Marmalade Boy – Part II

Cast:

Cho Kyuhyun as Park Kyuhyun

Eunhyuk as Lee Hyukjae

Jung Yunho as Jung Yunho

Kim Jaejoong as Kim Jaejoong

Park Yoochun as Park yoochun

Kim Junsu as Kim Junsu

Aku terus berjalan tanpa tujuan.Tanpa terasa matahari sudah tenggelam dan langit mulai gelap.Tapi aku terus saja berjalan tanpa tujuan.

“Apa yang kau lakukan malam2 begini?”,tanya orang yang menepuk pundakku itu.

Pelan2 kuberanikan diri untuk membalikkan badanku untuk melihatnya.Tapi aku tak berani melihat wajahnya,aku hanya bisa menunduk sambil memejamkan mataku.

“Ya,Jung Yunsu,kau ini sedang apa?”,seru orang ada dihadapanku itu.

Aku terkejut begitu mendengar orang yang dihadapanku itu tahu namaku.Aku mendongakkan kepalaku untuk melihat wajahnya.

“Hyuk jae?”,aku senang karena ternyata orang itu adalah hyuk jae.

“Ya,sebenarnya ada apa?Kenapa kau keluar malam2 begini?Tunggu,apa kau habis menangis?”,tanyanya sambil mengangkat wajahku untuk memastikan bahwa aku benar2 habis menangis.

Aku tak menjawab pertanyaannya,dan langsung memeluknya tanpa permisi terlebih dulu.

“Yunsu,kau kenapa?apa orang itu menyakitimu?”,ia mengelus punggungku lembut

Aku hanya menggeleng di pundaknya.Aku tidak ingin ia tahu mengenai hal ini.Aku tidak ingin ada keributan diantara mereka.Hyuk jae melepaskan pelukannya lalu menghapus airmataku.

“Ya,kau ada apa?Katakan apa yang sebenarnya terjadi?”,tanya lembut.

“Aniyo”,aku menggeleng pelan.

“Yunsu,siapa dia sebenarnya?Apa benar dia akan tinggal bersamamu?”

Aku hanya bisa menganggukkan kepalaku.

“Mwo?Jadi kau akan menikah dengannya?”,serunya,yang sepertinya salah sangka dengan hubungan ku dan kyuhyun.

“Aniyo,dia itu Kyuhyun,park kyuhyun yang pernah kuceritakan padamu”,jelasku sambil sesenggukan sesekali.

“Kyuhyun?Kyuhyun saudara tirimu?Bukankah kau bilang kalau dia tinggal di amerika?”,

“Ne,tapi pekerjaan appaku disana sudah selesai.Dan sekarang mereka kembali ke Korea”,

“Lalu apa yang membuatmu menangis kalau begitu?”,

“Aniyo,aku hanya senang akhirnya keluargaku akan utuh kembali setelah bertahun-tahun kami berpisah”,kataku bohong.

“Chukae,akhirnya keluargamu utuh lagi.Lalu kenapa kau keluar?”,ujarnya sambil menarikku kedalam pelukannya lagi.

“Ehm,itu………….”,

KRIUK KRIUK *gw ga tau nulis bunyi perut gimana*

‘Aish,kenapa saat seperti ini perutku malah minta diisi!’,pikirku kesal.Hyuk jae terkekeh mendengarnya.

“Ya,jangan tertawa.Dasar menyebalkan”,aku mendorongnya pelan.

“Arraso..arraso…”,katanya sambil  menahan tawanya,”Bagaimana kalau aku mentraktirmu makan?Ommamu pasti tidak adakan makanya kau keluar untuk membeli makan”,ujarnya.

Aku mengangguk.Kemudian ia menarik tanganku,membawaku ke kafe favorit kami berdua.

“Kau mau pesan apa?”,tanyanya sambil membolak-balik buku menu yang ada ditangannya.Dan akupun melakukan hal yang sama.Entah kenapa,aku merasa menu dikafe ini tidak ada yang menarik perhatianku sama sekali.Padahal aku lapar setengah mati.

“Yunsu-ya,kau mau pesan apa?”,tanyanya lagi.

“Apa saja asal membuatku kenyang”,ujarku sambil menutup menu yang dari tadi kubolak-balik lalu meletakkannya di meja.

“Kalau begitu kami pesan menu special malam ini”,ujarnya pada pelayan wanita yang sudah siap dengan catatan kecil ditangannya.

“Ne”,katanya sambil sedikit membungkuk lalu berlalu meninggalkan kami.

“Ada apa sebenarnya?Kenapa kau malah tidak bersemangat makan sekarang?”,tanya Hyukjae yang menatapku bingung.

“Aniyo,aku hanya sedikit bosan dengan makanan disini”,kataku datar sambil memandang keluar jendela sambil memandangi langit yang penuh bintang mala mini.

Tiba2 hyukjae menarik kedua tanganku,dan mengusapnya lembut.Aku berusaha menariknya tapi hyukjae tidak mau melepaskannya.

“Hyuk-a,kau kenapa?”,tanyaku bingung.

“Yunsu-ya,sebenarnya sudah lama aku mau mengatakan ini padamu.Tapi aku belum siap untuk mengatakannya.Tapi aku rasa sekaranglah waktu yang tepat.Jung Yunsu,saranghae”,ujarnya sambil mencium kedua tanganku.

Aku terbelalak mendengar ucapanya barusan.Aku merasa jantungku terus berdetak kencang.Terlebih saat bibirnya menyentuh punggung tanganku.

“Hyuk…kau bercandakan?”,tanyaku yang masih tak percaya.

“Aniyo,aku serius yunsu-ya.Aku sudah menyukaimu semenjak kita bertemu dulu.Aku jatuh cinta saat melihat kau sedang bermain tenis bersama appamu waktu itu”,

Aku benar2 tidak tahu apa yang harus kukatakan sekarang ini.Disatu sisi aku mencintai kyuhyun yang tak lain adalah saudara tiriku.Disisi lain aku juga menyayangi hyukjae,aku sudah menganggapnya seperti oppaku sendiri.Tapi aku rasa,aku harus belajar melupakan seseorang yang tidak mencintaiku itu dan belajar mencintai orang yang mencintaiku.Aku merasa ini adalah keputusan yang tepat walaupun aku harus berbohong padanya,tapi nanti aku pasti bisa mencintainya juga.

“Nado hyuk”,jawabku

“Jeongmal?”,aku mengangguk dan tersenyum padanya,”gomawo,chagiya”,katanya lalu mencium punggung tanganku lagi.

‘Mianhae hyuk,jeongmal mianhae.Aku tidak bermaksud membohongimu,tapi aku akan berusaha untuk mencintaimu dan melupakan kyuhyun’,pikirku.Setelah makan malam,hyukjae mengantarku pulang.

“Chagiya,selamat malam.Mimpi yang indah ya”,katanya yang masih menggenggam erat tanganku.

“Ne,kau juga mimpi yang indah ya”,sambil tersenyum manis padanya.

