My Boyfriend is Beautiful – Part VII

Shin Hye membelalakan matanya melihatku. Ia nampak tak percaya dengan penglihatannya saat ini. Tentu saja, karena kini aku bertatap muka dengannya sebagai Jang Geun Seuk.

“Mianhae,apa kau terluka?”,tanyaku yang membuyarkan lamunannya.

“Gwe…gwenchana..”,

Aku baru saja ingin mengulurkan tanganku hendak membantu Shin Hye untuk berdiri,tapi ada sebuah tangan yang mencengkram erat lenganku,sambil menatapku tajam.Orang itu ternyata adalah Yong Hwa.

“Biar aku saja”,ujarnya. “Shin Hye-ya,gwenchana?”,Tanya Yong Hwa sambil membantu Shin Hye untuk berdiri.

“Yong Hwa sonsaeng?”,Shin Hye tampak terkejut melihatnya.

 “Sebaiknya kita pulang dan mengobati lukamu”,ujar Yong Hwa

“Aniya sonsaeng,ini hanya luka biasa. Lagipula aku kesini untuk bertemu dengan Sukkie. Dia pasti akan kebingungan kalau melihatku tidak ada disini”,ujar Shin Hye sambil melepaskan tangan Yong Hwa yang tadi memegang lengan kanannya.

“Apa ini misimu?Kau mau mengakui siapa dirimu sebenarnya?”,bisik UEE padaku.

“Bukan”,

Yong Hwa lalu memberi isyarat padaku untk mengatakan sesuatu pada Shin Hye.

“Mianhae,apa kau ke sini untuk bertemu dengan Jang Sukkie?”,

“Ne,darimana kau tahu?”, Shin Hye menatapku bingung

“Kenalkan,Jang Geun Seuk imnida,aku kakak dari Jang Sukkie dan ini kekasihku UEE”,

Shin Hye nampak terkejut ketika aku bilang bahwa aku adalah kakak dari Sukkie, terlebih saat aku bilang kalau UEE adalah kekasihku.Awalnya UEE juga nampak terkejut,tapi untungnya ia bisa berakting dengan baik,dengan memeluk erat lengan kananku.Huh,aku berharap setelah ini aku tidak akan bertemu lagi dengan wanita menyebalkan ini. Kalau bukan demi Shin Hye sudah kutegang jauh-jauh dia.

Shin Hye POV

‘Jadi dia sudah punya kekasih. Ya Tuhan, kenapa kau mempertemukanku dengannya di saat seperti ini. Disaat dia sudah punya kekasih’,

Author POV

Shin Hye langsung tertunduk lesu mendengarnya.

“Gwenchanayo?”,Tanya Geun Seuk. Ia nampak khawatir karena Shin Hye tiba-tiba langsung menunduk lesu.

“Gwenchana”,ujarnya sambil menyunggingkan sebuah senyum yang terlihat sangat terpaksa.

“Apa kau yakin?”.tanya Geun Seuk ragu

“Ne”,ujarnya sambil tersenyum lagi. Shin hye memang tidak mengalami luka serius dibagian tubuhnya. Tapi ia mendapat luak yang cukup dalam didalam hatinya. Bagaimana tidak,seseorang yang sudah lama kau cintai,walaupun untuk bertemu dengannya hanyalah sebuah mimpi tapi ia tetap menjaganya. Namun kenyataan berpihak lainpadanya. Orang yang selama ini telah ia tungguu,ternyata telah memiliki cinta di hatinya.

“Kau tidak perlu mengkhawatirkan keadaan Shin hye. Aku yang akan bertanggung jawab padanya. Sekarang katakana saja apa maksud kedatanganmu ketempat ini?”,ujar atau lebih tepatnya perintah Yong Hwa untuk mempersingkat pertemuan kami.

