lembut rambutnya.

“Anak pintar”,kataku sambil tersenyum lalu naik ke kamarku dan untuk mengambil bukuku yang tertinggal.

“Jungmin tadi kau bicara pada siapa?”,kudengar suara ommaku yang sedang bertanya pada Jungmin.

Setelah berhasil menemukan buku yang kucari,akupun buru2 keluar kamar sebelum Jungmin kembali membuka mulutnya yang bisa mengeluarkan beribu2 kata tanpa spasi.

“Ia tadi bicara padaku omma”,kataku sambil menuruni tangga lalu berjalan kearah ommaku.

“Kenapa ku sudah pulang?”,tanya omma bingung

“Nuna tadi……………..”,

“Aku mengambil bukuku yang tertinggal”,potongku langsung

“Kebetulan sekali kalau begitu.Hari ini Kyuhyun pulang ke Korea.Omma dan Yoochun appa tidak bisa menjemputnya,kau bisa tidak menjemputnya jam 1 ini di bandara?”

“Mwo?Kyuhyun pulang ke Korea?”,tanyaku tak tak percaya

“Ye,appamu juga akan pulang.Tapi ia masih mengurus masalah kepindahan Kyuhyun dan Changmin.Tpi Kyu bilang dia tidak sabar untuk kembali ke Korea.Jadi dia pulang duluan”,jelas omma.”Bisakan kau menjemputnya?”yanya omma memastikan.

Kyuhyun pulang?apa aku sekarang tidak bermimpi?Namja evil itu akan pulang?Dia akan kembali kerumah ini dan kembali menjahiliku.Entah berapa lama aku sudah menunggu orang itu.Entah berapa kali aku selalu tertawa ketika mengingat saat ia pernah menjahiliku.Saat pertama kali bertemu saja ia sudah menaruh kecoa mainan ditanganku.Dan tentu saja ia berhasil membuatku berteriak sekencang2nya bukannya menyuruhku untuk diam,dia malah tertawa tak kenal henti karena berhasil mengerjaiku.Tapi kejahilannya tak berhenti sampai disitu.Masih banyak sekali yang ia lakukan untuk membuatku berteriak lalu berlari mengejarnya.Aku pernah mendengar Jae omma bertanya padanya kenapa ia senang sekali mengerjaiku,ia hanya berkata ia senang mendengar aku berteriak kesal.Cih,alasan yang sungguh2 sangat menyebalkan bagiku.Tapi walaupun kami baru tinggal bersama selama setahun,entah kenapa ia berhasil meninggalkan jejak yang mendalama dihatiku ini.Sampai sekarang bahkan aku tidak pernah berpacaran.Bukan karena aku tidak laku tapi karena aku selalu membandingkan namja yang menyukaiku dengan evil itu.Dan aku belum bisa mendapat seorang namja yang sama sepertinya.Sebenarnya aku merasa Hyuk Jae juga sama seperti evil itu,ia selalu bisa membuatku tersenyum.Tapi ia juga tetap tidak bisa menggantikan orang itu.Namja brengsek yang selalu mengisi hatiku selama 11 tahun ini.

“Yunsu-ya?Gwenchana?”,tanya omma khawatir.Karena ternyata dari tadi aku sedang melamun setelah mendengar kalau Kyu akan pulang siang ini.

“Kalau kau sedang tidak enak badan biar nanti omma suruh orang lain untuk menjemputnya”,tanya omma sambil menempelkan punggung tangannya kedahiku untuk memastikan aku baik2 saja.

Akupun menurunkan tangan omma dari dahiku dan tersenyum padanya,”Aniyo omma,nan gwenchana.Aku akan bersiap2 untuk menjemputnya sekarang.Omma serahkan saja padaku”

“Nuna aku boleh ikut tidak?Aku ingin bertemu juga dengan Kyu hyung”,pinta Jungmin *_*

“Baiklah.Tapi kau tidak boleh banyak bertanya nanti,arraso?”,kataku tersenyum pada donsaengku itu.

