My Boyfriend is Beautiful – Part 3

Cast tambahan :

Jung Yong Hwa


Lee Hong Ki

Jung YunHo

“Aku tidak mengerti?Apa yang kau maksud adalah seorang namja yang kau sukai?”,tanyanya lagi

“Ani,dia hanyalah seorang yeoja kecil yang sangat kusayangi.Tapi aku tak bisa menepati janjiku pada omma ku untuk menjaganya saat itu aku merasa harusnya aku yang mati bukan dia.Dia masih kecil,dia belum melihat langit senja dari seluruh dunia,”

Kemudian aku merasa air  mataku jatuh begitu mengingatnya kembali,Mengingat peristiwa 5 tahun yang lalu,ketika adikku harus meninggal tepat didepan mataku.Aku langsung terduduk dilantai dan menangis sejadi-jadinya didepan shin hye. Ia kemudian berjongkok didepanku,dan kurasakan tangannya yang hangat mengusap air mata yang jatuh di pipiku,lalu ia memelukku hangat.Aku malah kembali menangis dipundaknya.

“Aku juga tahu bagaimana rasanya ditinggal oleh orang yang kita sayangi.Tapi kau tidak boleh begini terus,adikkmu pasti sedih kalau melihatmu menangis.Bukankah kau bilang dia belum melihat langit senja dari seluruh dunia?”,aku hanya mengganguk dipundaknya sambil berusaha menghentikan tangisku.

“Kalau begitu,kau harus menggantikannya untuk melihat langit senja itu.Adikmu pasti akan senang kalau kau mau melakukannya untuknya”,ujarnya sambil mengelus lembut punggungku.

“Shin Hye,Suk Ki cepat turun makanan sudah siap”,seru Ahjuma memanggil kami

Shin hye lalu melepas pelukannya dan kembali mengusap air mataku.Ia lalu berdiri dan mengulurkan tangannya untuk membantuku berdiri.Akupun tersenyum kepadanya dan menyambut tangannya yang terasa lembut itu.Tapi mungkin karena ia atidak kuat untuk menarikku berdiri,ia hampir saja terjungkal kebelakang tapi untungnya aku langsung menahan punggungnya agar ia tidak terjatuh.Tapi hal ini membuat jarak antara wajahku dan wajahnya hanya beberapa senti saja.Aku bisa merasakan hembusan nafasnya yang hangat diwajahku.Aku hampir saja melakukan sesuatu yang gila kalau saja ahjuma tidak memanggil kami lagi.

“Shin hye,suk ki kalian sedang apa?Cepat turun nanti makanannya dingin”,

Aku langsung membetulkan posisi kami.

“Ehm,sepertinya a…aku lapar sekali.A…ayo kita turun ibumu pasti sudah menunggu dari tadi”,kataku gelagapan tak berani melihat wajahnya.

“Ne”,

Shin Hye POV

Aku terus mengelus dadaku setelah kejadian barusan.Sepertinya aku benar2 harus memeriksakan keadaan jantungku.Aku melihatnya berjalan menuruni tangga,sebenarnya aku merasa ia terlalu sempurna untuk seorang wanita.Ia punya badan yang ideal untuk seorang wanita,tinggi dan langsing.Bentuk wajahnya juga membuat iri wanita lainnya.Kalau saja ia seorang namja,ia pasti tampan sekali.Aish,apa yang kupikirkan barusan,sambil menjitak pelan kepalaku.Kemudian aku langsung turun menghampiri mereka.

Dua puluh menit kemudian kami selesai makan.Kemudian kami mengobrol diruang keluarga.Tiba2 saja,omma menerima telepon dari seseorang.

“Ne,kalau begitu aku akan kesana sekarang”,kata omma dengan wajah cemas lalu menutup teleponnya

“Siapa yang menelponmu?”,tanyaku penasaran karena melihat raut wajahnya yang langsung berubah.

“Seorang rekan bisnisku baru saja masuk rumah sakit.Aku harus pergi sekarang untuk melihat keadaanya.Kalian diamlah dirumah ya!”,katanya lalu berlalu meninggalkan kami.

Aku kembali merasa canggung sekarang.Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan saat ini.Ia pun sepertinya merasakan apa yang kurasakan saat ini.Kemudian aku punya ide untuk mencairkan suasana.Aku mencari remote yang biasanya kutaruh disofa tanpa menoleh sama sekali karena tak berani melihat suk ki yang juga duduk disampingku.Tapi entah sengaja atua tidak,ia juga melakuakn hal yang sama dan terjadi lagi hal yang membuat kami diam seribu bahasa untuk kedua kalinya.Ia kini sedang menggenggam tanganku yang sudah memegang remote.Kami berdua lalu melirik satu sama lain.Aku merasa wajahku sangat panas,dan kulihat mukanya juga memerah.Kemudian ia segera melepas tanganku.