“Ehm,baiklah kalau begitu. Aku kesini hanya ingin menyampaikan pesan dari adikku Sukkie. Dia bilang kalau sebenarnya dia hari ini ada janji untuk bertemu dengan temannya yang bernama Park Shin Hye di tempat ini. Tapi karena ada suatu urusan yang harus diselesaikannya, makanya ia tidak bisa menemuimu. Ia tadinya hanya berniat memperkenalkanmu padaku. Dia juga minta maaf karena tidak bisa menghubungimu langsung karena ponselnya mati, dan dia tidak hafal no ponselmu, jadi dia tidak bisa menghubungi sama sekali. Dan aku juga ingin mengatakan sesuatu padamu. Terima kasih karena selama ini kau mau berteman dengan adikku dan mau menerimanya dirumahmu. Tadinya aku ingin membawanya ke Jepang untuk ikut denganku. Tapi dia menolak ikut denganku,jadi sekarang aku mohon agar kau mau menjaganya lagi jika kau tak keberatan”,ujar Geun Seuk panjang lebar.

“Aku tak pernah keberatan jika Sukkie mau tetap tinggal di rumahku. Aku sangat menyayanginya seperti saudaraku sendiri. Tapi sebenarnya Sukkie pergi kemana saat ini?”,

“Ehm, dia pergi ke Jepang karena ada salah seorang teman baiknya di sana yang sedang sakit,makanya dia langsung ke Jepang untuk menjenguknya”,

“Apakah dia kekasihnya Sukkie?”,Tanya Shin hye lirih. Ia seperti terdengar sedih saat mengatakan pertanyaan barusan.

“Aniya,dia itu seorang yeoja. Namanya Masashi Yuki, teman baik Sukkie saat dia sekolah di Jepang. Mereka berteman dekat sejak SMP, makanya Sukkie langsung terbang ke Jepang begitu mendengar kalau Yuki-san masuk rumah sakit”,jelas Geun Seuk.

Shin Hye pun tampak lega mendengar penjelasan dari Geun Seuk. Ia nampak seperti seorang gadis yang senang karena mendengar bahwa orang yang disukai belum mempunyai kekasih. Geun Seuk pun merasa aneh dengan ekspresi yang barusan diperlihatkan Shin Hye tadi.

“Kalau kau sudah selesai menyampaikan pesan dari Sukkie, kami ingin pamit pulang. Aku mau mengobati luka Shin hye lebih dulu”,ujar Yong Hwa

“Aniya,sonsaengnim. Aku bisa pulang sendiri. Lagipula,anda ketempat in tentu bukan tanpa tujuan kan? Anda pasti punya janji dengan seseorang bukan? Lebih baik anda menemui teman anda itu”,

Geun Seuk nampak menahan tawanya saat Shin Hye mengatakan hal itu pada Yong Hwa. Karena ia tahu persis maksud kedatangan Yong Hwa adalah untuk membuat dirinya terlihat seperti pahlawan ‘kesiangan’ buat Shin Hye. Tapi nyatanya sekarang, Shin Hye malah menyuruhnya untuk pergi meninggalkannya.

“Eum,itu aku sebenarnya….”,Yong Hwa tampak salah tingkah saat Shin Hye m,engatakan hal itu padanya.

UEE yang merasa di acuhkanpun mempunyai sebuah ide jahil di otaknya. Ia menggelayut manja pada lengan sebelah kanan Geun Seuk.

“Geun Seuk-a,kau sudah selesai dengan yeoja ini bukan? Bagaimana kalau sekarang kita pergi bermain? Bukankah tadi kau mengajakku untuk berkencan?”,ujar UEE manja sambil melirik kearah Shin Hye. Dan kini Shin Hye dan UEE saling melempar pandangan tak suka satu sama lain.

“Shin Hye-ya,kau dengarkan? Mereka kesini untuk berkencan,jadi tidak mungkin Geun Seuk ssi ini bisa mengantarmu pulang”,ujar Yong Hwa seakan ia bisa membaca pikiran Shin Hye kalau ia ingin Geun Seuk yang mengantarnya pulang.

