Because I Don’t Know How to Love

Author:;: Cherry>w<

Title:;: Because I Don’t Know How To Love

Cast(s):;: Cho Kyuhyun, Lee Sungmin

Genre:;: Angst, Roman, Yaoi

Summary:;: Maafkan aku yang tak mengerti arti cinta…

Disclaimer:;: Kyu punya Min. Min punya Kyu. Ffnya punyaku! >.<

A/n:;: Adaptasi(?) dr vid FT Island ‘because I don’t know how to love’. Tp agak beda. Ini ff lamaku, jadi masih aneh banget!! >.< selamat membaca~ n don’t forget to coment! >w< *bow

“Kyu, gimana cara mainnya sih?” rajuk Sungmin. Kyuhyun yang sibuk dengan pspnya menoleh sedikit.

“Hm?”

“Ini.” Sungmin menunjuk layar notebook didepannya.

“Ah! Hyung! Hati-hati! Ish!” Kyuhyun beranjak dari kasurnya dan merebut tempat Sungmin.

“Kyu! Akh!” Sungmin terjatuh dari kursinya. Kyuhyun langsung sibuk dengan game yang hampir digagalkan Sungmin.

“Kyu!” pekik Sungmin menggembungkan pipinya kesal.

“Sorry, Hyung.” Ujar Kyuhyun tanpa menoleh.

Sungmin berdiri lalu merangkul leher Kyuhyun dari belakang.

“Gimana caranya?” Tanya Sungmin. Kyuhyun tak menjawab.

“Kyu!” bentak Sungmin.

“Aissh! Hyung jangan ganggu, dong!” Kyuhyun melepas tangan Sungmin. Sungmin yang awalnya memang bertumpu pada pundak Kyuhyun jadi kehilangan keseimbangannya.

GUBBRRRAKKK

PRRAANNNNGGGG

“Aw…” rintih Sungmin. Dia melirik asal suara disampingnya.

Setangkai bunga matahari tergeletak disamping pecahan vas.

“Ah, sorry Hyung.” Ucap Kyuhyun tanpa menoleh, lagi. Dia tersenyum sendiri tanpa melepaskan pandangannya dari layar notebook-nya.

“Kh…” Sungmin menahan nafas berat. Dia beranjak dari duduknya dan membuka pintu kasar.

BRRRRAAKKKK

Benturan pintu membuat Kyuhyun tersentak.

“Min?” Kyuhyun menoleh kebelakang dan tak mendapati sosok Sungmin disana.

“Ah, paling ke kamar mandi.” Kata Kyuhyun santai lalu kembali melanjutkan gamenya.

Beberapa saat kemudian dia sudah menyelesaikan gamenya. Dia baru sadar bahwa Sungmin tak kunjung tampak. Dan dia mulai mencari.

“Hyung..?” panggil Kyuhyun.

“Hyung?” Kyuhun membuka satu persatu pintu di rumahnya tetapi tak menemukan sosok Sungmin dimanapun.

“Aish, ke mana sih?!” Kyuhyun meraih ponselnya yang berada disamping netbooknya.

Tuut.. tuut.. tuut..

“Aish!” Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi. Dia menoleh kearah jendela.

Dan tampak Sungmin sedang berdiri disana diguyur hujan yang entah sejak kapan turunnya.

“!!” Kyuhyun bergegas menyambar jaket dan keluar.

“Hyung!” panggil Kyuhyun setengah berteriak. Sungmin tersentak. Tanpa menoleh kebelakang dia berlari.

“Hyung!” seru Kyuhyun lagi. Sungmin masih terus berlari.

“Hyung kenapa!? HYUNG!!” panggil Kyuhun keras. Sungmin membalikan wajahnya, memperlihatkan matanya yang bercucuran air mata. Bibirnya beku menggigil kedinginan. Kyuhyun berlari menuju Sungmin.

Sungmin membalikan wajahnya dan kembali berlari.

Tanpa menyadari adanya mobil kencang yang melaju kearahnya.

BRRAKKKK

Kyuhyun tercengang melihat sesosok tubuh mungil terpental ditengah jalan itu.

“HYUUNGGGGGG!!!!!”

~

Perlahan foto yang tertempel di dinding itu terbelah dua. Memisahkan gambar dua namja itu.

Gambar yang tersenyum bahagia.

Kyuhyun meremas foto dalam genggamannya. Air mata terus membanjiri pipinya. Tenggorokannya tercekat. Dia terus menggigit bibir bawahnya hingga berdarah.

