Coward

Terinspirasi dari lagunya SS501 yang judulnya Coward

Tapi kali ini ga make member SS501 sebagai pemeran utama.

Cast                       : Lee Sungmin

Shin HyoRi

Other Cast          :  Super Junior

Hari minggu pagi yang cerah.Seperti biasanya aku pergi ke Gereja bersama keluargaku.Biasanya kami sekeluarga selalu menempati barisan paling depan.Tapi karena saat diperjalanan tadi ban mobil kami bocor,hingga kami terlambat dan harus menempati barisan paling belakang.Awalnya aku tidak senang, harus duduk dibelakang.Karena,Ibuku sering bilang kalau kita beribadah dibelakang biasanya banyak godaan yang datang hingga kita tidak bisa khusyuk beribadah.Makanya aku tidak senang duduk disini.Tapi ibu membisikkan sesuatu ketelingaku,”Sayang,kau harus beribadah dengan baik.Jangan biarkan sesuatu yang menggangu ibadahmu”,nasihatnya.Akupun akhirnya berusaha beribadah dengan khusyuk,walaupun banyak anak seumuranku yang sedang bercanda didepanku.

Sudah setengah jam aku beribadah,aku senang walaupun harus duduk dibelakang tapi aku bisa beribadah dengan khusyuk tanpa memperdulikan orang2 disekitarku yang tidak beribadah dengan baik.Tapi saat menaikkan lagu pujian,ibadahku menjadi sedikit terganggu ketika mendengar sebuah suara nyanyian seorang yeoja.Bukan karena suaranya tidak bagus,justru karena suaranya terdengar seperti suara seorang malaikat.Mungkin aku terlalu berlebihan,tapi itu benar.Suaranya yang lembut yang bisa menyejukkan hati setiap orang yang mendengarnya (Bayangin pas Go Mi Nam pertama kali nyanyi depan naq2 AN Jell).

Aku mencari si pemilik suara tersebut.dan akhirnya aku mengetahui siapa pemiliknya.Seorang yeoja kecil,yang sangat manis yang sedang duduk satu baris denganku,yang lebih tepatnya disamping appaku.Aku melihat yeoja itu yang sedang bernyanyi dengan sangat khusyuk.Dia terlihat cantik sekali saat bernyanyi.Aku bahkan sempat berpikir,apakah ada seorang malaikat yang turun kebumi.Tapi tidak,dia benar2 seorang manusia biasa.Tanpa kusadari,aku terus memperhatikan yeoja itu sampai ibadah selesai.Benar2 ‘pemandangan’ yang bisa dibilang cukup membuat ibadahku hari ini menjadi berantakan.Karena selama setengah jam terakhir,aku hanya memperhatikan wajahnya.Aku agak kecewa saat ibadah selesai,karena itu sama saja aku harus menyudahi ‘acaraku’ ini.Lalu akupun pulang bersama orangtuaku,tapi aku merasa Tuhan sangat baik padaku hari ini.Aku melihatnya lagi di area parkir sedang berjalan dengan kedua orangtuanya menuju sebuah mobil silver yang ada disamping mobil kami.Dan sekali lagi,aku merasa Tuhan memang sangat baik padaku hari ini.Ia menoleh kearahku lalu tersenyum dan sedikit membungkuk sebelum masuk kedalam mobil.”Ya Tuhan,cantik sekali”,kataku pelan.

Selama perjalanan pulang aku terus tersenyum2 sendiri.Aku membayangkan  wajah cantiknya itu saat tersenyum padaku.Tapi kenapa aku baru melihatnya?Aku hampir mengenal semua yeoja yang seumuran denganku yang ada di Gereja ini karena ibuku adalah salah seorang pengurus inti Gereja.Lalu akupun memberanikan diri untuk bertanya pada omma mengenai yeoja cantik itu.

“Omma,apa kau kenal yeoja yang tadi duduk disebelah appa?”,tanyaku pada omma yang duduk didepan.

“Yeoja?”,oma tampak berpikir sejenak.