Shin Hye nampak terkejut mendengar kata-kata Yong Hwa. Sebenarnya apa yang Yong Hwa inginkan saat ini? Apa ia ingin mengatakan secara tidak langsung pada Shin Hye bahwa ia tidak mungkin bersama dengan Geun Seuk karena sekarang ia sudah bersama yeoja lain? Shin Hye nampak begitu kesal mendengarnya.

“Aku tidak pernah berharap kalau Geun Seuk ssi bisa mengantarku pulang,lagipula bukankah sudah kubilang bahwa sebaiknya sonsaengnim pergi menemui orang yang ingin sonsaengnim temui ditempat ini?”,ujar Shin Hye ketus.

“Eum, mianhae Shin Hye ssi,kalau kau tidak mau pulang dengan sonsaengnimmu ini. Bagaimana kalau aku menelpon Hyun Joong untuk menjemputmu disini?”,tawar Geun seuk, yang tidak mempeduliakn kalau saat ini Yong Hwa tengah menatapnya dengan tajam.

“Anda tidak usah repot-repot Geun Seuk ssi. Biar aku saja yang menelponnya sendiri”,ujar Shin Hye ramah,berbeda sekali dengan perlakuannya pada Yong hwa sebelumnya.

Shin Hye lalu menghubungi sepupunya itu kemudian menyuruh Hyun joong untuk menjemputnya di taman bermain.

“Ne oppa,aku tunggu kau disini”,ujar Shin Hye sebelum memutuskan sambungan teleponnya dengan Hyun Joong.

“Yong Hwa sonsaeng,sekarang kau tak perlu khawatir lagi. Aku tidak akan di antar oleh Geun Seuk ssi melainkan oleh Hyun Joong oppa yang akan menjemputku. Jadi sekarang kau bisa pergi”,ujar Shin Hye tetap dengan nada ketusnya.

“Baiklah kalau begitu Shin Hye-ya,aku permisi”,pamit Yong Hwa sambil membungkukkan badannya sedikit dan melempar tatapan tajam pada Geun Seuk yang telah menghancurkan rencananya untuk mengantar pulang Shin Hye.

Tak lama setelah kepergian Yong Hwa, UEE pun kembali melakoni perannya  sebagai kekasih dadakan dari seorang Jang Geun Seuk.

“Yeobo,bukankah Shin Hye ssi akan di jemput oleh sepupunya? Bagaimana kalau kita pergi juga?Bukankah sudah lama kita tidak berkencan?”,ujarnya manja.

“Kekasihmu benar Geun Seuk ssi,kau tidak perlu menungguku. Aku tidak ingin acara kencan kalian hancur karenaku”,

“Aniya,kami memang sudah lama tidak berkencan. Tapi aku juga ingin menyapa Hyun Joong dulu. Saat aku sampai dari Jepang kemarin,aku belum sempat mengabarinya kalau aku sedang ada di Seoul,jadi biarkan aku menemanimu untuk menunggu Hyun Joong”,jelas Shin hye.

“Baiklah kalau itu keinginanmu Geun Seuk ssi”,ujar Shin Hye sambil tersenyum manis.Dan melempar senyum mengejek pada UEE. Ia seakan mengatakan ‘Kau lihat?kekasihmu membatalkan acara kencan kalian hanya untuk menungguku? Rasakan itu,dasar yeoja gatel’. Sedangkan UEE balas  menatap tajam pada Shin Hye.

  Geun Seuk yang melihatnya pun hanya bisa menggelengkan kepalanya.

“Dasar yeoja”,ujar Geun Seuk pelan.

“Baiklah,kalau kau menyapa temanmu itu dulu yeobo.Tapi ingat,setelah ini kita harus dinner di restoran kesukaan kita seperti biasa”,ujar UEE sambil mengerlingkan matanya pada Geun Seuk yang sudah pasti tahu maksud dari perkataan UEE tadi.