Iya lalu menganggukan kepalanya cepat,”Gomawo Nuna”,^^

Aku sudah mengganti bajuku dan Jungmin juga sudah terlihat segar setelah omma menyuruhnya mandi sebelum pergi.Aku lalu mengambil kunci mobil yang ada diatas meja dan langsung melesat pergi kebandara.

“Nuna jangan terburu-buru”, kata Jungmin yang lelah berjalan mengikuti langkah kakiku.

“Aish,anak kecil ini menyusahkan sekali”,gerutuku

Aku menghampiri Jungmin yang ada di belakangku.ia terlihat lelah karena mengikutiku.Aku mengambil tissue dari tasku lalu mengelap dahinya yang agak berkeringat itu.Lalu menarik tangannya,”Kajja,kita sudah terlambat 10 menit”,dan…………

BRUK

Aku jatuh begitu seseorang berhasil membuat tubuh mungilku ini terhempas dengan sukses dilantai.

“Nuna,gwenchana?”,tanya Jungmin yang berlutut disampingku

Aku tak menggubris pertanyaannya.Aku  hanya bisa meringis kesakitan sambil memijat betisku.Lalu seseorang mengulurkan tangannya padaku.

“Gwenchana?”,kata orang itu

Pelan-pelan akupun melihat kearahnya mengumpulkan segenap tenagaku untuk meluapkan segenap  kekesalanku padanya.Tapi…………….Aku hanya bisa terdiam saat melihat wajahnya.’TAMPAN SEKALI.’

KyuHyun POV

‘Ya Tuhan,ia CANTIK SEKALI’,pikirku begitu yeoja yang kutabrak tadi menolehkan wajahnya melihatku.Ia punya rambut hitam sebahu yang indah,matanya yang bulat.’Baru kali ini terpesona dengan seorang yeoja selain Yunsu’,pikirku lagi.

Author POV

Kini Kyuhyun dan Yunsu pun saling memandang satu sama lain.Mereka tidak menyadari mereka telah cukup lama melakukannya hingga berhasil banyak orang tertipu karena mengira mereka patung.Dan alhasil Jungmin lah yang menjadi korban karena kelakuan dua anak muda itu.Dia terus berusaha menyadarkan dua orang itu dari alam bawah sadar mereka.Pertama ia mengguncang tubuh Yunsu pelan tapi Yunsu  tetap tidak berkutik sama sekali.Kemudian ia berusaha menyadarkan kyuhyun,tapi ketika memperhatikan wajahnya dari dekat ia baru sadar kalau namja itu adalah orang yang akan ia jemput bersama Yunsu.

“Hyung……………”,teriak Jungmin lalu memeluknya

Dan tingkah Jungmin barusan berhasil membuat Yunsu dan juga Kyuhyun sadar.

“Hyung kau tidak mengenaliku?”,tanya Jungmin setelah melepaskan pelukannya

“Jungmin?Kau Park Jungmin?”,tanyanya

Jungmin hanya menganggukan kepalanya lalu kembali memeluk Kyuhyun lalu kyuhyun pun membalas pelukan dongsaengnya itu.

Kyuhyun POV

‘Kalau begitu yeoja cantik ini adalah Yunsu?.Ya Tuhan terima kasih karena kau tidak membuatku terpesona dengan orang lain selain Yunsu’,pikirku sambil melihat kearahnya.

Yunsu POV

Omo,jadi namja tampan ini adalah Kyuhyun.Namja yang telah lama kutunggu.Kini ia sudah ada dihadapanku.Akupun hanya bisa membalas senyum evilnya itu.Kyuhyun lalu melepaskan pelukannya dari Jungmin.Ia mendekatiku lalu membantuku berdiri.Lalu aku tak menyangka apa yang terjadi padaku saat ini.Ia menarikku kedalam pelukkannya.Ia memelukku sangat erat seperti tidak ingin kehilanganku.Akupun membalas pelukkannya.Lalu kudengar ia berbisik lembut ditelingaku,”Apa kabar?Kita sudah lama ya tak bertemu,aku sangat merindukanmu.Aku rindu mengerjaimu,hehehe,”kudengar tawanya yang menjengkelkan itu lagi.Aku lalu melepaskan pelukannya.