“Iya,yang tadi ada diparkiran”,aku mencoba membantunya mengingat

“oh,ne.Omma ingat.Dia itu anak tetangga baru kita”,jelas omma

“Mwo?Tetangga baru?Tapi kenapa aku tidak pernah bertemu dengannya?”,

“Aish,oppa.Mereka itu baru baru pindah hari Jumat kemarin.Dan sabtunya,saat mereka datang kerumah,kau sedang pergi les.tentu saja kau tidak pernah melihat mereka”,jelas dongsaengku Sungri

“Jeongmal?”,

“Ne,nama yeoja itu Shin Yoori.Dia itu anak tunggal,dan umurnya sama denganmu”,jelasnya lagi.

‘Ya ampun beruntung sekali aku ini.Thanks God’,aku bersyukur dalam hati setelah mengatahui beberapa fakta tentang yeoja cantik itu.Dan siapa namanya tadi Shin Yoori.Aku akan menulis namanya didaftar orang penting dengan urutan ke 4,tentunya setelah appa,omma dan donsaengku Sungri.

Author POV

“Sungmin,sayang ayo bangun.Kau sudah terlambat”,kata Nyonya Lee yang sedang berusaha membangunkan anak pertamanya itu.

“Sungri-a,jangan ganggu aku.Kau tidak lihat aku sedang bermain bersama Yoori hah?”,igau sungmin.

Nyonya Lee,hanya geleng2 kepala melihat tingkah anak pertamanya itu.

“Sungmin-a,ini omma.Bukan Sungri,lagi pula tidak ada Yoori disini”,bisiknya pelan ditelinga Sungmin.

Dan akhirnya usahanya berhasil juga.Sunmin mulai menggeliat dikasur pinknya itu.Lalu mengerjapkan matanya berusaha menyadarkan dirinya dari dunia mimpi.

“Omma”,sapanya pelan

“Sayang,kau sudah terlambat.Sebaiknya kau cepat mandi.Sungri sudah berangkat dari tadi”,jelas Nyonya Lee yang sontak langsung membuat Sungmin melompat dari kasurnya.

“Mwo?Memangnya sekarang jam berapa?”,tanyanya panic.

“Ini sudah setengah tujuh,sayang.Sudahlah cepat mandi,omma akan mengantarmu nanti”,

Sungmin langsung masuk kedalam kamar mandi yang ada dalam kamarnya.Dalam 10 menit,ia sudah selesai mandi dan membereskan dirinya.

“Appa aku berangkat dulu yah”,kata Sungmin sambil sedikit membungkuk didepan Tuan Lee.

Sungmin sampai tepat sebelum gerbang sekolah ditutup.

“Huft”,ia menghela nafasnya lega karena bisa sampai tepat waktu.

Ia berjalan dengan santainya kekelas.Sepertinya ia lupa kalau jam pertama adalah jam pelajaran Bahasa Korea dengan Jungmin sonsaengnim yang terkenal.Bukan karena galak,tapi kalau sudah bicara lupa berhenti.

“Omo,hari ini kan pelajaran Jungmin sonsaeng”,sambil menepuk jidatnya.Iapun segera berlari kekelasnya yang ada diujung koridor sekolah.

KREK

Sungmin membuka pintu kelas pelan2.Ia takut kalau guru bawel itu sudah datang.Lalu tiba2 seseorang dari dalam membantunya membuka pintu kelas.

BRAK

“A…a..Annyonghaseyo sonsaengnim”,sapa sungmin tergagap

“Annyonghaseyo,Lee Sungmin.Kau pikir ini jam berapa hah?Kau anak kelas 5 bukan anak kelas 2 atau 3 yang boleh terlambat.Bukankah sudah kubilang kalau setiap pelajaranku kalian harus ada dikelas 5 menit sebelum bel berbunyi.Lalu kenapa kau baru datang sekarang?Apa kau tidak memasang jam dirumahmu dengan baik?Apa jangan2 semalam kau menonton bola hingga kau terlambat bangun?Atau jangan2 kau lupa kalau hari ini jam pelajaranku hingga kau santai2 saja datang kekelas………………………………………..”,celoteh Jungmin sonsaeng.

“Mianhae,Park sonsaeng”,sapa seorang wanita cantik yang berdiri dibelakang sungmin yang akhirnya bisa membuatnya diam.

“Gyuri sonsaeng”,sapa Jungmin yang terlihat terpana dengan rekan kerjanya yang hari ini menggunakan dress berwarna putih.