Ia lalu mendekat padaku.Aku merasa kaget saat melihatnya yang tiba2 mendekatiku.Tapi aku berusaha bersikap untuk tidak tegang,wajahnya mulai mendekati wajahku.

“Apa yang kalian lakukan malam2 begini”,kata seseorang dibelakangku.

Author POV

Hyukjae menghentikan kegiatannya tadi.Dan melihat kearah kyuhyun yang sedang berdiri dengan bersandar didepan pagar rumah.

“Apa kau tidak punya kerjaan lain selain menganggu orang hah?”,tanya hyukjae kesal.

“Bukankah sudah kubilang kalau dia itu milikku?”,seru kyuhyun yang tak kalah kesal melihat yeoja yang dicintainya sedang bersama orang lain.

“Hentikan kyu,Kau bisa membuat namjachinguku ini salah paham”,kata yunsu sambil menatap kyuhyun dengan tajam.

Kyuhyun POV

JDAR

Kata2 yunsu barusan sperti petir ditelingaku.Dia bilang kalau namja ini namjachingunya?Kenapa?Kenapa tiba2 saja namja ini menjadi namjachingunya padahal tadi aku baru saja bertanya banyak jungmin mengenai namja yang kuketahui bernama hyukjae itu.

FLASHBACK

“Jungmin-a,hyukjae itu sebenarnya siapa?”,tanyaku penasaran soal orang itu.

“Hyukjae hyung itu teman yunsu noona sejak kecil”,

“Mwo?Tapi aku tidak pernah mengenalnya?”,tanyaku bingung,karena waktu aku satu sekolah dengan yunsu aku tidak punya teman bernama hyukjae.

“Tentu saja,hyukjae hyung pindah saat kau pindah ke amerika.Nah sejak itulah noona dekat dengan hyukjae hyung.Mereka bahkan selalu sekolah disekolah yang sama.Walaupun mereka jarang satu kelas”,cerita jungmin.

“lalu kenapa kau bisa bilang kalau hyukjae menyukai yunsu?”,tanyaku lagi

“Hyukjae hyung yang mengatakannya sendiri padaku,ia bilang kalau ia sangat sayang dengan yunsu noona.Bahkan saat noona kecelakaan 2 tahun yang lalu hyukjae hyung lah yang selalu setia menunggunya hingga noona sembuh.Noona juga sangat menyayangi hyukjae hyung.Jadi hyung kumohon kau jangan gangu mereka seperti itu lagi.Aku kasihan pada mereka.Mereka itu sebenarnya saling mencintai,tapi mereka mungkin malu untuk mengungkapkannya”,ujar jungmin sok dewasa.

Aku hanya tersenyum tipis mendengarnya.Tapi ini pasti hanya pikiran jungmin yang masih polos.Aku sangat yakin kalau yunsu itu juga menyukaiku.Buktinya ia tidak bisa mengatakan apa2 kalau aku ada didekatnya.AKu sangat yakin itu.

FLASHBACK END

“Mwo?hahahaha.Ya,jung yunsu kau jangan bercanda”,aku masih tak percaya akan kata2nya barusan.

“Wae?apa kau cemburu mendengarnya?”,sindir hyukjae.

“Brengsek”,aku hampir saja memukul wajahnya

“Hentikan kyu”,teriak yunsu sambil mendorong tubuhku.

“Hyuk kau pulang saja.Kau tidak perlu mengurusinya”,ujar yunsu.

“Ne,selamat malam chagi.Besok aku kan menjemputmu”,kata namja brengsek itu lalu mengecup dahi yunsu yang semakin membuatku kesal.

Setelah namja bernama hyukjae itu pergi,yunsu lalu masuk tanpa melirik kearahku.Akupun langsung mengikuti dibelakangnya.

“Jadi ini yang

“Noona,kau darimana saja?”,tanya jungmin yang berlari kecil kearah yunsu.

“Mianhae,dongsaeng aku tadi makan malam dengan hyukjae.Apa kau sudah makan?”,tanya yunsu sambil membelai lembut rambut jungmin.

“Ne,noona sudah berbaikan dengan hyukjae hyung?”,

Yunsu hanya mengangguk sambil tersenyum pada jungmin,”jungmin-a,aku sudah memenuhi permintaanmu.Hyukjae hyungmu itu sudah menjadi namjachinguku sekarang”,

“Mwo?Noona,apa yang kau katakana itu benar?”,tanya jungmin yang terlihat bahagia mendengarnya.

“Ne,apa kau tidak mau memeluk noona mu ini?”tawar yunsu,yang langsung disambut pelukan hangat dari jungmin.

“Chukae noona”,ujar jungmin sambil tersenyum senang.

“Cih”,kyuhyun mendengus kesla mendengar kata2 mereka.

“Kami pulang”,seru Junsu dan Yoochun bersamaan.

Yunsu melepas pelukannya dan melihat kedua orangtuanya yang baru datang.

“Appa,Junsu Omma”,ujar Kyuhyun lalu berjalan kearah keduanya.

Kyuhyun langsung memeluk appanya lalu omma itinya itu.

“Appa,Junsu omma jeongmal bogoshippo”,ujar kyuhyun.

“Ne,kami juga merindukanmu sayang”,ujar Junsu yang diikuti anggukan dari Yoochun.

Yoochun lalu mengajak mereka semua keruang keluarga untuk berbincang2 sebentar.

“Kyu,kapan Yunho appa dan omma mu dan changmin pulang?Aku sangat merindukan mereka,bukan begitu chagi?”,tanya Yoochun sambil melirik kearah istrinya itu.

“Ne,yeobo.Sudah lama sekali kita tidak bertemu.Bagaimana keadaan mereka sekarang?”,tanya Junsu sambil melihat kearah Kyuhyun.

“Mereka baik2 saja,mungkin besok malam mereka akan tiba di Korea”,jelas Kyuhyun dengan tersenyum manis pada mereka berdua.

“Besok?Kenapa kau tidak pulang bersama mereka kalau ternyata penerbangan kalian hanya selang 1 hari?”,tanya Yoochun penasaran.

“Ehm,itu…itu…itu..karena…”,kyuhyun terlihat kebingungan menjawab pertanyaan appanya barusan.

Yunsu segera melihat kearah Kyuhyun,ia nampaknya juga terkejut begitu mendengar kalau appanya besok sudah sampai di Korea.

Yunsu POV

‘Mungkinkah kyu pulang lebih dulu karena ia ingin bertemu denganku?Ani..ani,tidak mungkin Yunsu-ya.Kau tidak boleh berpikir macam2 lagi.Kau sudah punya namjachingu sekarang.Kau tidak boleh memikirkannya lagi’,pikirku.

“Hyung bilang kalau ia rindu mengerjai Yunsu noona.Makanya dia cepat2 pulang”,celtuk Jungmin tiba2.

“Aniyo,aku ini udah 17 tahun,tidak mungkin aku buru2 pulang hanya karena ingin mengerjai Yunsu.Ya dongsaeng,tadi itu aku hanya bercanda.Hehehehe”,ujar kyuhyun.

