My Boyfriend Is Beautiful – Part 4

Cast tambahan :

Author POV

“Sukkie,kau kenapa?”,tanya Shin Hye seraya mengambil buku menu yang ada ditangan sukkie.

“Gwenchana”,jawab Sukkie singkat,tapi wajahnya masih terlihat gugup.

“Kau seorang yeoja?”,tanya pelayan itu yang kelihatannya agak terkejut setelah mengetahui kalau orang yang ada didepannya adalah seorang yeoja.

“Memangnya kenapa?”,tanya Shin Hye pada pelayan itu.

“Aniyo,aku kira nona ini adalah seorang namja.Ia mirip sekali dengan teman SMAku.Mianhae,sudah mengganggu kenyamanan kalian”,ujar pelayan itu sambil membungkukkan badannya.

Sukkie POV

‘Mwo?Dia bilang aku mirip dengan teman SMAnya?’,pikirku kaget.AKu lalu menolehkan kepalaku untuk melihat jelas wajah pelayan ini.’Cantik,tetapi tidak secantik Shin Hye’,pikirku.Tapi aku tidak kenal siapa yeoja ini.’Apa benar aku mengenalnya?’,aku berusaha mengingatnya kembali.Tapi otakku memang sangat sulit diajak untuk kerja sama,aku tidak bisa mengingat siapa yeoja itu.Bahkan sampai kami selesai makan.

“Shin Hye-ya,aku mau kekamar mandi sebentar ya.Kau tunggu disini sebentar”,kataku

“Ne,”jawabnya singkat dengan senyum manis yang tersungging diwajah cantiknya.

Aku baru saja ingin membuka pintu kamar mandi yang tertulis LADIES,tiba2 seseorang memegang lenganku dan menarikku menjauh dari sana.

“Apa kau tidak salah masuk kamar mandi?”,tanya seorang yeoja yang ternyata adalah pelayan yang tadi.

“Aku tidak mengerti maksudmu,”ujarku setenang mungkin.’Apa yeoja ini tahu kalau aku ini seorang namja?’,pikirku.

“Kau tidak perlu pura2 tidak mengenalku,”ujarnya sambil dengan nada menggoda dan tangannya yang terus membelai wajahku.

“Maaf nona,tapi aku memang tidak mengenalmu,”ujarku ketus sambil menyingkirkan tangannya dari wajahku.

“Ehm,baiklah.Sepertinya kau memang tidak bisa mengingatku ya?Baiklah aku akan membuatmu mengingatku”,ujarnya sambil tersenyum setan.

Beberapa detik kemudian tiba2 ia langsung menempelkan bibirnya dibibirku.Sontak aku langsung mendorongnya.

“Apa yang kau lakukan hah?”,bentakku padanya.

“Apa kau sudah ingat?”,tanya kesal.

“Sudah kubilang kalau aku tidak mengenalmu,kau sepertinya salah orang nona”,ujarku ketus,tapiyang kukatakan memang benar.Aku sama sekali tidak bisa mengingat siapa sebenarnya dirinya.AKu lalu pergi meninggalkannya,namaun baru beberapa langkah aku menjauhinya,ia memanggil namaku.

“Jang Geun Suk ssi”,panggilnya yang langsung membuat langkahku terhenti saat itu juga,ia benar2 mengenalku.Aku lalu menengok kearahnya.

“Bukankah sudah kubilang kalau aku ini mengenalmu?”,ujarnya sambil tersenyum penuh kemenangan.

Aku langsung mendekatinya dan mencengkram lengannya.

“Siapa kau sebenarnya?Kenapa kau bisa mengenalku,hah?”,

“Hmm,UEE.Namaku UEE,kita dulu adalah sepasang kekasih.Apa kematian adikmu itu benar2 membuatmu lupa padaku?Sampai2 kau meninggalku begitu saja.dan pergi tanpa ada kabar.Aku tidak tahu apa yang membuatmu sampai berpakaian seperti ini,tapi yang pasti aku tahu kalau kau melakukan ini bukan karena kau punya kelainan  kan?”,ujarnya panjang lebar.

‘Mantan kekasihku?Apa ini benar?Aku memang tidak bisa mengingat masa laluku setelah adikku meninggal.Tapi apa mungkin dulu aku punya kekasih seperti dia?Dia memang cantik,tapi ia terlalu agresif.Benar2 bukan tipeku.Tapi semua yang ia kaakan tadi benar,bahkan ia tahu tentang kematian adikku’,pikirku yang masih tidak percaya akan apa yang dikatakan yeoja yang bernama UEE ini.

“Baiklah,lalu apa maumu?Aku tahu kalau ada sesuatu yang kau inginkan saat ini?”,

“Aku ingin kau kembali padaku,sayang”,ujarnya sambil membelai lembut wajahku.

“Kalau aku tidak mau bagaimana?”,

“Aku akan mengatakan pada yeoja yang tadi pergi bersamamu kalau kau adalah seorang namja.Dan kau bisa tanggung sendiri akibatnya nanti”,ancamnya.