“Min… nie…” andai bisa berteriak, dia pasti berteriak sekarang. Andai bisa melampiaskan emosinya, barang-barang disekitarnya pasti sudah hancur sekarang. Andai dia masih memiliki kesempatan kedua, dia pasti akan memeluk erat Sungmin sekarang. Andai bisa….

Ya, dia hanya bisa berandai-andai sekarang. Karena harapannya sudah hancur.

Hancur…

“Humm…” Kyuhyun membolak-balik handycam di tangannya. Tak lupa dia memasangkan sebuah pita bewarna pink pada benda elektronik itu.

“Kyu!” panggil Sungmin. Kyuhyun menoleh dan dengan cepat menyembunyikan handycam tersebut dibalik punggungnya.

“Hm? Apa yang kau sembunyikan?” Tanya Sungmin manis.

“Um…” Kyuhyun ragu, berusaha menyembunyikan hadiahnya. Matanya berputar mencari alasan, dan mendapati setangkai bunga matahari disampingnya.

“Ini!” Kyuhyun mencabut salah satu bunag itu dan memberikannya pada Sungmin, yang menerimanya dengan ragu.

“Bukan ini! Tapi yang dibelakangmu!” Sungmin menunjuk Kyuhyun.

“Hum… um…” keringat dingin mulai menetes.

“Apa sih? Lihat!” Sungmin menarik tangan Kyuhyun. Tapi dengan cepat ditangkis oleh sang pemilik tangan.

“Akh…” Sungmin meringis sembari memegang tangannya. Kyuhyun segera mendekat dan tanpa sadar memperlihatkan benda ditangannya. Mata Sungmin berbinar begitu melihat benda itu.

“Waaaa! Handycam!!!”

“Eh?” Kyuhyun menoleh kearah pandangan Sungmin. “Jadi Hyung hanya mempermainkanku? Demi melihat benda ini?” Kyuhyun mengangkat handycam itu.

“Aku sudah khawatir tahu!” bentak Kyuhyun. Sungmin menggembungkan pipinya sedikit kesal.

“Kan aku penasaran.” Sergah Sungmin.Kyuhyun hanya tersenyum melihat sikap hyung-nya.

“Ahahaha. Hyung imut!” Kyuhyun mencubit hidung Sungmin sekilas lalu menyodorkan handycam itu.

“Kau harus tahu alasanku memberimu ini. Jadi jangan tanya aku.” Ujar Kyuhyun. Pipinya mulai memerah.

Sungmin terdiam, lalu tersenyum.

“Tentu saja. Aku mencintaimu, Kyu.” Sungmin mengecup pipi Kyuhyun. Membuat semburat merah itu semakin merekah.

Air mata membasahi seluruh bajunya. Matanya memerah. Bibirnya mengeluarkan cairan merah yang segar.

“Ukh… MIN! JANGAN BERCANDA!!! KAU BILANG KAU BELUM BISA MEMAINKAN GAME ITU, KAN!? MAKANYA CEPATLAH KEMARI!!! TINGGALAH BERSAMAKU!!!”

Kyuhyun tahu, sekeras apapun dia berteriak Sungmin tak akan pernah kembali.

Dia tahu itu.

“KEMARILAH!!! KEMBALI!!! AKAN KUBERIKAN YANG KAU MAU!!! KEMBALI!” nafas Kyuhyun mulai terengah.

“SUNGMIN!!! KATAKAN KAU MENCINTAIKU!!! KATAKAN!!! KEMARI! KAU JANGAN BERCANDA! INI TAK LUCU!!! Argghhhhh!” Kyuhyun terjatuh, mencengkram dadanya yang bergemuruh hebat.

“LEE SUNGMIN! DENGARKAN AKU!!! JAWAB AKU!!!” Kyuhyun mengerang. Dia mencengkram kepalanya kuat, berusaha mencari cahaya yang tersisa dalam dirinya. Tapi tak berhasil. Semua cahayanya telah dibawa Sungmin pergi. Hingga akhirnya dia terjatuh dalam kegelapan.

Kyuhyun tersenyum menatap Sungmin yang tertidur dibahunya. Perlahan dielusnya pipi putih itu. Dan dengan lembut dikecupnya puncak kepala Sungmin.

“Mm…” Sungmin mengerutkan alisnya, tanda merasakan sesuatu terjadi pada tubuhnya.