“Mianhae,kalau aku mengganggumu.Aku hanya disuruh oleh kepala sekolah untuk mengantar murid pindahan kekelas ini”jelasnya sambil menarik tangan seorang siswi yang dimaksud.

“Annyonghaseyo sonsaengnim”,sapa siswi cantik itu.

Sungmin pun sontak menoleh kebelakang.

“Yoo…yoo…Yoori”,kata sungmin sambil menunjuk yeoja itu.

“Darimana kau tahu namaku?”,tanya yeoja kecil bernama Yoori itu.

“Emm,itu ….itu…”,sungmin terlihat bingung mendapat pertanyaan dari Yoori.

“Tentu saja ia tahu.Tuh”,Jungmin menunjuk nama yang tertera diseragam yoori.

“Ne,aku tadi membaca itu.Shin Yoori”,kata sungmin sambil membaca nama lengkap yang tertera diseragam yoori.

“Lee Sungmin kali ini kau ku maafkan,tapi lain kali awas kalau sampai kau ulangi”,seru Jungmin lalu membiarkan Sungmin masuk dan duduk dibangkunya.

“Gyuri sonsaeng,gomawo kau sudah mengantar murid ini kemari”,kata Jungmin basa basi sambil mengeluarkan senyumnya yang katanya kaya senyum kuda.

“Chonmaneyo,Jungmin sonsaeng.Lagipula ini adalah perintah kepala sekolah,mana berani aku menolaknya”.jelas Gyuri yang terlihat tersipu2 malu.

“Oia,Gyuri sonsaeng.Apa nanti siang kau ada waktu?”,tanya jungmin yang lupa akan keberadaan Yoori ditengah mereka.

“Ehm,memangnya ada apa?”,Gyuri nampaknya mengerti maksud Jungmin*hanya pura2 polos gitu #PLAK#*

“Apa kau mau makan siang bersamaku nanti?”,tanya Jungmin malu2.

“Gyuri tertunduk malu mendengarnya.Tak lama kemudian iapun mengangguk menyetujui ajakan Jungmin.

“Sonsaengnim,kapan aku masuk kelas”,celetuk Yoori.

“Oh,mianhae Yoori.Gyuri sonsaeng kalau begitu aku menunggumu digerbang sekolah saat istirahat makan nanti”,kata Jungmin.

Gyuripun hanya mengangguk.Wajahnya maih memerah akibat ajakan Jungmin tadi.Lalu berlalu meninggalkan Jungmin.Jungmin lalu menatap kepergian Gyuri dengan tersenyum2 sendiri sambil memegang dadanya yang terus berdetak kencang akibat kehadiran yeoja muda itu.

“Sonsaengnim,bisakah aku masuk sekarang?Aku sudah capek berdiri disini”,

“Oh,ne.Ayo kita masuk”,sambil mendorong punggung Yoori pelan.

“Ehem…ehem….”,Jungmin berdehem ketika ia melihat semua muridnya yang rebut.

Setelah kelas tenang Jungmin pun langsung memperkenalkan Yoori pada semua murid.

“Nah,kalian sekarang kedatangan seorang teman baru.Nah Yoori sekarang perkenalkan dirimu”,

“Annyonghaseyo,Chonun Shin Yoori imnida”,ujarnya sambil tersenyum manis.HIngga membuat semua namja yang ada dikelas kecuali Jungmin*ya iyalah,dia kan lebih tua* terpesona dengan kecantikkannya.

“Nah,Yoori kau bisa duduk disana”,kata Jungmin sambil menunjuk bangku kosong disebelah sungmin.

Yooripun segera berjalan ketempat yang ditunuk oleh Jungmin tadi.

“Annyong,Sungmin imnida”,katanya sambil mengulurkan tangan kearah yoori.Yooripun langsung membalasnya.

Hubungan Sungmin dan Yoori pun lama kelamaan semakin dekat.Mereka berangkat kesekolah bersama,belajar bersama,mereyakan ulangtahun bersama dan digerejapun mereka sama2 menjadi tim paduan suara.Mereka seperti tidak dapat dipisahkan lagi.