“Ne,anything for you baby”,ujar Geun Seuk sambil membelai ‘sayang’ rambut UEE.

Shin Hye yang melihatnya pun hanya bisa mencibir kesal.

“Shin Hye-ya”,panggil seseorang yang berdiri tak jauh dari mereka bertiga.

“Hyun Joong oppa?”,Hyun Joong pun bergegas mendekati Shin Hye.

“Gwenchanayo?”,Tanya hyun Joong sambil memperhatikan Shin Hye dari atas hingga kebawah,takut ada sesuatu yang menimpa sepupunya itu selama ahjuma nya pergi.

“Gwenchana oppa,kau tidak perlu khawatir seperti itu”,ujar Shin Hye sambil memerkan senyum manisnya.

“Baguslah kalau begitu,aku takut kalau terjadi sesuatu padamu ketika ahjuma pergi”,ujarnya lega. Tapi wajahnya langsung berubah horror ketika melihat seseorang yang tak asing baginya.

“Neo…”,ujar Hyun Joong tak percaya sambil menunjuk seseorang yang ada dihadapannya sekarang ini.

“Annyeong hyung,lama tak berjumpa”,sapa Geun Seuk yang membuat Hyun Joong semakin shock.

“Ba..bagaimana kau bisa ada di sini?”,Tanya Hyun Joong yang masih belum bisa menutup keterkejutannya.

“Kenapa?Kau terlihat tidak suka dengan kedatanganku ke Seoul. Tenang saja, aku kesini bukan untuk ‘mengacaukan rencanamu’. Aku kesini karena ada suatu hal yang ‘mendesakku’. Sebenarnya banyak hal yang ingin kuceritakan padamu,tapi mungkin tidak sekarang. Lagipula Shin Hye ssi sedang terluka dan aku juga ada acara kencan dengan kekasihku ini”,sambil menunjuk UEE dengan bibirnya yang sengaja dimajukan,”Jadi sebaiknya kau pulang saja dulu dengannya,setelah itu aku akan menghubungimu untuk bertemu”,ujar Geun Seuk

Hyun Joong yang nampaknya mengerti dengan arah pembicaraan Geun Seuk pun akhirnya menghilangkan ekspresi keterkejutan diwajahnya.

“Ne,aku akan menunggu kabar darimu kalau begitu”,ujarnya tenang,”Kalau begitu kamu permisi dulu”,pamit Hyun Joong lalu menarik Shin Hye yang tadi sempat membungkukkan badannya.

“Ne”,ujar Geun Seuk, smabil menatap datar kedua orang yang barusan berlalu dari hadapannya.

“Nah,sekarang saatnya kau menepati janjimu Geun Seuk ssi”,ujar UEE seraya menarik paksa Geun Seuk yang belum juga melepaskan pandangannya dari jalan yang barusan dilalui oleh Hyun Joong dan juga Shin Hye.

*Author males ngetik bagian ini. Jadi silakan bayangin sendiri kebosanan yang dialami Geun Seuk pas makan malem sama UEE.#Kabur#*

 ===================================Skip Time==============================================

“Apa kau bilang?Jadi Jung Yong Hwa mengancam akan membocorkan identitasmu kalau kau tidak akan membantunya untuk  berbaikkan dengan Shin Hye?”,ujar Hyun Joong yang baru saja mendengar cerita dari Geun Seuk perihal kejadian kemarin.

Hari ini, sesuai janji Geun Seuk menghubungi Hyun Joong dan memintanya untuk bertemu di salah satu kefe yang berada di pinggir kota Seoul.

“Ne,seperti yang kau dengar tadi. Yong Hwa masih mencintai Shin Hye,dan dia ingin Shin Hye kembali padanya apapun caranya. Dan aku menjadi Jang Geun Seuk dihadapan Shin Hye atas permintaannya”,

Hyun Joong menarik rambutnya kesal. Ia tidak pernah tahu kalau ternyata mantan kekasih adik sepupunya itu bisa menjadi penghalang utama untuk misinya kali ini.