Entah kenapa aku sedikit kecewa karena ternyata alasannya pulang ke Korea bukanlah aku.Tapi aku berusaha membuang jauh2 perasaaan kecewaku ini.

“Aku pulang karena aku ingin mencari sekolah yang bagus untukku dan juga changmin”,lanjutnya.

“Kau tidak perlu khawatir dengan sekolah.Omma sudah mengurusnya tadi.Changmin akan satu sekolah dengan Jungmin dan tentunya kau akan satu sekolah dengan Yunsu”,

“MWO?”,teriakku yang membuat mereka semua menoleh kearahku.

“Kau kenapa Yunsu?”,tanya omma.

“A…aniyo omma,aku hanya kaget saja.Kukira ia akan sekolah di International School”,sambil berusaha tersenyum manis didepan mereka.

Kyuhyun POV

‘Yunsu-ya,apa sekarang kau juga tidak suka kalau aku satu sekolah denganmu?Apa kau takut kalau aku akan mengganggu hubungan kalian berdua?’,pikirku dalam hati.

“Yunsu noona itu takut kalau hyung menggangunya saat berduaan di sekolah dengan hyukjae hyung!”,lagi2 Jungmin ikut berceloteh.

“MWO?”,sekarang appa dan junsu omma yang terlihat kaget.

“Benarkah kau sudah berpacaran dengan Hyukjae,Yunsu?”,tanya omma agak tidak percaya.

Wajah Yunsu terlihat memerah.Ia terlihat lucu sekali saat ini.Tapi sayang wajah lucu itu bukan milikku.Ia ternyata lebih memilih namja menyebalkan itu daripada aku.

“Ne.Kami baru saja resmi berpacaran”,ujarnya malu2.

“Chukae yunsu-ya.Appa dan ommamu senang sekali mendengarnya.Hyukjae itu orang yang baik,dan ia sepertinya juga sangat sayang padamu”,ujar appa yang membuatku kesal mendengarnya.Jadi sekarang semuanya mendukung namja yang bernama Hyukjae itu.’Cih’.

“Gomawo,aku senang kalau kalian mendukung keputusanku ini.Mianhae kalau keputusanku ini terlihat begitu mendadak”,ujarnya sambil tersenyum malu pada appa dan yunsu omma.

Rasanya kupingku sudah tidak tahan untuk mendengar percakapan mereka.Dan kuputuskan untuk masuk kamar sekarang daripada aku harus terus menerus mendengar mereka memuji2 namja itu.

“Appa,yunsu omma.Aku istirahat dulu,Aku masih lelah sejak perjalan panjang tadi”,

“Ne,tidurlah kyu.Kau pasti lelah sekali”,ujar Yunsu omma

“Tidurlah,besok kau harus bangun pagi2 sekali karena kau akan mulai sekolah dengan Yunsu”,ujar appa.

“Ne appa,selamat malam”,lalu naik kekamarku.

Sudah dua jam dikamar aku malah tidak bisa tidur,aku terus membolak-balikkan badanku dikasur.Entah kenapa keputusan Yunsu untuk berpacaran dengan Hyukjae benar2 membuatku gila.Aku merasa menyesal telah meninggalkannya selama bertahun2.’Kalau saja waktu itu aku tidak ikut Yunho appa dan omma ke Amerika,Yunsu pasti tidak akan menjadi kekasih namja itu’,pikirku kesal.Karena masih belum bisa tidur aku memutuskan untuk keluar kamar.Aku melihat pintu kamar Yunsu yang terletak persis disebelah kamarku.Dulu saat kami masih kecil,aku selalu merengek padanya untuk menemaniku bermain kalau aku tidak bisa tidur dan akhirnya tidur bersama dikamarnya.

FLASHBACK

TOK…TOK…TOK….

“Nugu?”,tanyanya dari dalam kamar.

“Ini aku”,aku menunggunya membuka pintu untukku.

Tak lama ia membuka pintu kamarnya.

“Mworago?”,tanyanya sambil mengucek2 kedua matanya.

“Aku tidak bisa tidur,temani aku main sebentar”,pintaku.

“Kyu,ini sudah malam.Lagipula besok kitakan harus sekolah”,,ujarnya

“Tapi aku tidak bisa tidur”,rengekku lagi.

“Kalau begitu ayo tidur dikamarku,nanti kau juga tidur”,ajaknya sambil membuka pintu lebih lebar lagi.

Awalnya aku tidak mau,tapi akhirnya aku masuk juga setelah ia mengancam akan menutup pintu kamarnya.Kami tidur dengan saling membelakangi.Baru 10 menit,aku mulai mengantuk.Pelan2 aku membalik badanku untuk melihat apakah ia sudah tidur atau belum.Dan tepat seperti dugaanku ia sudah tertidur lelap sambil memeluk guling pink putih bergambar winnie the pooh kesukaannya.Dan tak lama kemudian aku menyusulnya tidur.

FLASHBACK END

“Ehm,bagaimana kalau aku coba?”,ujarku pelan.Niat usilku tiba2 kembali.

TOK…TOK…TOK…

Aku mulai mengetuk pintunya pelan,karena takut membangunkan yang lain.Tapi tak ada jawaban dari dalam kamar.Dan kucoba untuk mengetuknya lagi.

TOK…TOK..TOK…

“Ne”,akhirnya ia menjawab

Ia membuka pintu sambil mengucek2 matanya agar dapat melihat dengan jelas.

“Kyu,kau mau apa?”,tanyanya yang terlihat sangat mengantuk.

Tanpa basa basi aku langsung melenggang santai kekamarnya.Aku melihat dengan seksama isi kamarnya yang didominasi oleh warna biru.Warna kesukaannya,dan berbagai macam pernak pernik winnie the pooh.

“Ya,apa yang kau laku….”,aku langsung menutup mulutnya dengan tanganku.Karena kalau tidak semua orang pasti akan bangun.

“Dengar,aku tidak bisa tidur.Tadinya aku ingin agar kau menemaniku bermain.Tapi aku tahu kau akan menolaknya,jadi malam ini aku akan tidur disini”,ujarku yang berhasil membuatnya membelalakan matanya,kemudian aku melepas tanganku dari mulutnya dan segera naik kekasurnya.

“Wah,ternyata kamarmu masih nyaman seperti dulu ya?”,

“Keluar dari kamarku kyu”,perintahnya tapi memunggunginya dan pura2 tidak mendengarnya.

“Aku bilang keluar dari kamarku”,lanjutnya lagi.Aku kemudian membalikkan badanku dan melihatnya.Kulihat ia agak kesal atas kelakuanku ini.Ia baru akan mengeluarkan kata2nya  lagi,tapi aku segera menarik pergelangan tangannya yang berhasil membuat wajah kami hanya terpisah beberapa senti saja.Bahkan aku bisa merasakan hembusan nafasnya diwajahku.

“Bukankah,waktu itu kau pernah bilang kalau aku tidur dikamarmu pasti aku akan bisa tidur?Biarkan aku tidur disini,kau dengarkan kata appa tadi,kalau aku harus bangun pagi untuk berangkat sekolah denganmu?Lagipula dulu kita sering tidur bersama bukan?”,jelasku pelan.Dan bisa kulihat wajahnya merah padam.Lucu sekali.