Ini hari terakhir Sungmin dan yoori duduk disekolah dasar.Ia sudah bertanya pada Sungri mengenai masalahnya dengan Yoori.Dan sungri pun menyuruh sungmin untuk cepat2 menyatakan cintanya pada yoori.Karena Sungri juga tahu kalau yeoja pujaan hati oppanya itu punya banyak sekali fans.Tapi belum ada yang berani menyatakan cinta pada Yoori karena kedekatannya dengan sungmin yang dikira adalah namjachingunya.Dan akhirnya setelah berpikir selama seminggu sebelum acara kelulusan,Sungmin pun bertekad untuk menyatakan cintanya pada Yoori saat acara kelulusan hari ini.Setelah acara selesai,sungmin mengajak Yoori untuk pergi ketaman yang ada dibelakang sekolah.Tempat yang ia rencanakan untuk menyatakan cintanya pada Yoori.

Sungmin POV

“Yoori,aku ingin mengatakan sesuatu padamu”,

“Mworago?”,Yoori terlihat penasaran.

“Yoori…aku…aku…sebenarnya…emm…sebenarnya….”,tiba2 aku menjadi gugup saat ingin mengatakannya.

“Yoori-ya!”,seru seseorang dibelakang kami.

‘Aish,kenapa ada saja sih yang mengganggu’,umpatku kesal.

“Jonghun-a,mworago?”,tanya Yoori panik dan segera menghampirinya ketika melihat Choi Jonghun murid terpintar dan tertampan dikelas kami memanggil namanya dengan nafas yang terengah2.

“Ada..ada sesuatu…….yang ingin kukatakan padamu?”,katanya dengan nafas yang masih belum teratur.

“Mwo?”,tanya Yoori bingung.

“Saranghae”,ucap Jonghun tanpa beban.

“MWO?”,seruku.

Aku kaget mendengar kata2 yang barusan diucapkan Jonghun tadi.Dan menatapnya tajam.Aku heran mendengarnya.Aku yang sudah berlatih selama seminggu saja tidak bisa mengatakannya.Tapi kenapa dia sama sekali tidak gugup saat mengatakannya.Kini mataku beralih kearah Yoori yang tampaknya juga kaget dengan satu kata yang begitu susah kukatakan itu.

Yoori POV

“Emm”,aku masih bingung apa yang harus kukatakan pada Jonghun.Dia memang seoarng namja yang sempurna.Ia tampan,pintar dan baik hati.Tapi bukan dia yang kutunggu untuk mengatakan hal itu.Aku menunggu sungmin.Ya aku menunggu sungmin,orang yang selama ini berada didekatku.Orang inilah yang aku harapkan mengeluarkan kata2 itu dari bibirnya.Bukan Jonghun taupun siapapun.

“Sungmin-ya,apa yang sebenarnya tadi ingin kau katakana?”,aku berharap ia mengatakan satu kata itu.Dan untuk Jonghun tentu saja aku akan menolaknya bila sungmin mengatakannya satu kata itu padaku.

“Emm,aku…aku…aku…”,ia tampak gugup.Dan kini aku semakin berharap kata itulah yang begitu susah diucapkannya.

“Akuhanyainginbilangkalaukitaakansatusekolahlagi”,kata sungmin cepat.

Mwo?Jadi hanya itu yang ingin diucapkan?Tapi kenapa ia harus gugup seperti itu kalau hanya ingin mengatakan hal tidak penting seperti itu?Dan kenapa harus ditempat ini?.Aku merasa badanku lemas sekali saat ini.Aku kira ia mencintaiku,sama seperti aku mencintainya.Tapi apa ini,kenapa kata2 itu yang keluar dari mulutnya.Aku merasa airmataku hampir keluar.

“Hahahaha,sungmin-ya.Kukira kau akan mengatakan apa.Tentu saja kita harus terus bersama.Kita ini sahabat.Iyakan?”,aku berusaha menutupi hatiku yang sedang hancur berkeping2 saat ini.

“Ne,kita ini sahabat.Tentu saja kita harus terus bersama”,jawabnya sambil tersenyum manis.Bukannya membalas senyumnya,aku malah merasa senyumnya itu seakan2 menusuk kedalam jantungku.Apa dia tidak tahu perasaanku yang sebenarnya?

“Emm,Yoori.Lalu bagaimana denganku?”,tanya Jonghun menyela.