“Mianhae,aku…aku tidak sengaja”,

“Ne.Kau mau menonton juga?Ini,sepertinya sekarang aku sudah ngantuk.aku mau kekamar saja”,kataku sambil menyodorkan remote kepadanya.

Tapi diluar dugaanku,ia malah menggenggam pergelangan tanganku.

“Jangan tidur dulu,temani aku sebentar”,pintanya

“Oh,ne”,kataku.Aku merasa tak bisa menolak kata2nya saat ini.

Ia kemudian menyalakan tv dan menggonta ganti channel mencari siaran yang bagus untuk ditonton.

“Kau suka nonton acara apa?”,tanyanya tanpa menoleh kearahku

“ehm,apa saja.Asal bukan gossip tentang artis”,jelasku.Aku memang tidak suka dengan acara seperti itu.

“Wae?Bukankah biasanya wanita sangat suka dengan gossip?”,tanyanya bingung.

“Aku hanya tidak suka saja melihat orang yang suka mencampuri masalah orang lain.Bukankah mereka sama seperti kita yang mempunyai hak untuk menutupi masalah pribadinya.Apalagi dengan para pencari berita yang selalu melebih-lebihkan masalah yang sbenarnya terjadi.Seperti masalah bae Yong Jun ssi baru2 ini yang membuat sekolah heboh.Aku benci sekali melihat mereka,yang bertanya2 tentang masalah itu”,jelasku

Geun Suk POV

‘Mwo?jadi dia benci dengan profesiku?Aish,kalau begitu ia pasti membenciku juga kalau tahu siapa aku sebenarnya.’,pikirku kesal.

“Ngomong2,apa kau tahu apa pekerjaan Hyun Joong opa?”,tanyaku penasaran karena ia sepertinya biasa2 saja dengan hyun joong padahal pekerjaannya adalah pekerjaan yang sangat tidak disukai shin hye.

“Aniyo,aku tidak tahu.Ia selalu saja mengalihkan pembicaraan kalau aku sudah mulai berbicara mengenai pekerjaannya”,jelasnya,”Apa kau tahu?”,tanyanya balik

“Aniyo,aku tidak tahu sama sekali.Oppaku juga tidak bercerita banyak tentang hyun joong oppa.Dia hanya mengatakan kalau hyun joong oppa adalah teman lamanya,itu saja.”bohongku.

Ternyata hyun joong menyembunyikan pekerjaannya.Pantas saja ia memperingatkanku agar identitasku tidak ketahuan.Jadi ini alasan yang sebenarnya.

Flashback End

BRUK

Aku berhasil jatuh dengan sempurna.’Sial.Kenapa saat2 seperti ini aku harus menabrak orang’,umpatku kesal.

“Gwenchana?”,tanya orang yang menabrakku itu,ia mengulurkan tangannya padaku.

Akupun mendongak untuk melihatnya.Seorang namja berambut  pirang yang sedang tersenyum manis kepadaku.

Hong Ki POV

‘Ya Tuhan,yeoja ini cantik sekali’,pujiku begitu ia mendongakan kepalanya.

Ia lalu meraih tanganku dan segera berdiri.

“Gomawo,maaf aku tapi aku sedang terburu2 sekarang”,katanya lalu berlalu meninggalkanku.

Aku hanya bisa terbengong2 melihatnya pergi.Lalu aku melihatnya menoleh kearahku,lalu melanjutkan langkahnya.

“Sepertinya aku baru melihat ada bidadari cantik disekolah ini”,

Author POV

Hong ki masih memandangi lorong sekolah yang tadi dilalui Suk Ki.Ia terlihat seperti orang gila sekarang,menatap lorong sepi itu sambil senyam senyum sendiri.Lalu tiba2 ada sebuah tangan yang memegang pundaknya.Bukannya melihat siapa pemilik tangan itu,ia malah menyingirkan tangan itu dan tetap focus melihat lorong itu.Sekali lagi tangan itu memegang pundak hong ki dan ia kembali menyingkirkannya.Lalu tangan itu kembali memegangnya.Karena kesal akhirnya hong ki menggenggam tangan itu.Dan berteriak pada orang tersebut.

“Ya,kenapa kau mengganggu…..?”,ia tak melanjutkan kalimatnya begitu melihat orang yang ada dibelakangnya itu.