“Ta..ta..tapi waktu itu kita masih kecil kyu.Sekarang kita sudah mulai dewasa,kau..kau tidak mungkin boleh tidur denganku,”aku tahu ia sangat gugup saat ini.Dan wajahnya semakin memerah.Aish,aku ingin sekali mencubitnya.

“Bukankah kita ini saudara?Tidak salahkan kalau kita tidur satu ranjang,toh aku juga tidak akan melakukan apapun padamu”,ujarku mencoba meyakinkannya.Walaupun aku tidak tahu apakah aku benar2  tidak akan berbuat sesuatu padanya.

“Ta..tapi..”,ia kembali terdiam saat aku menaruh telunjukku dibibirnya.

Aku lalu bangun dari tidurku dan menariknya ke sisi sebelah kanan ranjang.Aku kemudian menyuruhnya tidur dengan tenang,dan kemudian aku kembali ketempatku tadi dan berpura2 tidur.Aku tidur dengan memunggunginya karena aku takut kalau aku bertindak macam2 padanya.Sudah 10 menit aku rasa ia sudah tidur,karena aku tahu Yunsu termasuk orang yang akan cepat tertidur.Aku kemudian memberanikan diri untuk membalik badanku.Aku cukup kaget saat melihat ternyata Yunsu tidur dengan posisi badannya miring kearahku.Aku mendengar denguran halus darinya,dan juga wajah cantiknya yang terlihat semakin cantik ketika ia tidur.Aku memberanikan diri untuk mengelus pipinya.Ia tersenyum ketika aku melakukan itu padanya.Ya Tuhan,semoga aku bisa menahan diri agar tidak berbuat yang tidak2 saat ini.Kemudian aku berusaha tidur dengan posisiku yang menghadap kearahnya.

Author POV

Paginya Junsu terlihat sedang sibuk didapur untuk menyiapkan sarapan untuk keluarganya.Yoochun terlihat sedang membaca koran di teras belakang,sambil sesekali menyeruput kopi yang dibuat oleh Junsu.Sedangkan anak2 mereka belum menampakkan batang hidungnya sejak tadi.

Jungmin POV

KRING…KRING…

“uh,ternyata sudah pagi”,aku melihat kejam beker yang berbunyi yang menunjukkan jam ½ 6 pagi.

“Oia,hari ini hyung kan akan mulai sekolah.Apa dia sudah bangun ya?”,lalu aku bernjak dari kasurku.Aku keluar kamar dan berjalan kamarnya.

TOK…TOK…TOK…

“Hyung,kau sudah bangun?”,tanyaku,

CKLEK

Ternyata pintunya tidak dikunci,aku mencoba melihat kedalam.Kosong.’Apa hyung sudah bangun ya?’,pikirku.Aku memberanikan diri untuk masuk dan memeriksa kamar mandinya.Siapa tahu ia sekarang sedang mandi.Tapi ternyata aku mendapatkan hal yang sama.tidak ada tanda2 kehidupan dikamar ini.

“Ah,dia pasti sedang jogging.Kalau begitu aku bangunkan noona saja,ia pasti belum bangun sekarang”,ujarku lalu beralih kekamar noonaku yang terkenal tukang tidur.

TOK..TOK…TOK…

“Noona,kau sudah bangun belum?Noona,aku masuk ya”,tanpa menunggu jawabannya,aku langsung mebuka pintu kamarnya.Dan aku lansung terdiam seribu bahasa melihat pemandangan yang ada didepanku.Kyuhyun hyung tidur dengan Yunsu noona.Tidak tidak,bukan itu yang membuat ku terdiam,posisi tidur merekalah yang membuatku diam.Mereka tidur sambil berpelukan.Mereka tampak bahagia sekali.Aku menggelengkan kepalaku kuat2,menyingirkan semua pikiran yang tidak menyenangkan yang ada dikepalaku.

“Jungmin-a,noona dan hyungmu sudah bangun?”,aku mendengar suara ommaku dari belakang.Dengan sigapa aku langsung menutup pintu kamar Yunsu noona takut kalau omma melihat kejadian ini.

“Ne,omma.Mereka sedang mandi sekarang”,kataku berusaha menutupi kejadian sebenarnya.

“Kalau begitu,kau cepat mandi yah!Lalu turun dan sarapan”,ujar omma sambil membelai lembut rambutku.

“Ne,omma”,

Aku berpura2 masuk kekamarku.Setelah memastikan kalau omma sudah turun kebaah,aku segra masuk kekamar noona dan menutup pintunya pelan2.

“Hyung,noona.Bangunlah,kalian sudah terlambat”,mereka mulai menggeliat,sepertinya aku mulai berhasil membangunkan mereka.tapi ternyata dugaanku salah,mereka malah mempererat pelukan mereka.

“Aigo,susah sekali sih membangunkan mereka”,umpatku.

Aku berpikir sejenak,mencari cara agar mereka berdua segera bangun.Aku tidak bisa berteriak untuk membangunkan mereka,karena itu sama saja dengan membunuh keduanya,kalau sampai appa dan omma melihatnya.Lalu akhirnya aku mendapatkan sebuah ide.

“Hyung bangun,air liurmu menggenang kemana2.Lihat celanamu juga basah,kau masih mengompol ya”,bisik ku ditelinga kyuhyun hyung yang ternyata cukup manjur hingga membuatnya kalang kabut.Yunsu noona pun sontak ikut terbangun karena kelakuannya itu.

“Hahahahahaha,hyung kau mudah sekali tertipu”,ejekku.

“Ya,kau”,ujarnya kesal padaku.Tapi aku buru2 kabur meninggalkannya.

Kyuhyun POV

‘Aish,kenapa aku baru bangun?Bagaimana kalau Jungmin bilang pada appa dan junsu omma kalau aku tidur bersama dengan yunsu?Aish,babo’,pikiku kesal sambil menjitak pelan kepalaku.

“Yunsu,cepat mandi.aku tidak ingin terlambat dihari pertamaku”,kataku tanpa melihat kearahnya.

“Ne”,jawabnya singkat.Aku langsung berjalan kekamarku.

Yunsu POV

Aku segera mengambil handuk biruku yang tersampir dikursi.Kurang dari 20 menit aku sudah selasai merapikan diriku dan juga tas yang akan kubawa.Aku lalu turun kebawah untuk sarapan bersama yang lainnya.Aku melihat appa sedang membaca koran di ujung meja makan.Sedangkan omma sedang membantu jungmin merapikan seragamnya.Tunggu dimana mahluk menyebalkan itu?kalau ia belum turun berarti tidak ada sarapan yang bisa kumakan sekarang.Karena dirumah ini punya peraturan,tidak ada yang boleh makan kalau semua anggota keluarga belum berkumpul.’Aigo,sedang apa evil itu.Apa ia tidak ingat peraturan rumah ini?’.Karena tidak mau menunggu lama akupun naik lagi keatas,tanpa mengetuk aku langsung membuka pintu kamarnya.Kamarnya kosong,kemana dia?