“Nado saranghae”,balasku tanpa melirik kearahnya.Aku merasa tidak tahu apa yang harus kulakukan saat ini.Aku mengatakan itu karena aku masih tidak yakin kalau sungmin tidak memiliki perasaan yang sama denganku.Aku berharap ia kecewa terhadap kata2ku barusan,tapi ternyata tidak.

“Ya,Shin Yoori,chukae”,ia malah memelukku dan memberi selamat padaku.Aku merasa hatiku semakin hancur mendengarnya.Aku sudah tidak tahan lagi,akupun meneteskan airmataku dipundaknya dan membalas pelukkannya.Tapi ia kemudian melepasnya dan melihat wajahku.

“Waegure?Bukankah sekarang harusnya kau bahagia?Kenapa kau menangis?”,tanyanya bingung sambil menghapus airmataku.

“Biar aku yang melakukanya”,Jonghun lalu menjauhkanku dari sungmin.Ia memelukku dan membisikkan sesuatu padaku,”Gomawo,chagi.Aku tidak mengira kalau kau akan menerimaku”.Akupun menangis kembali saat melihat sungmin pergi dari hadapanku.Apa ia benar2 tidak mempunyai sedikit perasaan padaku?Tapi kenapa?Kenapa ia selalu berada disisiku selama ini?Kenapa?.Akupun terus menangis dipundak Jonghun.Ia terus membelai rambutku lembut,ia mengira kalau aku menangis bahagia.

Sungmin POV

Aku meninggalkan Yoori yang masih menangis,ia sepertinya bahagia karena ternyata Jonghun mempunyai perasaan yang sama dengannya.Dan dia tidak mencintaiku?Jadi dia mencintai Jonghun,tapi kenapa?Kenapa kau tidak mendekati Jonghun dari dulu?Apa kau hanya memanfaatkanku?Apa selama ini aku hanya menjadi alat bagimu?Aku merasa butiran hangat keluar dari mataku.Aku merasa seperti orang bodoh sekarang.Ternyata selama ini cintaku bertepuk sebelah tangan.Babo,kenapa aku tidak menyadarinya dari dulu.

“Oppa,kau belum makan dari tadi.Kau harus makan sekarang.Besokkan kau sudah masuk sekolah,kau tidak boleh sakit.Kau tidak boleh seperti ini terus”,ujar Sungri.Tapi aku tidak menjawabnya.Aku terus saja melihat foto2ku bersama Yoori yang ada di ponselku.Dan aku menangis saat melihat foto,dimana ia mencium pipiku.Saat itu kelaurga kami sedang berlibur bersama disebuah pantai.Awalnya kami hanya ingin berfoto biasa,tapi tiba2 ia mencium pipiku.Dan saat itu aku berpikir kalau ia punya perasaan yang sama denganku.Tapi ternyata kenyataannya tidak.

Aku melangkahkan kakiku dengan berat.Hari ini aku masuk sekolah baruku bersama Yoori.Tapi kali ini semua sudah berubah.Kami sudah tidak bisa berjalan bersama lagi.Ia kini milik Choi Jonghun,orang yang sudah resmi menjadi namjachingunya.Tadi pagi aku berangkat diantar appa,karena kebetulan sekolahku dekat dengan kantornya.Dan kini aku merasa tubuhku mulai kehilangan keseimbangan saat melihat Yoori berjalan bergandengan tangan dengan Jonghun.Akupun mengumpulkan segenap tenagaku untuk menyapanya.Menjadi sungmin yang biasa didepannya.

“Annyong”,sapaku pada mereka berdua.

“Annyong,Sungmin-ya ternyata kita sekelas lagi”,katanya riang.

“Jeongmal?Lalu bagaimana dengan Jonghun,apa kita sekelas?”,dan ternyata jawabannya sesuai dengan yang aku harapkan.

“Aniyo,aku agak kecewa sebenarnya.Tapi sudahlah,kitakan masih satu sekolah.Jadi kita masih bisa bersama,iyakan chagi?”,ujar jonghun

“Ne.Emm,oppa kalau begitu kami kekelas dulu yah”,ujarnya sambil menarik lenganku.