“Lalu aku harus bagaimana?”,Tanya Hyun Joong

Geun Seuk mengambil secangkir Coffe Latte yang tadi dipesannya. Setelah menyesapnya sedikit,ia lalu meletakkan cangkirnya kembali.

“Dengar, setelah penyelidikan yang kulakukan di sekolah Shin Hye selama ini. Ku kira tidak ada yang perlu dicurigai dari semua siswi yang ada disekolah itu”,

“Maksudmu?”,

“Semua siswi disana mempunyai asal usul orang tua yang jelas. Tidak ada satupun diantara mereka yang merupakan anak angkat atau anak tanpa identitas ayahnya yang jelas. Sekolah itu cukup ketat untuk masalah administarsinya”,

“Jadi maksudmu, gadis yang kita curigai anak dari Bae Yong Jun tidak mungkin ada disekolah itu begitu?”,

“Tepat sekali. Karena itu aku akan keluar dari sekolah itu untuk melakukan penyelidikan lainnya. Ada sesuatu yang kucurigai saat ini”,

“Apa maksudmu?”,

===========================================Skip Time======================================

Tok…tok….Tok….

Shin Hye yang sedang mencuci piring didapur pun bergegas menuju pintu depan untuk melihat siapa yang tengah mengetuk rumahnya.

“Sukkie?”,Shin Hye terlihat gembira begitu melihat wajah Sukkie yang ada dihadapannya saat ini.

“Kenapa kau tidak menghubungiku kalau kau pulang hari ini?Aku kan bisa menjemputmu kalau kau meghiubungiku”,ujar Shin Hye sambil mempoutkan bibirnya kesal karena Sukkie tidak memberitahunya perihal kepulangannya ke Seoul, setelah hampir dua hari ia berada di Jepang.

“Mianhae Shin Hye. Aku tidak bermaksud untuk membuatmu kesal. Ehm,bisakah kita masuk dulu?Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu?”,Shin hye pun langsung menganggukkan kepalanya,begitu melihat ekspresi sedih yang diperlihatkan Sukkie.Mereka lalu masuk kedalam rumah dan menuju ruang tamu dan duduk di sofa putih yang ada ditengah ruangan itu.

“Apa ada sesuatu yang buruk yang kau alami?Kau terlihat begitu sedih?Apa keadaan temanmu itu bertambah buruk?”,Tanya Shin Hye penasaran.

“Ne,dia ternyata mengidap suatu penyakit yang diturunkan dari ayahnya”,ujar Sukkie sedih.

“Memangnya dia menderita apa?”,Tanya Shin Hye sambil memegang tangan Sukkie untuk menguatkannya.

“Dia menderita lemah jantung dari kecil. 5 tahun yang lalu ayahnya meninggal karena penyakit yang sama,setahun kemudian ibunya menyusul ayahnya. Ibunya meninggal karena menderita depresi berat setelah ditinggal sang suami”, tangis Sukkie pun akhirnya pecah begitu menceritakan hal ini. Sukkie tidak bisa menahan tangisnya karena ia tidak sedang berbohong dengan kisah yang sedang dialami oleh ‘teman’nya itu. Ia hanya menceritakan kisah yang dialaminya dalam tokoh yang berbeda. Karena kisah inilah yang dialami oleh adiknya yang telah meninggal 5 tahun yang lalu.

Shin Hye yang melhatnya pun langsung menarik Sukkie kedalam pelukkannya.

“Aku..Aku tidak ingin dia meninggal Shin Hye-ya. Dia adalah salah satu sahabat terbaik yang pernah kumiliki di dunia ini. Kenapa,kenapa harus dia yang mengalaminya? Kenapa bukan aku saja?”,ujar Sukkie yang terisak dipelukkan Shin Hye.