“Lee sonsaeng apa yang kau lakukan disini?”,kata sikepala sekolah sambil celingukan melihat lorong sekolah yang dari tadi dipandangi oleh bawahannya itu.

Hong ki hanya bisa menelan ludah dalam2 begitu tahu yang dari tadi dibelakangnya adalah Jung YunHo kepala sekolah dari San Hyang High school.

“Aniyo, Yunho ssi.Aku tadi…..hanya…ehm….tadi…aku…”,ia gelagapan,”Ah,aku tadi melihat beberapa siswi yang sedang bermain kejar2an seperti anak kecil,aku terlalu asik melihat mereka makanya aku tidak tahu kalau kau ada dibelakangku.Mianhae”,katanya sambil membungkuk.

Yunho yang penasaran melihat kelorong itu lagi tapi tidak melihat tanda2 ada manusia yang sedang kejar2an disana.seketika bulu kuduknya berdiri membayangkan kalau yang tadi dilihat Hong ki adalah setan.Karena ketakutan yunho lalu langsung meninggalkan hongki yang masih membungkuk menunggu permintaan maafnya dikabulkan oleh sikepala sekolah.

“Jeongmal mianhae,yunho ssi.Aku benar2 tidak tahu kalau itu kau”,kata hongki lagi karena ia belum menyadari kalau yunho sudah kabur karena ketakutan.

“Ehm…….”,sapa seorang namja yang berdiri didepan hongki

“Yunho ssi,aku mohon maafkan aku.Aku mohon jangan pecat aku.Hidup orangtua dan kedua adikku sangat bergantung padamu.Kau juga tahukan betapa sulitnya aku menjadi seorang guru.Aku sudah berkali2 gagal ujian,tapi pada akhirnya aku lulus juga.Kumohon Yunho ssi jangan pecat aku,”ujar hongki mengira kalau yunho sedang memikirkan akan memecatnya atau tidak.

“Mianhae…tapi bukan itu maksudku,aku hanya ingin………,belum sempat namja itu menyelesaiakan kata2nya hongki sudah memotongnya

“Mianhae,yunho ssi.Kalau kau masih marah karena aku mengintipmu saat sedang berduaan dengan Jaejoong ssi aku minta maaf.Waktu itu aku tidak sengaja,aku tidak tahu kalau kalian sedang berdua didalam kantormu.Mianhae.Jeongmal mianhae,yunho ssi”,ujar hongki lagi

Karena bingung dengan yang dikatakan hongki namja itu pun membungkukkan badannya dan melihat wajah hongki yang sepertinya mengekspresikan penyesalan yang mendalam sambil menutup kedua matanya.Namja itu kemudian menepuk pelan pipi hongki agar ia membuka matanya.Dan alhasil hongki pun membuka matanya dan terperanjak kaget melihtat orang yang ada didepannya bukanlah yunho.

“Nuguseyo?”,tanya hongki bingung

“Jung Yong Hwa imnida”,kata namja itu sambil sedikit membungkuk

“Oh,jadi kau guru baru yang sedang ditunggu itu?”,tanyanya semangat begitu mengetahui nama namja itu.

“Ne”,jawabnya singkat sambil tersenyum pada hongki

“Lee Hong Ki imnida”,sambil sedikit membungkuk,”Mari ku antar keruang kepala sekolah”,katanya sambil merangkul yonghwa seakan2 mereka sudah akrab.

Ditengah perjalan mereka menuju ruangan kepala sekolah hongki berbisik.

“Yong hwa ssi,tolong rahasiakan kata2ku tadi”,lalu mengulurkan jari kelingkingnya kearah yonghwa.

Yong Hwa yang bingung dengan kelakuan hongki pun hanya bisa mengangguk dan mengaitkan kelingkingnya pada kelingking hongki.

Sekarang kita beralih ke shin hye yang ada dikantin bersama hye gyo.

“Shin hye-ya,kenapa kau tidak memakan makanan mu?”,tanya hye gyo heran sambil mangkuk mie ayam pesanan shin hye*hahahaha,author kaga tahu makan yang biasa dijual di kantin sekolah2 dikorea.Ngasal abis*

Shin hye tidak menggubris pertanyaan hye gyo.Ia malah tetap focus sama pekerjaan barunya,yaitu  celingukan nyari seseorang yang dari tadi ia tunggu2.Siapa lagi kalau bukan suk ki.Shin hye khawatir sama suk ki karena dia belum tahu betul seluk beluk sekolah ini.

“Shin hye-ya”,panggil hye gyo agak berteriak

“Ye?”,shin hye akhirnya menjawab hye gyo.

“Kenapa makananmu tidak kau makan?”,tanya hye gyo lagi.