“Kyu”,panggilku tapi tidak ada jawaban dari dalam.”Kemana anak itu”,kututup pintu kamarnya lagi.

“Kyaa………………………….”,aku kaget begitu melihatnya tepat dibelakangku.

“Ya,kenapa kau berteriak seperti itu?”,tanyanya heran.

“Yunsu-ya,mworago?”,tanya Yoochun appa khawatir setelah mendengar teriakkanku barusan.

“Aniyo,appa.Aku hanya kaget saja.Mianhae,aku membuat kalian khawatir”,jelasku pada yoochun appa,omma dan juga jungmin yang terlihat khawatir.

“Aish,kalian ini.Kalian bukan anak2 lagi.Jadi bersikaplah dewasa”,ujar yoochun appa menasihati.

“Ne,appa.Mianhae,jeongmal mianhae”,aku merasa bersalah sekali telah membuat mereka khawatir.

“Baiklah cepat turun dan sarapan,appa akan mengantar kalian”,ia pun turun kebawah diikuti oleh omma dan juga jungmin dibelakangnya.

“Kenapa kau mencariku?Apa merindukanku?”,goda kyuhyun

“Babo,untuk apa aku merindukanmu.Aku tadi mau memanggilmu untuk sarapan,kau tahukan kalau ada satu yang kurang dimeja makan itu artinya semua tidak makan”,jelasku cepat.Dan ia hanya ber Oh ria,”Lalu,kau sendiri kemana tadi?”,tanyaku heran.

“Aku tadi kekamarmu,ponselku tertinggal disana semalam”,jelasnya santai lalu meninggalkanku.

Aku baru ingat semalam aku tidur dengannya.Astaga,tadi pagi siapa yang membangunkanku.JUNGMIN.Ya ampun apa yang ia pikirkan setelah melihatku tidur dengan Kyuhyun.Tidak2,jungmin itu masih berumur 11 tahun.Dia tidak mungkin berpikir yang tidak2.Aku langsung beranjak turun menuju ruang makan.’Astaga,kenapa susunan tempat duduknya seperti ini’,pikirku setelah melihat mereka yang telah duduk manis disana.Yoochun appa yang duduk diujung meja makan,omma duduk disebalah kirinya,sedangkan jungmin di sebelah kanannya,dan tentu saja mau tidak mau aku harus duduk berhadapan dengan kyuhyun yang duduk bersebelahan dengan jungmin.Ya Tuhan,kuatkan aku agar tidak melihatnya.Aku mengingat kembali kejadian semalam.

FLASHBACK

TOK…TOK…TOK…

Aku mendengar seseorang mengetuk pintu kamarku.Tapi kukira itu mimpi,dan aku tidak menggubrisnya.

TOK…TOK..TOK…

Aku sedikit membuka mataku,ternyata aku tidak bermimpi.Ada orang yang mengetuk pintu kamarku.

“Ne”,jawabku singkat dan segera turun dari ranjangku untuk melihat siapa yang mengetuk pintu malam2 begini.

Aku membuka pintu sambil mengucek2 mataku untuk  dapat melihat dengan jelas orang yang mengetuk pintuku malam2 begini.

“Kyu,kau mau apa?”,tanyaku heran sambil sedikit menguap.

Tanpa basa basi ia langsung melenggang santai kekamarku.Dan melihat2 isi kamarku yang didominasi oleh warna biru dan pernak pernik winnie the pooh tokoh kartun favorit ku.

“Ya,apa yang kau laku….”,Kata2ku terhenti karena ia menutup mulutku dengan tangannya.

“Dengar,aku tidak bisa tidur.Tadinya aku ingin agar kau menemaniku bermain.Tapi aku tahu kau akan menolaknya,jadi malam ini aku akan tidur disini”,ujarnya yang berhasil membuatku terbelalak mendengarnya,kemudian ia melepas tangannya dari mulutku dan segera naik kekasurku.

“Wah,ternyata kamarmu masih nyaman seperti dulu ya?”,

“Keluar dari kamarku kyu”,perintahku tapi ia memunggungi ku dan pura2 tidak mendengar kata2ku barusan.

“Aku bilang keluar dari kamarku”,lanjutku lagi.Ia kemudian membalikkan badannya dan melihatku.’Dia pikir dia ini anak kecil apa seenaknya bilang mau tidur denganku’,pikirku sambil menatapnya kesal.Aku baru akan mengeluarkan kata2 lagi,tapi ia segera menarik pergelangan tanganku yang berhasil membuat wajah kami hanya terpisah beberapa senti saja.Bahkan aku bisa merasakan hembusan nafasnya diwajahku.

“Bukankah,waktu itu kau pernah bilang kalau aku tidur dikamarmu pasti aku akan bisa tidur?Biarkan aku tidur disini,kau dengarkan kata appa tadi,kalau aku harus bangun pagi untuk berangkat sekolah denganmu?Lagipula dulu kita sering tidur bersama bukan?”,jelasnya pelan.Aku merasa wajahku panas sekali saat ini.Aigo,wajahku pasti merah seperti udang rebus.Kenapa ia selalu saja membuatku diam seribu bahasa kalau melihatnya.

“Ta..ta..tapi waktu itu kita masih kecil kyu.Sekarang kita sudah mulai dewasa,kau..kau tidak mungkin boleh tidur denganku,”kataku gugup

“Bukankah kita ini saudara?Tidak salahkan kalau kita tidur satu ranjang,toh aku juga tidak akan melakukan apapun padamu”,ujarnya mencoba meyakinkanku.

“Ta..tapi..”,aku kembali terdiam saat ia menaruh telunjuknya dibibirku.

Ia lalu bangun dari tidurku dan menarikku ke sisi sebelah kanan ranjang.Ia kemudian menyuruhku tidur dengan tenang,dan kemudian ia kembali ketempatnya tadi dan melanutkan tidurnya.Aku tidur dengan memunggunginya,aku memegangi dadaku karena kurasakan jantungku berdetak dengan cepat.Aku berusaha menenangkan diriku dan akhirnya aku tertidur juga.

FLASHBACK END

“Yunsu-ya,cepat habiskan makananmu.Sebentar lagi kita berangkat”,ujar appa lalu menenggak segelas air dihadapannya.

“Mianhae,appa.Hari ini Hyukjae akan menjemputku,jadi kalian berangkat saja duluan”,kataku.

“Kau tidak bisa begitu Yunsu-ya,hari ini Kyuhyun baru masuk sekolah.Jadi kau harus menemaninya dulu,”ujar omma dengan tatapannya yang mengisyaratkan kalau aku tidak bisa bilang tidak.

“Ne,omma”,jawabku lemas.

Segera kuraih ponselku diatas meja dan segera mengirim pesan pada hyukjae.

Hyuk-a,mianhae.Hari ini aku tidak bisa kesekolah denganmu.Omma menyuruhku berangkat bersama dengan Kyu.Mianhae ^^.