“Mwo?Jangan2 kau cepat2 pulang ke Korea untuk mengerjaiku?”,tanyaku kesal

Ia hanya tertawa

“Ya,Park Kyuhyun kau memang benar2 menyebalkan”,ku injak kakinya lalu menarik Jungmin dan meninggalkannya yang masih meringis kesakitan.

“Ya,Jung Yunsu tunggu aku”,kudengar ia berteriak sambil mengejarku

“Dasar,sekali evil tetaplah evil.Awas kau nanti”,umpatku kesal tanpa menghiraukannya yang berteriak memanggil namaku.

“Kau benar2 berniat meninggalkanku disini?”,katanya yang berhasil membuatku berhenti dengan mencengkram kencang pergelangan tanganku.

Aku hanya diam sambil menatapnya kesal

“Yunsu-ya,aku kan hanya bercanda”,katanya manja seperti seorang anak yang sedang merayu ommanya

“Cih….aku tidak pernah percaya pada kata2mu”,aku berusaha melepaskan tangannya tapi tidak berhasil karena ia lebih kuat dariku.

“Nuna,kasihan hyung.Dia kan baru pulang,kau tahu kan dia sudah duduk selama berjam2 dipesawat.Hyung pasti belum makan.Lagipula bukankah sudah takdirmu untuk menjadi korban kejahilan setiap orang yang ada didekatmu?Kan bukan Cuma Kyuhyun hyung yang mengerjaimu.Bukankah masih ada Hyukjae hyung,Donghae hyung,Ryeowook hyung………………”,

“Ya,kenapa kau malah membelanya?Kau baru bertemu dengannya dan kau sudah membelanya?”,kataku kesal.Lalu aku melepaskan tanganku cepat begitu Kyuhyun merenggangkan cengkramannya.”Lebih baik kalian berdua cari taksi untuk pulang kerumah!!!”,kataku dengan menekan setiap kata yang kuucapkan,lalu meninggalkan mereka berdua.

“Yunsu”,teriak Kyuhyun

“Nuna”,kini giliran Jungmin

Aku tak mempedulikan mereka dan terus melangkah cepat menuju parkiran.Lalu melajukan mobil cepat.

“Memang dasar,ternyata mereka berdua sama saja”,umpatku kesal dan……….

CIIT………………………

Aku menginjak rem sekuat tenagaku begitu ada seseorang yang tiba2 melintas didepan mobilku ketika aku sudah ada dekat gerbang rumahku.Kepalaku pun sukses membentur stir didepanku.Akupun mengusap dahiku yang kesakitan.

TOK…TOK…..

Seseorang mengetuk jendela mobilku.

“Hyukjae?”,ketika kulihat orang yang mengetok jendela ku itu.

Akupun langsung keluar dari mobil.

“Apa kau orang hampir kutabrak tadi?”,

“Kau kemana tadi?Kau bilang hanya mengambil buku tapi kau tidak kembali kesekolah?”,

“Omo……..au……………”,kataku ketika menepuk jidatku yang sakit karena terbentur stir mobil tadi.

“Gwenchana?”,ia menyibakkan rambutku untuk melihat dahiku

“Aish,aku tidak apa-apa.Tadi aku hanya terbentur”,kataku sambil menurunkan tangannya.”Kenapa kau tadi berlari seperti itu?”,tanyaku untuk mengalihkannya

“Ini semua karena kau tadi tidak kembali lagi kesekolah,tidak membalas smsku dan juga tidak mengangkat teleponku.Bahkan saat aku menelpon kerumahmu tidak ada yang mengangkatnya.Apa kau sengaja mau membuatku cemas?”,tanyanya sambil memegang kedua bahuku.