Aku merasa senang,walaupun hanya sedikit saat dia bilang kami sekelas.Dan terlebih saat dia menarik lenganku.Aku merasa dia sama sekali tidak berubah.Tapi aku mulai tidak senang dengan sikapnya sekarang.Setelah beberapa bulan pacaran dengan Jonghun ia lalu memutuskan hubungannya dengan namja itu.Aku merasa senang karena akhirnya aku punya kesempatan lagi.Tapi kejadian saat itu terulang lagi,aku tidak sanggup mengatakannya saat kami sedang berdua disebuah kafe.Aku malah mengatakan kalau aku ingin mengajaknya liburan ke Jepang saat musim semi nanti.Dan saat itu ia langsung meninggalkanku sendirian dikafe.Aku sangat bingung dengan sikapnya.Bukankah kemarin dia bilang kalau ia ingin sekali liburan ke Jepang.Aku hanya bisa terpaku melihat kepergiannya saat itu.

Yoori POV

Apaan dia.Aku memutuskan hubunganku dengan Jonghun karena kukira ia sudah mulai tertarik padaku.Karena aku beberapa kali memergokinya sedang menatapku dengan tatapan yang kuharapkan.Ia tampak begitu cemburu saat aku sedang berdua dengan Jonghun,tapi ternyata dugaanku salah.Ia tidak mencintaiku.

Seminggu setelah itu,sunbaeku disekolah – Kim Hyun Joong – menyatakan perasaannya padaku tepat saat aku sedang bersama dengan sungmin.Tanpa berpikir panjang,akupun langsung menerimanya saat itu.Dan lagi2 ia memberikanku selamat.Aku sangat membenci diriku sendiri saat ini.Aku menerima seseorang yang begitu  mencintaiku tanpa pernah membalas cintanya,tapi terus mencintai seseorang yang sepertinya tidak mencintaiku sama sekali.

Aku hanya beberapa bulan saja menjalin hubungan dengan Hyun joong sunbae.Lalu kemudian aku putus dengannya.Aku putus dengannya karena saat ia hendak menciumku sungmin datang dan menghajarnya.Dan saat itu aku merasa ia benar2 mencintaiku.Aku pun langsung menampar Hyun joong sunbae,aku memutuskan hubunganku saat itu juga engan alasan ia tidak benar2 mencintaiku.Awalnya ia tidak menerima,tapi akhirnya ia menerima keputusanku dan meninggalkan kami berdua.

Aku memeluk Sungmin dan mengucapkan terima kasih padanya.Iapun membalas pelukanku dan mengatakan kalau ia tidak pantas untukku.Dan saat ini aku berjanji pada diriku sendiri kalau aku tidak akan berpacaran dengan namja lain selain sungmin.Aku yakin kalau suatu saat nanti ia akan menyatakan cintanya padaku.

Aku terus menunggu sampai hari kelulusan aku berharap ia mengatakannya padaku.Tapi ternyata ia tidak mengatakannya.Ia malah mengatakan kalau kali ini ia tidak bisa satu sekolah denganku.Ia bilang kalau ia harus pindah ke Jepang mengikuti orangtuanya.Hatiku hancur sekali saat ini.Aku kira kalau ia akan menyatakan perasaannya padaku.Tapi ternyata ia malah menghancurkan semua harapanku.Aku menangis didepannya.Aku berharap kalau aku bisa mengubah keputusannya.Bukankah ia bisa tinggal bersamaku.Lagipula kedua orangtua kami sudah sangat dekat.Tapi sekali lagi,harapanku musnah begitu saja.Ia bilang kalau aku tidak boleh bersedih,karena ia hanya pergi selama 3 tahun,dan setelah itu ia akan kembali lagi.Apa ia tidak tahu,ia adalah orang yang kucintai?Apakah ia juga tidak tahu bagaimana rasanya berpisah dengan orang yang kita cintai.Sehari saja rasanya seperti setahun.Apalagi harus berpisah selama 3 tahun.Aku tidak tahu bagaimana keadaanku nantinya saat ia tidak ada.

Hari ini ia berangkat ke Jepang.Awalnya ak tidak ingin mengantarnya.Tapi akhirnya aku pergi juga.Dibandara aku terus memeluknya.Aku menangis kembali dipundaknya.Aku mengatakan kalau aku tidak ingin berpisah darinya,dan mengatakan kalau aku tidak bisa hidup tanpanya.Tapi ia hanya bisa mengatakan kalau ia tetap harus pergi.Dan ia janji kalau ia akan kembali 3 tahun lagi.Dengan berat hati aku merelakan kepergiannya.Aku merelakan tubuhnya yang menjauh dari pandanganku.