Lalu ketekan tombol Send

Drrt…drrt…drrt..

Kulihat ada sebuah pesan dari Hyukjae

Tidak apa2,aku bisa mengerti kok chagi ^^

Aku melihat kyuhyun tersenyum senang karenanya.’Apa dia senang kalau aku tidak jadi berangkat dengan Hyuk?’,pikirku senang.Tapi segera kuhapus pikiran ngawurku itu.’Ingat kau sudah punya Hyukjae’,aku memperingatkan otakku sendiri agar tidak memikirkannya lagi.

Lima belas menit kemudian kami sudah berada dalam mobil Yoochun appa.Terlihat omma yang sedang melambaikan tangannya kepada kami.

“Oia,nanti setelah pulang sekolah kalian tidak boleh kemana2 ya.Hari ini kita akan menyambut kedatangan Yunho dan Jaejoong”,ujar Yoochun appa yang sedang konsentrasi menyetir mobil.

“Ne appa”,ucap kami bersama.

Setelah mengantar Jungmin terlebih dahulu kesekolahnya,Yoochun appa pun bergegas mengantar kami kesekolah.

“Yunsu-ya,appa titip Kyuhyun yah.Sebaiknya kau jangan jauh2 darinya.Appa takut kalau ia tersesat nantinya.Dia kan sudah lama tidak tinggal di Korea”,pinta Yoochun appa padaku.

“Ne appa”,dengan berat hati.

Lalu appa segera menancap gas dan meninggalkan kami di gerbang sekolah.

“Ya,Jung Yunsu.Ayo kita masuk ke kelas”,seru Kyuhyun yang lebih tepatnya perintahnya.

“Kau duluan saja.Aku mau menunggu Hyukjae dulu”,jawabku sambil celingukan mencari sosok namja yang sekarang jadi namjachinguku itu.

“Ya,apa kau tidak dengar kalau appa menyuruhmu untuk tidak jauh2 denganku,hah?”,bentaknya seraya berkacak pinggang.

“Ya,kau itu bukan anak kecil.Jadi jauh2 dariku atau kau akan kuteriaki ‘maling’”,ancamku sambil ikut berkacak pinggang.

“Kita masuk kelas bersama atau kau kucium”,ancamnya sambil mendekati wajahku.

Akupun sontak memundurkan wajahku.Aku rasa wajahku memanas sekarang mendengar kata2nya barusan.Kalau saja dia bukan saudara tiriku,dan kalau saja hyukjae belum jadi namjachinguku,aku pasti tidak menolak.Jangan pikir kalau kalian tidak akan melakukan hal yang sama denganku.

BUGH

Seseorang dari arah kanan kami menghajar Kyuhyun tepat diwajah mulusnya itu.

“Kyu…”,teriakku lalu mendekatinya yang jatuh terduduk akibat bogem mentah dari orang itu.

“Ya,apa yang kau……..”,kata2ku terhenti begitu melihat orang yang sedang berdiri dihadapanku.

“Hyukjae”,ucapku pelan hampir tak terdengar.

“Itulah balasannya kalau kau ingin berbuat yang macam2 pada yeoja chinguku”,ujarnya kesal.

Hyukjae lalu menarik tanganku untuk berdiri dan menjauh dari kyuhyun.Tapi ketika melihat bibirnya yang berdarah,aku  lalu menghempaskan tangan Hyukjae.

“Mianhae hyuk,kau pergi saja kekelas duluan.Aku tidak bisa meninggalkan kyu begitu saja”,aku kemudian jongkok didekat kyu dan menghapus darah yang ada disudut bibirnya.

“Gwenchana?”,tanyaku khawatir.

“Gwenchana.Ayo kita masuk kelas”,lalu ia berdiri dan mengebas2kan celana panjangnya.

Kyuhyun kemudian menarik tanganku dan menjauhi hyukjae yang tengah mematung melihat kami berdua.Aku hanya bisa menatapnya,tanpa berkata apapun,’Mianhae hyuk-a.Jeongmal mianhae’,ucapku dalam hati.

Hari ini cukup melelahkan bagiku.Bagaimana tidak,sepanjang hari kyu mengajakku berkeliling sekolah.Ia bilang kalau ia ingin cepat menghapal lingkungan sekolah.Padahal aku tahu kalau ia sebenarnya hanya ingin menjauhkanku dari hyukjae.DASAR EVIL.

“Yunsu,mianhae soal tadi pagi,Aku benar2 kehilangan kesabaranku.Aku hanya tidak suka ia begitu padamu”,ujarnya ketika berhasil menculikku dari kyu yang sedang pergi ketoilet.

“Arraso,aku juga minta maaf.Yoochun appa menyuruhku untuk terus disamping kyu sampai ia bisa beradaptasi dengan sekolah.Mungkin sekitar seminggu ini aku harus menemaninya terus.Mianhae hyuk-a”,ujarku sambil menatapnya sedih.

“Tapi……”,

“Mianhae hyuk,aku janji ini hanya akan sampai 1 minggu saja.Kau bisa mengerti kan?”,potongku.

“Ne”,ucapnya yang terdengar sangat terpaksa.

Jam tanganku sudah meninjukkan pukul 7 malam.Kami berlima sekarang sedang ada dibandara untuk menjemput kedatangan tiga orang anggota keluarga kami – appaku,jaejoong omma dan juga dongsaengku yang satu lagi,siapa lagi kalau bukan Jung Changmin – yang sudah lama kami nantikan.Aku sebenarnya masih lelah karena ulah kyuhyun selama disekolah tadi siang.Tapi aku berusaha mengumpulkan seluruh tenagaku untuk menjemput appaku yang sangat kurindukan itu.

Author POV

“Yunho-ya….”,teriak yoochun pada seorang pria tinggi yang sedang berjalan bersama seorang wanita cantik dan juga seorang anak laki2 yang seumuran dengan jungmin.

“Yoochun-ya”,balas laki2 yang tak lain adalah sahabat lamanya yang sedang ditunggu2.Yunho.

Mereka kemudian segera menghampiri satu sama lain.Kemudian berpelukan dan melepas rindu setelah 11 tahun lamanya tak bertemu.Begitu juga halnya dengan kedua istri mereka – Jaejoong dan Junsu – yang juga saling berpelukan.Sedangkan Yunsu,Kyuhyun dan Jungmin menghampiri Changmin yang sedang sibuk dengan sebungkus snack yang ada ditangannya.

“Hyung”,panggil Changmin pada Kyuhyun.

“Dongsaeng-a”,seru kyu yang kemudian menghampiri changmin dan memeluknya.

“Changmin-a,kau tidak ingat dengan noonamu ini ya?”,kata Yunsu yang terdengar cemburu karena Changmin sepertinya tidak melirik sama sekali padanya.

“Noona”,lalu menghampiri Yunsu dan memeluknya,”Jeongmal bogoshippo noona”,lanjutnya lagi.

“Nadodongsaeng-a”kata Yunsu sambil membelai rambut adiknya yang baru ia temui sejak berpisah 11 tahun yang lalu itu.