Kyuhyun tertawa kecil melihatnya.

“Hatchhing!” Sungmin terbangun mendengar suara itu. Lalu menoleh pada namja disampingnya.

“Hehehe, Cuma bersin. Hyung tidur aja lagi.” Kyuhyun mengelus kepala Sungmin.

“Ah~ nggak bisa tidur lagi…” rengek Sungmin manja. Kyuhyun tersenyum kecil.

“Kalau tak bisa, ya nggak usah. Diamlah dalam posisi ini. Gantian aku yang tidur.” Kyuhyun menyandarkan kepalanya diatas kepala kekasihnya. Lalu perlahan menutup matanya.

“I love you…” bisik Sungmin lembut. Kyuhyun membuka matanya sedikit.

“I love you more…”

Perlahan keduanya menutup mata. Membiarkan dunia menjadi milik mereka.

Angin bertiup perlahan. Menggoyangkan bunga-bunga matahari didepan mereka secara lembut.

“Min…” Kyuhyun membuka matanya perlahan. Membiasakan matanya dengan cahaya mentari yang masuk kedalam kamarnya.

Ting tong

Kyuhyun masih terdiam, berusaha mengumpulkan semua nyawanya.

Ting tong ting tong

Dia masih diam di tempat, meyakinkan suara yang didengarnya.

Ting tong ting tong

Kyuhyun beranjak dari posisinya. Dia berjalan dengan gontai menuju pintu. Dan perlahan membuka pintu.

“Anneyong~” sapa namja manis didepan pintu itu.

Kyuhyun terbelalak menatap sosok didepannya.

Apakah ini mimpi?

“Ada apa, Kyu? Wajahmu pucat? Matamu kok bengkak? Ah, semalam kau pasti sibuk main game, kan.” Tebak lelaki didepannya sembari masuk kedalam ruangan.

Kyuhyun masih menatap sosok itu tak percaya. Dadanya bergemuruh hebat.

“Min.. nie…?”

Namja itu menoleh.

“Ne?”

Kyuhyun terdiam. Menatap namja didepannya tegang.

“Kau tak apa, Kyu?” Sungmin memegang dahi Kyuhyun.

“Ah, um…” Kyuhyun melepas perlahan tangan Sungmin. Matanya berkeliling mencari alasan, tapi matanya justru menemukan sesuatu.

Foto yang terpisah kini telah bersatu kembali. Tanpa sedikitpun terlihat bekas sobekan.

“Kau benar Sungmin hyung…?”

“Tentu saja. Kau kenapa sih, Kyu? Ini aku.”

Ini aku.

Kalimat yang benar-benar ingin didengar Kyuhyun sekarang.

“Min…” tanpa sadar air mata kembali mengalir perlahan di pipi putih Kyuhyun.

“Eh!? Kyu!? Kau kenapa?” Sungmin mengangkat kepalanya. Berusaha melihat wajah Kyuhyun yang tertunduk.

“A… aniyo.” Kyuhyun menghapus airmatanya perlahan. Lalu tersenyum.

“Gwenchana.”

“Eh?” Sungmin terpaku melihat senyuman Kyuhyun.

Sesuatu yang selalu dinantikannya.

Senyuman tulus seorang Cho Kyuhyun.

~

“Kyaaaaaa! Cantiknya!” Sungmin berlari kecil ke tengah-tengah padang. Dan bermain-main dengan bunga-bunga yang bermekaran dengan indahnya.

Kyuhyun tersenyum menatap hyung-nya yang seperti anak kecil itu.

“Kyuhyun! Kemarilah!” seru Sungmin riang. Kyuhyun berjalan perlahan kearah Sungmin sembari merekam langkahnya dengan handycam milik Sungmin.

Karena terlalu konsentrasi pada layar handycam, Kyuhyun jadi tidak memperhatikan depannya. Tanpa dia sadari, obyek yang dia rekam justru menghilang.

“Lho? Sungmin?” Kyuhyun menurunkan handycam tersebut.

“Hyung?” panggil Kyuhyun.

Tak ada jawaban.

“WAAAAA!” Sungmin memeluk Kyuhyun dari belakang. Kyuhyun menoleh.

“Hyung!” serunya. Sungmin melepaskan pelukannya lalu tertawa kecil.

Tiba-tiba Kyuhyun kehilangan control tangannya. Handycam yang tadinya bertengger di tangannya perlahan jatuh.