Kini aku merasa hampa.Namja yang selama 7 tahun ini mengisi hari2ku kini tidak ada disisku.Aku ingin sekali pergi menyusulnya tapi kedua oranngtuaku tidak mengijinkannya.Seminggu setelah kepergiannya aku mendapat surat darinya.Ia bilang kalau ia sangat merindukanku.Ia bilang tidak ada teman wanitanya yang bisa menggantikanku.Aku sangat senang sekali saat itu.Ia juga mengatakan ia tidak mau menghubungiku karena ia tidak mau mendengar suaraku.Ia bilang kalau itu hanya akan membuatnya semakin ingin bertemu denganku.Besoknya aku membalas suratnya,aku bilang aku juga sanagt merindukannya.Aku juga bilang,kalau kau juga tidak menemukan teman laki2 yang bisa menggantikannya.Tapi setelah surat itu aku tidak pernah menerima surat lain lagi darinya.Aku begitu sedih memikirkan hal itu.Pernah satu kali aku mabuk karena terlalu banyak minum,setelah membaca surat atas namanya tapi bukan di tulis dengan tulisan tangannya.Aku pikir apakah dia sudah tidak memikirkanku lagi hingga tidak bisa menulis surat itu sendiri.Apakah aku benar2 tidak berharga lagi dimatanya.

Sebulan kemudian aku berkenalan dengan seorang namja bernama Cho Kyuhun.Dia tampan,pintar,baik dan memiliki segalanya.Sebulan setelah mengenalnya kamipun menjadi sepasang kekasih.Tapi sayangnya hubungan kami harus kandas ditengah jalan karena aku kembali mengingat sungmin saat kami merayakan ulang tahunnya di kafe favoritku bersama sungmin.Sungguh alasan yang tidak masuk akal.Tapi aku memang sangat sensitive denagn sesuatu yang berhubungan dengan sungmin.

4 bulan kemudian orangtuaku mengenalkanku pada anak teman mereka.Namanya Jung Yunho.Ia juga sama dengan namjachinguku sebelumnya Cho Kyuhyun,aku bahkan hampir mencintainya.Tapi perasaanku harus hilang begitu saja saat ia datang menemuiku dengan seorang namja yang berama Kim Jaejoong.Ia bilang padaku bahwa selama ini ia baik padaku karena tidak enak pada kedua orangtuanya dan juga orangtuaku.Tapi sebenarnya ia sudah terlebih dahulu mencintai Kim Jaejoong.Aku hanya bisa tersenyum pahit saat ia mengatakannya.Aku berpikir kalau aku mungkin tidak ditakdirkan untuk mencintai dan dicintai seseorang.

Setelah hubunganku dengan yunho kandas.kau tidak pernah berhubungan dengan orang lain lagi.Kini aku hanya bisa berharap pada janji yang ulu diucapkan sungmin.Hampir 3 tahun ia pergi dan bulan depan harusnya ia pulang seperti janjinya.AKu hanya bisa menunggu dan menunggu.

Sehari sebelum kepulangannya,sungri menelponku.Ia bercerita panjang lebar padaku.Ia menceritakan alasan sebenarnya mereka pindah ke Jepang.3 tahun yang lalu penglihatan sungmin mulai kabur,awalnya ia mengira kalau daya penglihatannya mulai menurun.Ia tidak terlalu menggubrisnya.Lalu karena ia merasa penglihatanya semakin terganggu pergi ke dokter mata untu memeriksakan matanya.Tapi waktu ia pergi kedokter,ternyata dokter mengatakan kalau saraf matanya terganggu.Ia bisa mengalami kebutaan kalau ia tidak segera melakukan operasi mata.Kemungkinan keberhasilan operasinya juga sangat kecil kalau ia melakukannya di korea.Dokter menyarankan kalau ia harus pergi kesebuah rumah sakit ternama di Jepang yang memiliki alat yang jauh lebih canggih.Seminggu kemudian ia masih bisa mengirimi surat untuk karena penglihatannya belum terlalu parah.Tapi beberapa hari setelah menerima suratku,penglihatnnya benar2 kabur.Ia pun menyuruh sungri untuk membalas suratku.Dan selama ini ia terus mencari donor mata yang cocok untuknya dan akhirnya setahun yang lalu ia menemukannya.Tapi ia tidak bisa langsung pulang karena ia masih perlu melakukan beberapa terapi disana.Dan akhirnya ia sudah benar2 pulih.

