(Teaser) At Least I Still Have You

“Hyung, aku datang!!” suara itu menggema hingga seluruh sudut rumah besar itu. Namja itu terus berjalan mengelilingi rumah hingga seorang namja manis turun dari tangga dengan sedikit berlari.

“Kyu!!!” sambut namja manis itu, berlari ke pelukan namja yang lebih tinggi darinya itu, yang menatapnya dengan senyum lebar yang khas.

Kyuhyun tersenyum melihat raut bahagia Sungmin. Dia mengelus lalu mengecup puncak kepala Sungmin dengan lembut. Kemudian Kyuhyun melepas perlahan pelukan Sungmin, tapi namja manis itu enggan melepas tangannya. Akhirnya terpaksa Kyuhyun mengalah dengan membiarkan tangan Sungmin tetap melingkar di tubuhnya, tapi Kyuhyun menarik dagu Sungmin hingga mata mereka bertemu.

“Ingat hari ini, kan?” Tanya Kyuhyun. Sungmin mengerlingkan matanya. Kyuhyun tersenyum lalu mengecup bibir tipis Sungmin lembut. “Your birthday, Honey Bunny…”

Sungmin tersenyum lalu menarik kerah baju Kyuhyun hingga bibir mereka kembali bertemu. Dia melumat lembut bibir bawah Kyuhyun. Kyuhyun membalasnya dengan melumat tiap sisi bibir atas Sungmin. Awalnya memang ciuman lembut, tapi lama kelamaan masing-masing dari mereka menginginkan yang lebih dari satu sama lain.

“Eungh…” erangan Sungmin semakin membuat hasrat Kyuhyun semakin naik. Dia mulai memasukan lidahnya diantara bibir Sungmin, yang diterima dengan senang hati oleh namja penggila marna merah muda itu.

“Jangan salahkan aku kali ini… kau yang memulainya.” Ucap Kyuhyun lalu kembali mencium liar Sungmin.
“Kalau kau berani, silakan.” Sungmin terkekeh pelan sambil tersenyum nakal. Kyuhyun balas tersenyum setan. Dia menggendong Sungmin dengan bridal style lalu berjalan dengan hati-hati menuju lantai atas, melewati tangga dan koridor yang cukup luas. Selama perjalanan menuju kamar Sungmin, Kyuhyun tak lupa terus mencumbui namja dalam gendongannya, hingga terdengar suara erangan dan desahan Sungmin diseluruh koridor.

BRAKKK

Pintu ditutup dengan sedikit keras dengan kaki Kyuhyun. Dan dari luar kau dapat mendengar teriakan kesakitan dan nikmat dua namja yang saling memadu cinta itu.

░▒▓▓▒░

Kyuhyun berjalan mendekati Sungmin yang berada didepan meja makan. Di tangannya terdapat sebuah kue berukuran besar. Kyuhyun tersenyum sambil terus menyanyikan lagu ulangtahun untuk Sungmin, sembari meletakan kue tersebut diatas meja.

“Make a wish.” Ucap Kyuhyun sembari mengulurkan tangannya dan mengelus pipi Sungmin. Namja manis itu mengangguk lalu mengatupkan kedua matanya dan menautkan kedua tangannya.
Saat Sungmin berdo’a, Kyuhyun terus memandangi wajah dari namja didepannya. Dengan seksama Kyuhyun mengamati setiap lekuk wajah –yang menurut Kyuhyun- sempurna milik Sungmin. Setiap lekuknya dia teliti sampa rinci, tak ada yang terlewat seinchipun.

Sungmin membuka kembali kedua matanya, lalu menatap Kyuhyun dalam sebelum meniup lilin yang berada diatas kue. Sungmin mengangkat kepalanya dan tersenyum pada Kyuhyun.

“Waktu terlewati tanpa terasa. Waktu yang kita luangkan bersama tak dapat kuhitung lagi. Setiap detik bersamamu adalah waktu yang kunanti setiap saat. Maaf jika aku merepotkan dan terimakasih atas selama ini.”

Kyuhyun mengenyitkan kedua alisnya. Dia menatap Sungmin tak mengeti. Bukannya merasa aneh dengan apa yang dikatakan Sungmin. Hanya saja, jika seorang Sungmin yang mengatakannya itu… terdengar sangat aneh. Apalagi dengan tatapan nanar Sungmin yang tak bisa Kyuhyun artikan apa maksudnya. “Kenapa kau berkata seperti akan pergi jauh?”

Sungmin hanya tersenyum tipis, matanya meredup. “Sudah 3 tahun aku tak bernteraksi dengan dunia luar.”

Kyuhyun terdiam. Dia mengerti maksud Sungmin. Tangannya perlahan lepas dari pipi Sungmin. Tapi matanya tak lepas dari mata Sungmin yang memancarkan sesuatu disana.

“Apa kau… ingin mencoba melihat dunia luar lagi?” Tanya Kyuhyun pelan. Sungmin mengangkat wajahnya dan menatap Kyuhyun dalam. Dia menggeleng kecil.

“Aku belum bisa menaklukan phobiaku. Kau tahu, kan, banyak alasan aku menjadi hikikomori?” Sungmin tersenyum tipis, terpaksa. Kyuhyun mengangguk. “Bahkan… terkadang walau hanya dalam dunia maya saja aku bisa takut saat berinteraksi dengan orang lain.” Mata Sungmin meredup. Kyuhyun menatap Sungmin penuh perhatian. Dia sebenarnya tahu apa yang Sungmin inginkan, dan masa lalu Sungmin yang membuatnya sampai seperti ini sekarang, tapi apadaya, Kyuhyun tak sehebat itu untuk menanganinya. Yang ia bisa lakukan sekarang hanyalah berada disisi Sungmin agar membuatnya tenang dan percaya masih ada orang yang mendukungnya.

“Tak apa, kau masih punya aku.” Kyuhyun tersenyum lembut sembari meraih tangan Sungmin yang ada diatas meja dan mengelus punggung tanganya lembut. Sungmin tersenyum dan membalas elusan tangan Kyuhyun. Dia mengangkat tangan Kyuhyun dan menempelkannya di pipinya. Sungmin memejamkan matanya, menikmati hangat tangan namja dihadapannya.

“Don’t leave me. Please…”

“Of course. I can’t leave you.” Kyuhyun menarik tangannya kembali lalu beranjak dari kursinya dan mendekati kursi Sungmin. Dipeluknya namja itu dengan lembut dan penuh perasaan. Kyuhyun menumpahkan semua perasaannya lewat pelukan hangat itu, begitupun Sungmin, dia balas memeluk erat Kyuhyun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s