“Berhentilah berpikiran bodoh seperti itu Sukkie-ya,itu adalah takdir yang Tuhan berikan untuknya. Sekarang yang harus kau lakukan bukanlah menangisinya,tetapi tetap berada di sisinya untuk menyemangatinya. Aku yakin dia tidak ingin melihat kau menangis saat ini”,ujar Shin Hye sambil mengeratkan pelukkannya pada Sukkie.

Sukkie pun hanya bisa menganggukan kepalanya.Setelah merasa dirinya telah tenang,Sukkie pun menarik dirinya dari pelukan Shin Hye.

“Shin Hye-ya,aku tahu mungkin berita ini akan sedikit mengejutkanmu. Tapi seperti yang kau bilang tadi. Aku tidak boleh menangis,tetapi aku harusnya terus berada disampingnya untuk menyemangatinya. Karena itu aku pulang ke Seouluntuk mengurus kepindahanku kembali ke Jepang”,ujar Sukkie tanpa memanndang sedikit pun pada Shin Hye. Ia takut kalau ia malah akan mengacaukan rencananya sendiri, karena tidak tahan melihat kesedihan di wajah wanita yang telah mencuri hatinya itu.  Sedangkan Shin Hye sendiri merasa mendengar petir ditengah hari begitu mendengar alasan Sukkie pulang ke Seoul hari ini.

“Kau bercanda kan?”,Tanya Shin Hye tak percaya.

“Aniyo,aku sudah memikirkannya baik-baik. Aku sudah menghubungi ahjuma dan mengatakan kalau aku akan kembali ke Jepang besok. Dia bilang kalau malam ini juga ia akan kembali ke Seoul. Aku minta maaf kalau dari kemarin aku tidak langsung memberitahumu tentang rencanaku ini. Tapi aku benar-benar tidak bisa meninggalkan Yuki yang tengah berjuang sendiri disana”,Sukkie menghela nfasnya sejenak,”Aku tahu kalau kau pasti bisa mengerti semua ini kan Shin Hye-ya?”,Sukkie nampak terkejut dengan apa yang dia lihat saat ini. Ternyata dari tadi Shin Hye tengah menangis disampingnya. Shin Hye berusaha menahan tangisnya dengan menggigit bibir bawahnya,tapi itu semua tidak bisa menghentikan air mata yang tengah mengalir dipipinya. Lalu tanpa mengatakan apapun Shin Hye berdiri dari duduknya dan meninggalkan Sukkie yang masih terkejut.

Sukkie POV

“Bodoh,apa yang sudah kulakukan sekarang?Aku telah membuatnya menangis. Bodoh,kau benar-benar bodoh Geun Seuk-ya. Kau telah membuat wanita yang kau cintai menangis”,rutuk Sukkie pelan.

Author POV

Shin Hye langsung berlari menuju kamarnya. Ia benar-benar tidak tahu kenapa ia bisa menangis seperti ini. Ia benar-benar merasa hatinya begitu sakit begitu tahu kalau Sukkie akan pergi meninggalkannya. Ia merasa seperti akan  ditinggal pergi oleh orang yang sangat dicintainya. Padahal kemarin saat Geun Seuk orang yang telah dinanti lama olehnya tidak sampai membuatnya menangis begitu mendengar kalau Geun Seuk sudah mempunyai kekasih. Hatinya memang sakit,tetapi tidak sesakit sekarang ini. Ia sebenarnya ingin membuang jauh pemikiran yang beberapa kali terlintas dipikirannya. Tapi mungkinkali ini ia harus membenarkan pikiran itu. Ya, pikiran yang mengatakan kalau ia mencintai seorang Jang Sukkie.