“Mian,aku sedang menunggu suk ki,aku takut  kalau ia kesasar”,kata shin hye cemas

“Tenanglah,ia tidak mungkin kesasar.Dia kan bisa bertanya pada siswa lain seperti katanya tadi”,ujar hye gyo mencoba menenangkan sahabatnya itu.Tapi sepertinya sia2 karena shin hye kembali melanjutkan kegiatannya tadi,celingukan.

“Annyong”,sapa seseorang  dibelakang mereka

“Oh,heo sonsaeng.Kebetulan sekali kau datang.Bisakah kau menemani hye gyo makan?Aku sedang ada urusan sekarang jadi tidak bisa menemaninya”,jelas shin hye

Dan seperti dugaan shin hye.Heo sonsaeng atau lebih tepatnya heo young saeng  yang merupakan fans nomor satu hye gyo itu pun langsung menyanggupinya.Tanpa basa basi shin hye pun meninggalkan sahabatnya yang sedang ngedumel dalam hati itu bersama young saeng.

Shin hye pun berlari menyusuri seluruh lorong menuju sebuah ruangan yang tadi dikatakan suk ki,ruang administrasi.

Nah kita ke geun suk alias suk ki dulu yah.

“Annyonghaseyo sonsaeng”,sapa suk ki pada seorang guru yang bertugas disana.

“Annyonghaseyo,ada yang bisa saya bantu?”,tanya orang itu.

“Ehm,saya murid yang baru pindah hari ini.Kemarin wali saya lupa memasukan beberapa dataku,dan katanya aku disuruh melengkapinya sekarang”,jelas suk ki

“Tapi aku harus istirahat sekarang,apa kau  bisa datang lagi nanti?”,

“Mianhae sonsaeng tapi nanti siang aku tidak bisa masih ada urusan yang harus kuselesaikan.Bagaiman kalau aku yang memasukkanny sendiri?”,tawar suk ki

Orang itu tampaknya agak ragu dengan tawaran suk ki.Tapi karena tuntutan alam yang harus dipenuhinya saat ini ia pun menurutinya.Ia mengantarkan suk ki keruang computer,lalu menyalakan satu untuknya.Setelah menjelaskan panjang lebar tentang bagaimana memasukkan datanya,pengurus itupun meninggalkan suk ki sendirian.Suk ki pun langsung melancarkan aksinya.Tak lama setelah ia melengkapi tentang datanya sendiri,ia langsung membuka folder tentang data semua anak2 kelas 3 disekolah ini.Tapi sayangnya folder itu dilindungi oleh kata sandi.Tapi inilah alasan sebenarnya Hyun Joong memakai Geun suk dalam misinya kali ini,karena geun suk merupakan ahlinya dalam masalah seperti ini.Tak perlu waktu lama suk ki sudah bisa membuka folder itu,lalu mengcopy isinya kedalam flashdisk yang sudah disiapkannya.Setelah berhasil ia pun buru2 meninggalkan ruangan itu.Apalagi mengingat shin hye yang pasti sedang menunggunya dikantin.

“Suk ki”,teriak shin hye yang lalu berlari kearahnya

“Kenapa kau ada disini?Bukankah tadi kubilang kalau aku akan menyusul?”,tanyanya bingung

“Babo,kau lama sekali makanya aku khawatir kalau kau kesasar”,jelas shin hye

TET…………………

Bel tanda istirahat selesai*bel sekolahnya ga elit*.

“Tuhkan istirahatnya sudah selesai”,keluh shin hye begitu mendengar  bel berbunyi.

“Ya sudah tidak apa2 kan?Lagipula kan kau sudah makan”,kata suk ki yang mengira kalau shin hye sudah makan.

“Aish,karena aku khawatir padamu,aku sama sekali tidak menyentuh makananku tadi”,jelas shin hye cemberut.

Suk ki mendelik tak percaya dengan apa yang barusan dikatakan shin hye.

“Mianhae,aku kira kau sudah makan tadi.Aku tidak tahu kalau kau menungguku.Baiklah sebagai permintaan maafku,pulang sekolah nanti aku akan mentraktirmu makan disebuah restoran favorutku.Bagaimana?”,tawar suk ki

“Jeongmal?”,kata shin hye semangat.

“Ne”,sambil tersenyum manis pada shin hye

“Kalau begitu ayo kita masuk”,ajak shin hye sambil menggenggam  tangan suk ki

Geun Suk POV

‘Aigo,tangannya halus sekali’,pikirku begitu ia menggenggam erat tanganku.

Kami masuk kelas.Tapi aku lihat didalam kelas sudah ada kepala sekolah dan seorang namja yang sepertinya tidak asing bagiku.