“Mianhae hyukjae.Omma tadi menyuruhku menjemput seseorang dibandara karena ia dan juga Yoochun appa tidak bisa menjemputnya”,kataku sambil menggembungkan kedua pipiku

Ia tidak berkata apa-apa.Lalu tiba-tiba menarikku kedalam pelukannya.

“Babo.Kau tidak perlu minta maaf.Aku senang karena kau tidak apa-apa.Aku malah yang tidak akan memaafkan diriku ini kalau terjadi sesuatu padamu”,ia mengelus rambutku pelan.

“Aku benar-benar minta maaf Hyuk.Aku tadi benar-benar lupa memberitahumu,lagipula ponselku tertinggal dirumah,”jelasku lalu melepas pelukkannya perlahan.”Sebagai permintaan maafku,bagaimana kalau ku traktir kau makan?”,

PLOK…PLOK…PLOK….

Aku mendengar seseorang bertepuk tangan.

“Kyu…”,kataku pelan begitu melihat orang yang bertepuk tangan itu.

“Kau hebat sekali Yunsu-ssi.Jadi ini alasan sebenarnya kau meninggalkan aku dan Jungmin dibandara tadi.Dan sekarang kau bukannya menyiapkan makanan untuk kami,kau malah ingin pergi makan berdua dengannya”,sambil menunjuk Hyukjae dengan ekor matanya

“Yunsu-ya,siapa sebenarnya namja menyebalkan ini?”,tanya Hyukjae

Ia merangkul pundakku,”Kenalkan aku adalah orang yang akan tinggal bersama dengan Jung Yunsu.Park Kyuhyun”,sambil mengeluarkan senyum evilnya

“Mwo?”,kata Hyukjae kaget,”Tinggal bersama?”,maksudmu

Aku tidak bisa berkata apa2.Aku merasa merasakan lengannya dipundakku seperti membuatku terhipnotis hingga membuat lidahku kelu tak bisa bicara.Apalagi ketika ia menoleh melihatku dan memberikan senyum yang bisa membuat semua perempuan yang melihatnya tak berdaya *author lagi lebay*.

“Chagiya,kenpa kau tidak menceritakan soal hubungan kita padanya?”,tanyanya manja

“Mwo?Hubungan?Hubungan apa?Yunsu-ya jawab pertanyaanku jangan terus memandangnya seperti itu”,seru Hyukjae kesal

“Dengar,dia adalah milikku.Percuma saja kau bertanya padanya karena sekarang ia hanya akan melihatku”,kata Kyuhyun yakin

Dia milikku.Apakah benar kyuhyun yang mengatakannya?Tidak aku pasti sedang bermimpi.Aku harus bangun dari mimpiku .’Ayo Jung Yunsu bangun!!!!!!!!!!!!’teriakku dalam hati

Kyuhyun POV

“Jungmin,ajak nunamu masuk”,kataku pada Jungmin dari tadi berdiri di depan gerbang

“Ye,hyung”,lalu ia menarik Yunsu untukk masuk

“Kau lihatkan,Yunsu tidak peduli padamu.Jadi sebaiknya jangan mendekatinya lagi!”,kataku sinis

“BRENGSEK”,kata namja itu lalu pergi dari hadapanku

Aku tidak peduli.Yang aku tahu hanya,aku berhasil membuat Yunsu tidak jadi pergi dengannya,karena aku tidak suka Yunsu dekat dengan namja lain.Aku lalu masuk ke mobil yang tadi dibawa Yunsu dan memasukkannya ke garasi rumah.

“Hyung,bagaimana ini?”,tanya Jungmin panic sambil menunjuk Yunsu yang sedang duduk di sofa ruang tamu ketika aku masuk kedalam rumah.