Changmin kemudian melepas pelukan Yunsu dan melihat seorang anak yang berdiri disamping Yunsu yang umurnya kia2 sama dengannya.

“Kau jungmin kan?”,tanyanya untuk memastikan.

Jungmin hanya mengangguk angguk dan tersenyum pada saudara tirinya itu.

Setelah saling berpelukan satu sama lain untuk melepas rindu.Akhirnya mereka memutuskan untuk pergi kesebuah restoran untuk merayakan pertemuan kembali keluarga besar mereka.dalam restoran mereka duduk berhadap2an dengan pasangan masing2.Yunho-Jaejoong,Yoochun-Junsu,Kyuhyun-Yunsu,dan terakhir Jungmin-Changmin.Dua keluarga ini terlihat sangat bahagia bisa berkumpul kembali setelah sekian lama berpisah.Tapi malam tetap saja tak bisa membuat Yunsu dan Kyuhyun tidak saling melirik satu sama lain.Yang membuat mereka salah tingkah.

Yunsu POV

‘Ya Tuhan,kenapa harus si evil ini sih yang duduk dihadapanku?Dan kenapa dia juga tidak bisa tidak melihat padaku?Bagaimana kalau  keempat orang tuaku ini menyadari kelakuanku sekarang?Aigo…..’,pikirku kesal.

Kyuhyun POV

‘Yunsu-ya,andai saja kita bukan saudar tiri dan andai saja kau tidak berpacaran dengan namja aneh itu.Aku pasti tidak akan seperti ini.Tidak akan memandangimu seperti orang bodoh seperti sekarang.Ya Tuhan’,pikir ku.

Author POV

Setelah makan malam bersama.Mereka kemudian pulang dengan menaiki dua buah mobil sedan berwarna silver dan hitam.Di mobil berwarna silver ada pasangan Yunjae dan Yoochun.Sedangkan mobil hitam yang mengikutinya ada Yunsu,Kyuhyun,Jungmin dan juga Changmin.

*Pertama kita liat mobil yang ada Yunjae and Yoosu nya dulu*

“Yoochun-a,gomawo sudah membesarkan putriku dengan baik.Dia tumbuh dengan sangat baik dan juga menjadi gadis yang sangat cantik.Junsu-ya,gomawo sudah merawat anak kita sampai secantik itu”,ujar Yunho yang duduk di jk belakang bersama istrinya tercinta yang sedang tidur dipundaknya yang kekar*bayangin…#PLAK#.

“Aku juga berterima ksaih kau juga sudah menjaga Kyuhyun dengan baik”,ujar Yoochun pada sahabatnya itu.

“Ya,kalian berdua diamlah.Kalian tidak lihat Jaejoong sedang tertidur?Sepertinya ia sangat lelah sekali.AKu sudah membersihkan kamar lama kalian.Jadi nanti kau langsung bawa dia kekamar ya.Berjam2 dipesawat pasti sangat melelahkan bukan”,ujar Junsu.

“Arraso,gomao junsu-ya”,ucap Yunho sambil membelai lembut sosok cantik yang tertidur dipundaknya itu.

*Beralih ke mobil kyuhyun*

Changmin dan Jungmin tertidur dijok belakang.Sedangkan kedua kakaknya sedang terdiam seribu bahasa di jok depan.

“Yunsu-ya,maafkan kalo tadi selama disekolah aku menyusahkanmu”,ujar Kyuhyun untuk memecahkan kesunyian diantara mereka.

“Aniyo,kau kan belum tahu apa2 tentang sekolah barumu,Jadi aku sudah sepantasnya menemanimu tadi,”jawab Yunsu tanpa menoleh kelawan bicaranya itu.

“Yunsu-ya,apa aku boleh bertanya sesuatu padamu?”,tanya kyuhyun ragu.

“Ye?”,

“Apa,kau benar2 mencintai Hyukjae?”,

“Mwo?”,yunsu terlihat kaget dengan kata2 kyuhyun barusan.

Dan tiba2 kyuhyun memarkir mobilnya dipinggir jalan.Ia pun tiba2 mendekatkan wajahnya kearah yunsu.Yunsu yang kaget melihat kelakuan Kyuhyun pun sontak memundurkan wajahnya.Baru saja kyuhyun mau mencium Yunsu,tiba2….

“Hyung,apa kita sudah sampai?”,tanya Changmin sambil mengucek2 kedua matanya.

“Hyung,kalian sedang apa?”,tanya Jungmin yang mengerjap2kan matanya memastikan apakah pemandangan yang ada didepannya nyata apa bukan.

Kyuhyunpun sontak memundurkan wajahnya dari Yunsu yang masih mematung.

“Ani,kita belum sampai.Tadi Yunsu kelilipan jadi aku berhenti sebentar untuk meniup matanya”,katanya berbohong pada kedua donsaengnya.

Yunsu POV

‘Apa yang tadi kyu mau lakuakan padaku?Apa dia mau menciumku?Aish,tidak2…..dia pasti mau mengerjaiku lagi.Kau tidak boleh masuk perangkapnya Yunsu-ya’,ujarku dalam hati untuk memperingatkan diriku sendiri.

Kyuhyun POV

‘Kalau saja tadi mereka berdua tidak bangun aku pasti sudah melakukan hal bodoh itu.Kyuhyun-a,kau harus menahan dirimu sendiri.Ingat kalian ini saudara tiri’,ucapku dalam hati.

Lalu aku menancap gas kembali kerumah.Changmin dan Jungmin kembali melanjutkan acara tidur mereka sedangkan Yunsu masih mematung disampingku.Dan aku hanya bisa membodohi diriku sendiri yang tadi hampir saja menciumnya.Sesampainya dirumah,baru saja aku hendak naik keatas tapi Yunho appa sudah memanggilku.

“Kyu,kau baru sampai?”,

“Ne appa,appa belum tidur?”,kataku basa basi.

“Appa sengaja menunggumu.Appa ingin mengatakan sesuatu padamu”,ujarnya.

“Appa ingin bilang apa?”,tanyaku heran,karena aku baru melihatnya memasang wajah seserius ini.

“Appa minta kau jaga Yunsu dengan baik.Hanya itu saja,arraso?”,

“Ne appa,aku akan menjaganya dengan baik seperti aku menjaga dongsaengku sendiri”,ujarku mantap.

Yunho appa lalu meninggalkanku yang masih berdiri diruang tengah.’Apa yunho appa menyadari kalau aku menyukai Yunsu?Makanya ia memintaku untuk menjaga Yunsu dengan baik?’,pikirku.

Baru saja aku membalik badanku,hendak naik keatas.Aku melihatnya lagi.Yunsu.

“Ehm,yunsu-ya.Soal yang tadi…..Aku,hanya bermaksud menggoda mu saja.AKu tidak ada maksud apa2,sunguh,”kataku minta maaf.