Sungri juga mengatakan padaku kalau sebenarnya sungmin sudah mencintaiku dari dulu.Hanya entah kenapa ia selalu saja gugup untuk mengatakannya.Ia tidak mengatakan tentang apa yang dialaminya karena ia takut kalau operasinya gagal dan ia tidak bisa melihatku lagi.AKu sangat terkejut mendengar semua penjelasan sungri.Aku menangis,aku menangis karena sedih saat ia tidak mengatakan padaku tentang penderitaan yang ia alami dan juga senang karena ternyata ia benar2 mencintaiku.Sungri bilang kalau sungmin sengaja tidak menelponku untuk memberitahukan kepulangannya untuk memberikan kejutan padaku.Ia juga bilang kalau ia ingin aku membuat sungmin bahagia.Karena menurutnya sungmin hanya bisa bahagia saat bersamaku.

Hari ini hari kelulusanku dan juga hari kepulangan sungmin.Aku tidak sabar menanti acar kelulusan ini selesai.Setelah acara selesai aku langsung buru2 keluar dari aula sekolah dimana aku melakukan acara perpisahan.Tapi tiba2 seseorang memberiku sebuah surat yang isinya mengatakan.

Aku tunggu dibelakang sekolah.

Lee Sungmin.

Senyum langsung mengembang dibibirku.Aku langsung menuju kebelakang sekolahku.Dan aku mendapati seseorang yang selama 3 tahun ini aku nantikan sedang berdiri disana dengan mengenakan jas berwarna hitam yang senada dengan celana yang dipakainya.Aku langsung berlari kearahnya dan memeluknya dari belakang.Ia kemudian membalikkan badannya dan memelukku erat.

“Bogoshippo,jeongmal bogoshippo Yoori-ya”,

“Nado”,balasku.

“Yoori,aku ingin mengatakan sesuatu padamu.Aku ingin mengatakan sesuatu yang selalu susah kuucapkan.Yoori…”,ia mengendurkan pelukannya

CUP

Aku mengecup bibirnya.Aku tidak ingin gagal lagi kali ini.Aku tidak ingin ia pergi lagi.

“Kau tidak perlu mengatakannya langsung.Kau hanya perlu menunjukkan padaku kalau kau mencintaiku”,lalu memeluknya lagi.

“Saranghae yoori-ya”,katanya pelan.

Aku kaget mendengar ucapannya.Aku langsung mendongakan kepalaku melihatnya.APakah ia benar2 Lee Sungmin yang kucintai?

“Sarangahae..saranghae yoori..saranghae”,ia terus mengulangi kata2 itu.Kata2 yang sangat ingin kudengar dari mulutnya.

“Nado sarangahe”,balasku.

Ia mendekatkan wajahnya dan menciumku.Ciuman yang hangat dari seseorang yang sangat kucintai.

Sungmin POV

“Sarangahae..saranghae yoori..saranghae”,aku terus mengulangi kata2 itu.Kata2 yang sangat ingin kuucapkan dari dulu.

“Nado sarangahe”,balasnya.

aku mendekatkan wajahku dan menciumnya.Ciuman yang hangat kuberikan hanya untuknya.

“Saranghae”,kata yang akhirnya bisa keluar dari seorang pengecut sepertiku.

FIN

MIAN KALO GAJE.APA LAGI KALO JUDUL MA CERITA GA NYAMBUNG.

COMMENT PLEASE!!!!!!

One thought on “Coward

  1. Wat yg bca klw bngung pgangan,
    hahaha,cz yg bkin jg bngung,
    #PLAK#,
    author lgi error soalnya,mian2*bngkuk 90 drajat*,
    tpi te2p kommen y,
    hehehe,*_* pke jrus mta shinchan klw mnta chochobi ma misae,
    hohoho,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s