“EH!!” dengan bersamaan Kyuhyun dan Sungmin berusaha meraih benda yang terjatuh itu. Dan saat itu juga kaki Kyuhyun tersandung, menyebabkan keduanya jatuh bebas keatas rerumputan.

Keduanya saling bertatapan. Saling memberi sinyal yang hanya diketahui oleh mereka. Perlahan wajah keduanya mendekat seiring debaran jantung mereka.

Dan bunga-bunga matahari yang berada disekeliling mereka menjadi saksi bisu atas pertemuan dua bibir itu.

~

“Ukh… nggak kuat lagi…” keluh Sungmin sembari memegangi perutnya.

“Kalau ngga kuat jangan dipaksakan, Hyung.” Ujar Kyuhyun khawatir. Sungmin hanya meringis.

“Kan nggak boleh menyisakan makanan.”

“Tapi kalau menyiksa diri justru tambah nggak boleh.” Kata Kyuhyun. Sungmin tersenyum.

“Ja, kajja. Bentar lagi kayaknya mau hujan.” Kyuhyun berdiri dari duduknya.

“Ne.” Saat Sungmin akan berdiri, Kyuhun mengulurkan tangannya.

“Kajja.” Kyuhyun tersenyum. Sungmin ikut tersenyum lalu menyambut uluran tangan Kyuhyun.

~

Sungmin merentangkan tangannya. “Ah~ capek~”

Kyuhyun hanya tersenyum sembari mengunci pintu. “Istirahat dulu. Aku mau mengerjakan sesuatu.”

“Temenin tidur~” rengek Sungmin manja.

“Manja.” Kyuhyun mengacak rambut Sungmin pelan lalu naik keatas kasurnya. “Sini.” Kyuhyun menepuk tempat disebelahnya. Lalu Sungmin berbaring di tempat tersebut.

“Have a nice dream.” Kyuhyun mengecup kening dan mata Sungmin pelan. Sungmin terseyum lalu perlahan menutup matanya.

Setelah memastikan Sungmin benar-benar tertidur lelap, Kyuhyun beranjak dari kasurnya dan berjalan mencari handycam milik Sungmin.

“Hem!” Kyuhyun meraih gitarnya setelah mempersiapkan semua perlengkapannya.

Lalu dia mulai bernyanyi didepan handycam Sungmin.

~

“Kyu, gimana cara mainnya sih?” rajuk Sungmin. Kyuhyun yang sibuk dengan pspnya menoleh sedikit.

“Hm?”

“Ini.” Sungmin menunjuk layar notebook didepannya.

Kyuhyun terdiam sesaat mengingat kejadian yang entah kapan terjadi.

“Sini, aku ajarin.” Kyuhyun beranjak dari kasurnya dan berjalan menuju Sungmin.

“Gini caranya.” Kyuhyun menekan tombol-tombol keypad. Sesekali dia menjawab pertanyaan Sungmin saat bertanya. Perlahan Sungmin mengerti lalu melanjutkan game dengan sendiri.

“Waaaaaii! Berhasil!!!” seru Sungmin senang.

“Wah! Hyung hebat!” puji Kyuhyun.

“Jeongmal?” Tanya Sungmin senang. Kyuhyun mengangguk.

” Gomawoyo Kyu!” Sungmin memeluk Kyuhyun.

Kyuhyun terpaku beberapa saat. Sudah sangat lama sejak dia terakhir kali merasakan kehangatan itu.

Dia sangat merindukannya.

“Kh…” Kyuhyun melingkarkan tangannya pada tubuh mungil Sungmin.

Sungmin tersenyum mendapat perlakuan seperti itu dari Kyuhyun. Perlahan dipejamkannya matanya. Dan menghirup aroma tubuh Kyuhyun dalam-dalam.

“Promise to be by my side forever.”

“..” Kyuhyun terdiam.

Sungmin yang tak kunjung mendapatkan jawabannya mendongakan kepala.

“Kyu?” Tanya Sungmin. Kyuhyun membenamkan wajahnya, dan semakin mengencangkan pelukannya.

“You too.” Bisik Kyuhyun. Terdengar suaranya sedikit bergetar.

Sungmin tersenyum dan menganggukan kepalanya pelan. lalu kembali membenamkan kepalanya dalam dada Kyuhyun.

Mereka berepelukan cukup lama sampai Sungmin merasa sesak nafas dan melepaskan pelukannya.