“Baiklah kalau itu maumu.Dan au peringatkan jangan sampai ada orang yang tahu tentang penyamaranku ini,kalau tidak kau yang akan menanggung akibatnya”,ancamku balik lalu meninggalkanya.

“Tunggu sebentar”,panngilnya sambil menarik lenganku.

“Apalagi yang kau inginkan hah?”,ujarnya kesal.

“Aku hanya ingin tahu,siapa namamu sekarang.Dan juga berapa nomor ponselmu yang baru”,ujarnya sambil tersenyum manis padaku.

“Namaku Jang Sukkie,berapa nomor ponselmu nanti akan kuhubungi.Karena aku tidak mengingatnya”,

Ia lalu menyebutkan nomor ponselnya dan langsung kusimpan dalam phonebookku dengan nama,PENGGANGGU,tanpa ia ketahui pastinya.

“Aku ingin kita pergi kencan nanti.dan ingat,kau harus jadi namja,bukan yeoja”,ujarnya sambil melirik seragam yang kini kupakai.

*kita ke Shin Hye dulu waktu ditinggal Sukkie ketoilet*

Author POV

“Mereka berdua itu siapa sih?Kenapa mereka terus melihatku?Tingkah mereka mencurigakan sekali.Tunggu,bukankah itu?”,ujar ShinHye pada dirinya sendiri.

Ia sepertinya mengenal salah satu dari mereka.Ia  membayar tagihan dikasir,lalu keluar caffe hendak melihat lebih jelas kedua orang tersebut,yang salah satunya ia yakini adalah orang yang ia kenal.

“Hyung,yeoja itu mendekat kesini.Aigo,ottokhe?Hyung,Hyun Joong hyung”,ujar namja itu ketakutan.

“Aish,kau itu bisa diem tidak sih?Dia tidak mungkin mengenali kita,”ujar namja satunya lagi yang tidak lain adalah Hyun Joong.

Tapi ternyata dugaan Hyun Joong salah,Shin Hye justru semakin mendekat kearah mereka berdua.Kini kedua namja itu jadi salah tingkah.

“Hyung,ottokhe”,ujar namja itu lagi sambil meremas tangan Hyun Joong kuat2.

Walaupun penyamaran mereka bisa dibilang sudah sangat sempurna,tapi tetap saja Shin Hye yang sangat dekat dengan Hyun Joong dapat mengenali dengan cepat kakak sepupunya itu.Lalu Hyun Joong mendapat sebuah ide cemerlang.

“Jungmin-a,mianhae.Jeongmal mianhae”,ujar Hyun Joong lalu mendorong namja yang ada disebelahnya yang tak lain adalah Jungmin itu ke tembok dibelakang mereka.

“Apa maksudmu hyung?”tanya Jung Min tak mengerti,namun sedetik kemudian bibir Jungmin langsung terkunci rapat oleh bibir Hyun Joong.

“Mmmh,hyung…le..pas…kan….”,kata Jungmin sambil berusaha mendorong tubuh Hyun Joong agar menjauh.Tapi tenaga Hyun Joong lebih besar,hingga akhirnya Jungmin pasrah dengan ide gila Hyun Joong ini.

“Omma,kenapa laki2 itu mencium laki2?”,tanya seorang yeoja kecil yang melintas pada ibunya.

“Mereka itu orang gila,sudah jangan pedulikan mereka”,ujar ibu itu.

Shin Hye yang melihat tingkah laku Hyun Joong dan Jung Min pun langsung menyimpulkan kalau salah satu namja itu bukan sepupunya Hyun Joong.

“Ih,dia pasti bukan Hyun Joong oppa”,ujar Shin Hye sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah menjijikan dua namja yang ada didepannya.

Setelah itu Shin Hye pun berjalan kembali ke Caffe.

“Huft,untung saja”,ujar Hyun Joong lega setelah Shin Hye sudah menjauh.

“Ya,Park Jung Min kau kenapa?”,Hyun joong terlihat khawatir setelah melihat wajah Jung Min yang pucat seperti habis melihat hantu.

Hyun Joong sepertinya tidak sadar kalau apa yang baru saja ia lakukan itu telah merebut kesucian *cielah* bibir seksi Jung Min yang telah ia jaga selama ini.

Hiks..hiks….

Jungmin mulai menangis.Ia membalikkan wajahnya ketembok sambil memukul2 tembok itu pelan.

“Hyung,kau…”,Jung Min sepertinya sangat sedih hingga tak mampu berkata2 sekarang.

“Ya,kenapa kau menangis.Diamlah,semua orang melihat kita sekarang”,Hyun Joong berusaha menenangkan dongsaengnya ini.Karena ia belum sadar kalau melakukan sesuatu hal yang salah pada Jung Min.