Aku langsung berlari menghampiri Yunsu yang sedang diam terpaku.

“Yunsu,gwenchana?”,aku memukul pelan pipinya agar ia sadar

“Gwenchana”,ucapnya pelan

“Huft…untung saja kau sudah sadar.Ya sudah,cepat masak sesuatu untukku.Aku lapar sekali”,kataku sambil mengusap perut yang dari tadi minta di isi ini.

“Mwo?Masak?Kau menyuruhku masak?”,tanyanya seperti orang bingung

“Ya,hyung.Kalau kau menyuruh Yunsu nuna memasak,sama saja kau menyuruhnya untuk memberikan racun padamu!”,celetuk Jungmin yang sedang menggonta-ganti channel tv yang baru ia nyalakan.

“Maksudmu?”,

“Yunsu nuna tidak bisa memasak.Terakhir kali ia memasak kami semua harus ke rumah sakit karena sakit perut setelah memakan masakannya”,terang Jungmin tanpa menoleh padaku

Akupun langsung melirik kea rah Yunsu yang sedang tertunduk malu.

“Cih,pantas saja tadi kau mengajak namja itu makan diluar.Ternyata kau ini tidak bisa memasak.Ya sudah,lebih baik sekarang kau memesan makanan untuk kita bertiga”,

Akupun mengambil tempat duduk disamping Jungmin dan ikut menonton dengannya.Dan kudengar ia menelpon sebuah restoran cepat saji dan memesan makanan untuk kami bertiga.

“Hyung,apa aku boleh bertanya sesuatu?”,bisik Jungmin

“Mwo?”,kataku sambil meliriknya sebentar lalu mengambil remote ditangannya dan mengganti channel tv.

“Kenapa kau berkata seperti itu tadi didepan Hyukjae hyung?Kau tahu tidak,dia itu sangat menyukai nuna.Kau seharusnya tidak bilang begitu padanya.Ia pasti sedih sekali”,

‘Mwo?Jadi namja itu benar2 menyukai Yunsu?Ternyata dugaanku benar.Brengsek’,pikirku kesal.

“Hyung,kau mendengarku tidak?”,Jungmin menepuk pipiku.

“Ye,mianhae donsaeng.Aku hanya bercanda tadi,aku tidak tahu kalau namja tadi menyukai Yunsu”,ujarku bohong.Karena aku tidak mungkin bilang padanya kalau aku sengaja melakukannya.

PRANG

Aku mendengar sesuatu yang pecah dibelakang kami.Aku dan jungmin sontak menoleh kebelakang dan mendapati Yunsu ada tepat dibelakang kami.

“Nuna,gwenchana?”,tanya jungmin khawatir lalu menghampiri Yunsu yang sedang mengumpulkan pecahan gelas yang jatuh barusan

“Nan gwenchana Jungmin.Sudah,kau tidak perlu ikut memungutnya,biar aku saja yang melakukannya”,kata Yunsu ketika Jungmin ikut mengambil pecahan gelas itu

Aku hanya bisa diam.Aku masih terkejut melihat Yunsu yang tadi sempat menatapku tajam.

“Aku akan membuang ini sebentar.Oia,aku mau pergi sebentar kerumah Hyukjae.Kalian makan duluan saja nanti”,katanya dengan seulas senyum yang bisa kulihat sangat dipaksakan.Lalu pergi meninggalkan kami berdua dirumah.

Yunsu POV

‘Bercanda katanya.Harusnya aku sudah menyadarinya dari tadi.Seorang evil seperti Kyuhyun tidak mungkin mengatakan hal itu padaku.Apalagi ia sudah lama tinggal di Amerika.Pasti ia sudajh punya seorang yeoja cantik disana.Babo…Yunsu…babo…..’umpatku kesal

Tiba-tiba aku merasa seseorang memegang pundakku……………….

To be continued……^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s