Yunsu POV

‘Mwo?Jadi tadi dia hanya ingin menggodaku saja?Ya Tuhan,Jung Yunsu apa yang kau harapkan dari namja tak punya hati seperti Kyuhyun ini?Apa kau masih berharap kalau ia mencintaimu?Tidak Yunsu-ya,kau sudsah punya namjachingu seperti Hyukjae yang 100 X lebih baik dari namja menyebalkan didepanmu ini’,pikirku.

“Aku tahu Kyu,mungkin aku hanya terlalu kaget tadi.Hehehe,lagipula kalau kau benar2 ingin melakukan hal ‘itu’ aku pasti sudah menendangmu keluar tadi”,aku berusaha terlihat baik2 saja didepannya.

“Aku tidur dulu yah.Jangan bermain terus,besok ada pelajaran Sastra Korea.Dan yang mengajar dikelas kita adalah Heechul sonsaeng,dia adalah guru tergalak di sekolah kita.jadi besok kita tidak boleh terlambat.Arra?”,ujarku mengingatkannya.

“Arra,kau tidurlah dulu.Aku mau kekamar melihat Changmin dulu untuk memastikan kalau ia tidak kelaparan”,ujarnya.Lalu menyunggingkan senyum mautnya itu,sepertinya ia benar hanya ingin menggodaku tadi.’Sepertinya,aku sekarang tampak seperti orang bodoh yang mengharapkan cinta dari seorang Evil sepertinya’,gumamku.

AKu hanya tersenyum tipis padanya dan naik kekamarku.Dan kudengar langkah kakinya masuk kekamar Changmin yang tidak jauh dari tempat kami berdiri tadi.Aku langsung masuk kamar dan menjatuhkan tubuhku keatas kasur.Dan menangis sejadi2nya.Aku menangisi diriku sendiri yang jatuh cinta pada seseorang yang sharusnya tidak boleh kucintai.Dan menangisi kebodohanku yang masih saja berharap kalau ia mempunyai perasaan yang sama denganku.Aku terus saja menangis sampai akhirnya aku tertidur karena tertlalu lama menangis.

Author POV

Pagi harinya mereka semua duduk dimeja makan dan sarapan bersama.Sementara koki andalan mereka Jaejoong dan Junsu sedang menata makanan diatas meja makan.

“Kyu,mulai hari ini kau harus berangkat dengan yunsu.Appa tidak bisa mengantarmu sekolah,”ujar Yoochun pada putra sulungnya itu.

“Ne,appa”,

“Itu tidak perlu appa,mulai hari ini Hyukjae akan menjemputku.Aku akan pergi sekolah dengannya”,ujar yunsu cepat.Ia tampaknya ingin menghindari kyuhyun.

“Hyukjae?Siapa dia?”,tanya yunho penasaran.

“Hyukjae itu namjachingunya yunsu.Dia itu teman dekatnya yunsu dan baru beberapa hari yang lalau mereka resmi menjadi sepasang kekasih”,jelas junsu.

“Mwo?Jadi putriku sudah punya kekasih?Yoochun-a,kenapa kau tidak cerita kalau putriku yang cantik ini sudah punya kekasih?”,tanya yunho pura2 ngambek.

“Jeongmal?Yunsu-ya,ternyata kau sekarang sudah besar ya?”,ujar Jaejoong sambil tersenyum pada Yunsu.

Yunsu hanya bisa tersenyum malu pada yunjae.Dan disaat yang bersamaan,kyuhyun terlihat kesal dengan percakapan yang menyinggung soal hyukjae.

“Aku selesai”,ujar kyuhyun sambil meletakkan sumpitnya agak dibanting,”AKu berangkat dulu”,pamitnya lalu berjalan keluar rumah.

“Tapi kyu,sarapanmu belum habis”,ujar jaejoong yang melihat mangkuk nasi kyuhyun yang masih berisi.

“Aku tidak nafsu makan omma”,katanya tanpa menoleh sedikitpun sambil berjalan menjauh.

Mereka semua terlihat bingung dengan kelakuan Kyuhyun barusan,tapi mereka tidak terlalu menanggapinya lalu melanjutkan sarapan mereka.

“YUNSU TUKANG OJEKMU SUDAH DATANG”,teriak kyu dari teras rumah.

Yunsu langsung menghentikan sarapannya dan menenggak habis air putih yang ada dihadaopannya.

“Appa,omma,yoochun appa,jae omma,aku berangkat dulu”,pamit Yunsu lalu berlari kecil untuk menghampiri namjachingunya yang sudah datang menjemput.

“Yunsu-ya,appa ingin melihat namjachingu”,teriak yunho tapi yunsu sepertinya tidak mendengarnya.

“Sudahlah yunho,kau bisa melihatnya lain kali”,ujar jaejoong sambil mengelus punggung suami tercintanya itu.

Kyuhyun POV

Setelah berteriak memanggil yunsu aku menatap tajam kearahnya dan begitu juga sebaliknya.TApi aksiku langsung kuhentikan begitu melihat yunsu mendekat kearah kami.Aku berjalan menjauhi mereka.

Aku langsung membuka pintu mobil dan membuang tasku dijok sebelah.Aku sempat melihat wajah yunsu saat baru duduk dalam mobil.Matanya terlihat sembap,tapi ia masih terlihat cantik.Aku melihatnya sempat menatap wajahku.Lalu namja brengsek itu menariknya masuk kedalam mobilnya.

Hari ini aku tidak berbicara sepatah katapun pada Yunsu begitu juga sebaliknya.Ia terlihat sangat murung sekali.Ingin sekali aku memeluknya.Tapi aku tidak bisa melakukannya karena sudah ada mahluk yang selalu berada disampingnya.Dan entah kenapa Yunsu selalu tersenyum saat berada disamping mahluk itu.

Pulang sekolah aku tidak langsung pulang,aku mengendarai mobilku untuk berkeliling kota Seoul.Untuk menumpahkan kegundahanku.Ternyata setelah 11 tahun aku pergi dari negara ini banyak sekali yang berubah saat ini.Aku memarkirkan mobilku disebuah taman dipusat kota.Aku turun dan berjalan masuk kedalam taman itu.Banyak pasangan yang terlihat sedang berkencan disana.Melihat mereka begitu mesra satu sama lain aku merasa iri.Dan aku mengingat Yunsu saat ini,andai saja aku bisa memilikinya.Aku pasti akan sebahagia orang2 yang ada ditaman ini sekarang.Aku kemudian berjalan kesebuah bangku kosong yang ada di depan pancuran air yang ada ditengah taman.Aku membersihkan bangku itu sebentar lalu duduk ditengahnya.Dari sini aku bisa melihat betapa indahnya pemandangan dalam taman ini.Aku menutup mataku dan merasakan segarnya udara disekitarku.Lalu seseorang tiba2 memanggil namaku.

“Cho Kyuhyun?”,

TBC

Aduh2 kalo ada cerita yang ga nyambung harap dimaklumi.Gw nulisnya buru2 dan itu juga sambung menyambung,dari hari kehari.Jadi mian kalo ga jelas gitu.Gw lagi sibuk soalnya,hahahaha.Sibuk nonton dvd suju yang numpuk yang teriak2 minta ditonton.Hahahahahaha,

^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s