“Karena kau telah menodai kesucianku (?) kau harus menuruti semua keinginanku”,ujar JungMin dengan tatapan mata yang sangat menakutkan.Sepertinya ia benar2 kesal karena Hyun Joong sudah mencuri ciuman pertamanya tadi.

“Wae?Aku tidak berbuat salah padamu?”,Hyun Joong yang sepertinya jadi babo gara2 nyium jungmin tadi*apa hubungannya coba?*.

“Pokoknya aku ga mau tahu,titik”,ujar Jungmin lalu meninggalkan Hyun Joong sendirian.

*kita balik lagi kedalam caffe*

“Shin Hye-ya,mianhae.Apa tadi aku terlalu lama?”,ujar Sukkie yang duduk didepan Shin Hye.

“Aniyo”,tanpa mengalihkan pandangannya yang masih terpaku pada Hyun Joong dan Jung Min yang sedang bertengkar diluar.

Sukkie pun akhirnya mengikuti arah pandang Shin Hye.Ia sangat terkejut ketika melihat dua namja yang dari tadi mengikutinya ternyata adalah Hyun Joong dan juga Jung Min.

“Sukkie”,panggil ShinHye tanpa menoleh pada Sukkie,”Kau lihat pria itu?”,sambil menunjuk Hyun Joong.

“Ne,wae?”,sukkie terlihat agak khawatir.

“Mereka itu Gay,dan sepertinya pria itu (menunjuk Hyun Joong) telah melukai hati kekasihnya (menunjuk JungMin)”,jelas Shin Hye sambil memperlihatkan wajah sedihnya.

“Kau tahu dari mana kalau mereka itu Gay?”,tanya sukkie yang heran akan kata2 Shin Hye barusan.

“Tadi,aku mengira kalau orang itu (menunjuk Hyun Joong) adalah Hyun Joong oppa *emang itu dia*,tapi ketika aku ingin mendekati mereka,meraka malah berciuman.Tapi ternyata aku salah.Hyun Joong oppa ga mungkin jadi gay hanya karena ditolak terus sama Hyori noona.Iyakan?”,

“Ne,itu tidak mungkin Hyun Joong hyu..eh maksudku Hyun Joong oppa.Mungkin mereka hanya mirip saja.Kalau begitu ayo kita pergi dari sini,”ajak Sukkie.

“Aku sudah membayar tagihannya”,ujar shinhye ketika sukkie hendak mengeluarkan dompetnya dari dalam tas.

“Kenapa kau yang membayarnya?Ya sudah,kalau begitu nanti malam aku akan memasak semua makanan kesukaanmu sebagai permintaan maafku hari ini,karena terus membuatmu menunggu dari tadi”,ujar Sukkie.

“Kkaja”,ujar ShinHye sambil menarik tangan Sukkie.

Mereka melewati hari ini dengan gembira.Sukkie membelikan ShinHye sebuah CD boyband kesayangan ShinHye,TVXQ.

Drrrrt….Drrrrtt…

Ponsel ShinHye yang ada diatas kulkas bergetar.Shinhye yang sedang membantu Sukkie memasakpun langsung menjawab telponnya.

“Yoboseyo”,sapanya

“…”,

“Mwo,kenapa omma baru bilang hari ini?”,

“…”,

“Arraso,omma hati2 ya”,ujar ShinHye mengakhiri pembicaraannya.

“Apa tadi ahjuma yang menelpon?”,tanya Sukkie yang sedang konsentrasi mengaduk masakannya.

“Ne,omma bilang kalau ia akan ke Jeju selama seminggu.Ia bilang harus menggantikan temannya yang sakit kemarin,”ujar ShinHye santai.

Berbeda dengan sikap ShinHye yang terlihat santai dengan kepergian Ommanya selama seminggu.Sukkie nampak sangat terkejut dengan situasi yang sedang dihadapinya saat ini.Ia harus berdua saja bersama ShinHye selama seminggu ini.

Sukkie POV

“Apa tadi ahjuma yang menelpon?”,tanyaku setelah ia kembali kedapur.

“Ne,omma bilang kalau ia akan ke Jeju selama seminggu.Ia bilang harus menggantikan temannya yang sakit kemarin,”ujarnya santai.

‘Mwo?Seminggu?Ini artinya aku hanya berdua dengannya selama seminggu ini?Ottokhe?’,pikirku panik.

Mian,wat yang nunggu kelanjutan FF ini,*emg ada ya?*

Gw lagi ga ada ide,jadi ckup disini dlu yah…

Kalo gw udh ada ide lagi pasti gw lanjutin secepatnya,^^

 

My Boyfriend is Beautiful – Part V

My Boyfriend is Beautiful – Part III

2 thoughts on “My Boyfriend Is Beautiful – Part 4

  1. Ping-balik: My Boyfriend is Beautiful – Part V | Love Fanfiction

  2. Ping-balik: My Boyfriend is Beautiful – Part 3 | Love Fanfiction

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s