“Kyu, aku pulang dulu, ya. Udah mau malam.” Ujar Sungmin sembari membuka pintu.

“Aku antar, hujan tuh.” Kyuhyun menunjuk jendela. Dan memang benar hujan turun dengan derasnya, mengetuk-ketuk kaca jendela kamar.

Sungmin mengangguk. Kyuhyun mengambil payung dan segera menyusul Sungmin yang beberapa langkah didepannya.

Mereka bercanda riang sepanjang jalan. Tiba-tiba mata Sungmin menangkap bayangan setangkai bunga matahari diseberang jalan.

“Ah! Lihat, Kyu! Aku ambil, ya.” Sungmin menunjuk bunga tersebut dan berlari keluar dari payung Kyuhyun.

“Ah! Hyung!” Kyuhyun mengejar Sungmin karena melihat hujan masih terus menetes.

“Ne?” Sungmin menoleh.

Tanpa menyadari adanya mobil kencang yang melaju kearahnya.

Kyuhyun tersentak.

Dia berlari dan mendorong tubuh mungil Sungmin. Sesaat dia tersenyum pada Sungmin lalu menoleh pada arah mobil.

BRRAKKKK

Sungmin tercengang melihat pemandangan tragis diepannya.

“KYUHYUN!!!”

~

Sungmin terisak. Air matanya tak bisa berhenti jatuh sementara rekaman didepannya terus berputar.

+” The you I love, is leaving me
Though I haven’t yet said a word in my defense

The you I love, says she wants to be happy
I haven’t been able to say a word in pleading

Always, looking at your sad expression
I neglected you under the pretense of being busy
Because I was a wretched fool

I didn’t know then
Because I didn’t know how to love
Because I didn’t know how to hold you warmly

That a soft heart
Would collapse and fall, I didn’t know
And without thinking, I turned away from you

I didn’t know then
Because I didn’t know how to love
I came to leave you alone

Even saying sorry seems awkward
So I’ve passed you by again, pretending not to know

Even if you meet someone else,
He’ll probably be better than me
Because of this, I’m sending you away

Even if I meet someone else,
It’ll never be you
Because of this, I can’t erase you

All that’s left is a sorry heart
All I have left to say is goodbye
Even though my heart knows

I didn’t know then
Because I didn’t know how to love
Because I didn’t know how to hold you warmly

That a soft heart
Would collapse and fall, I didn’t know
And without thinking, I turned away from you

I didn’t know then
Because I didn’t know how to love
I came to leave you alone

Even saying sorry seems awkward
So I’ve passed you by again, pretending not to know

Even though I know now
Even though I know how to love
The person whom I wish to love isn’t here

A love that has given only tears
I hope everyone will forget and be happy at all costs
Everyday, while crying, all I do is pray

That in my next life, I won’t have a young love
When I really understand love,
If I meet you then, I’ll take you into my arms
So that we’ll only have happy dreams

Even though now, I’m sending you away” Kyuhyun menyanyi dengan pemandangan padang bunga matahari disekelilingnya. +

“Kyu…” Sungmin menyentuh layar didepannya.

+”Minnie, jika saat ini aku tak berada di sisimu…” Kyuhyun menyeka air matanya.+

“Kyu…” air mata terus saja menetes.

+”Kumohon, bertahan hiduplah. Setidaknya bertahan hiduplah demiku.”+

“Kh…. Hyun… Kyu….”

+”Jeongmal saranghaeyo, Hyung…”+

“Kembali… Kyu…” Sungmin jatuh tertunduk. Tangannya terus menggenggam sebuah bingkai dengan pita hitam.

Dia tak kuasa melihat foto dalam dekapannya.

+”I love you.”+

“I love you more…”

+”Saranghae nae Minnie.”+

“KYU!!!!!!!!!!!!!!!!!”

__>///<
hwaaaaaaaa!!! ancur banget!!! *lompat2(?)* kurasa klo ini gk ada yg komen pun wajar… tp ak masih berharap ada yg komen TT__TT *ngesot2(?)*

2 thoughts on “Because I Don’t Know How to Love

  1. awal’a aq kra minnie bneran nnggalin kyu,ternyata mmpi y?
    Krain jg bkalan happy ending,tpi pas bgian kyu ngambil gtar nd hndycam,prasaan Q dah g enk,trnyata bner kyu nnggalin minnie,
    hua……….jgn sdih minnie,
    tak da kyu,aq pun jdi *d geplak kyu*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s