“Kalian berdua cepat masuk”,perintah kepala sekolah pada kami berdua

Shin hye yang masih menggenggam tanganku menarikku untuk duduk dibangku kami.

“Nah,karena kalian semua sudah ada dikelas aku akan memperkenalkan guru baru yang akan mengajarkan kalian mulai hari ini”,kepala sekolahpun memberi tanda pada namja yang disebelahnya untuk memperkenalkan dirinya.

“Annyonghaseyo,Jung  yong hwa imnida”,katanya memperkenalkan diri.

Kulihat hampir semua anak dikelas terkagum2 pada guru baru itu,kecuali aku dan shin hye.Aku tidak peduli bagaiamana murid dikelas ini memperhatikan guru baru itu,yang penting shin hye sama sekali tidak tertarik padanya,itu yang membuatku senang.’Tapi siapa tadi namanya Jung Yong hwa?sepertinya aku pernah mendengarnya,tapi dimana ya?’,pikirku.Aku terus menggali ingatanku mencari2 nama itu di memori otakku.Jung Yong Hwa.aku terus mengulang2 nama itu,siapa tahu aku bisa mengingat siapa orang itu sebenarnya.Tak terasa aku menghabiskan waktu sampai bel pulang sekolah untuk mengingat2 orang itu tapi hasilnya nihil.’Aish,kenapa otakku ini lemah sekali kalau soal mengingat orang,babo’,gumamku kesal sambil memukul pelan kepalaku.

“Suk ki,gwenchana?”,tanya shin hye yang terlihat khawatir.

“Ne,gwenchana.Ayo kita pergi”,

Iya mengangguk dan menarik tanganku berjalan keluar gerbang sekolah.

“Oia,kau mau tidak mengantarku ke toko music setelah kita makan?”,tanyaku

“Kau suka music?kau suka siapa?”,

“Tidak terlalu,aku hanya ingin membelikan sesuatu untukmu,sebagai tanda perkenalan.Biasanya aku selalu membelikan sesuatu untuk teman baruku”,jelasku,sebenarnya bukan itu yang ingin kulakukan.Aku hanya ingin jalan2 saja dengannya.Lagipula semua biaya yang kukeluarkan itu  sepenuhnya ditanggung oleh hyun joong,jadi aku tidak perlu khawatir.

Aku merasa ada yang mengikuti kami.Tapi ketika aku meoleh kebelakang tidak ada yang mencurigakan.Tapi aku tetap merasa ada seseorang yang mengikuti kami.Apa ada seseorang yang mengenaliku?Akupun langsung masuk sebuah caffe,sebenarnya tujuanku bukan kesini.Tapi aku hanya ingin mempermainkan orang yang mengikutiku itu.Dan ternyata dugaanku itu benar,ada dua orang yang mengikutiku.Dua orang namja yang memakai pakaian serba hitam,akupun langsung menutupi wajahku dengan menu yang diberikan oleh pelayan caffe.

“Untuk apa mereka mengikutiku?Sialan apa dia menyuruh mereka untuk memata-mataiku?”,gumamku kesal begitu mengetahui dua orang yang mengikutiku itu.

“Suk ki,gwenchana?”,tanya shin hye bingung

“Ne,kau mau pesan apa?”,sambil membolak balik menu yang ada ditanganku.

“Tunggu sebentar,bukankah kau…………”,kata pelayan itu.

Aku makin merapatkan buku menu itu kewajahku.’Aigo,apakah pelayan ini mengenalku?’,pikirku.

Author POV

Pelayan itu masih berusaha mengingat orang yang dilihatnya itu.Ia merasa mengenal tamunya itu.Sedangkan Geun suk alias suk ki,panic setengah mati karena dua alasan yang pertama karena ada dua orang yang mengikutinya dan yang kedua kata2 pelayan ini yang membuatnya takut kalau2 ia mengenalnya.Sedangkan shin hye bingung melihat kelakuan suk ki saat ini,ia lalu mendekatkan tangannya ke menu yang digunakan suk ki untuk menutupi wajahnya mencoba menariknya.

To Be Continued dlu ah,

Mian,berhubung author cape ngetik dan belum kepikiran crita selanjutnya,jadi kita stop dulu ye.

 

My Boyfriend is Beautiful – Part IV

My Boyfriend is Beautiful – Part II

2 thoughts on “My Boyfriend is Beautiful – Part 3

  1. Ping-balik: My Boyfriend Is Beautiful – Part 4 | Love Fanfiction

  2. Ping-balik: My Boyfriend is beautiful-Part 2 | Love Fanfiction

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s