=================================Skip Time===============================================

“ Shin Hye-ya,apa kau benar-benar tidak ingin mengucapkan salam perpisahan pada Sukkie? Sebentar lagi ia akan pergi kesekolahmu untuk menyampaikan salam perpisahan,dan langsung berangkat ke bandara. Omma tahu,kau sedih dengan keputusan Sukkie. Tapi kau juga tahu kan kalau ia pergi bukan tanpa alasan yang jelas? Jadi sebaiknya kau relakan saja ia pergi. Nanti setelah kau lulus kau bisa menjenguknya ke Jepang. Bagaimana?”,sejak kepulangannya tadi pagi, Nyonya Park terus menerus membujuk Shin Hye agar mau menemui Sukkie sebelum ia pergi ke Jepang. Tapi sejak tadi pula Shin Hye terus menolak ajakan ibunya.

“Mianhae omma. Tapi aku benar-benar menemuinya”,ujar Shin Hye tanpa memandang ommanya. Shin Hye sebenarnya ingin sekali menemui Sukkie. Tapi ia takut kalau ia lepas kendali dan meminta Sukkie untuk tetap tinggal di Seoul bersamanya. Ia tidak ingin Sukkie tahu kalau ia mencintainya. Ia tidak ingin Sukkie menatapnya jijik karena telah berani mencintainya. Ia tidak bisa membayangkan kalau Sukkie akan membencinya.

“Baiklah,kalau itu keinginanmu. Omma tidak akan memaksamu lagi”,nyonya Park lalu pergi meninggalkan Shin hye sendiri yang tengah bergelung di atas kasurnya.

Tak lama setelah nyonya Park meninggalkan kamarnya,Shin Hye kembali menangis dalam selimut berwarna soft pink itu.

Sementara itu diruang tamu nampak Sukkie dan juga Hyun Joong yang tengah menunggu nyonya Park.

“Geun Seuk-ya,aku minta maaf”,

“Untuk apa?”,Tanya Geun Seuk bingung

“Aku minta maaf karena telah mengorbankan perasaanmu dan juga Shin Hye dalam hal ini. Aku benar-benar tidak tahu kalau kalian sebenarnya saling mencintai”,

Geun Seuk tampak terkejut mendengar penuturan Hyun joong barusan. Darimana ia bisa tahu tentang hal in.

“Kau pasti bingung kan bagaimana aku bisa tahu?”,Tanya Hyun Joong sambil menatap Geun Seuk. Sedangkan Geun Seuk hanya bisa diam dan membalas tatapan Hyun Joong. Hyun Joong pun tersenyum tipis sebelum melanjutkan kata-katanya.

“Tadi malam aku menemui Yong Hwa dan menanyakan alasan sebenarnya,kenapa ia melibatkanmu untuk kembali mendapatkan Shin Hye. Awalnya aku pikir ia mempunyai dendam padaku sehingga ia ingin menghancurkan perusahaanku. Tapi aku sungguh terkejut mendengar penuturannya tadi malam. Dan sejak semalam aku terus berpikir bahwa aku dalah orang yang paling jahat yang ada di dunia ini karena telah menhancurkan kalian berdua. Terlebih lagi sepertinya Shin Hye jatuh cinta pada Sukkie. Ia pasti menderita saat ini karena berpikir ia telah mencintai seorang wanita. Tapi aku juga tahu kalau kau tidak mungkin akan mengakui kalau kau adalah seorang pria yang tengah menyamar menjadi seorang pria Karena tengah mendapat tugas dari kakak sepupunya. Aku tidak mau Shin Hye membencimu ataupun aku. Aku benar-benar menyayangi Shin hye seperti adik kandungku sendiri”,

“Ne,aku tentu tahu tentang hal itu. Maka dari itu. Aku ingin menjauhkan diriku dari Shin Hye. Aku harap ia bisa mendapat orang yang lebih baik dariku. Ia tidak seharusnya jatuh cinta pada orang sepertiku,yang hanya bisa mendatangkan kesedihan untuknya. Kau tidak perlu menyalahkan dirimu seperti itu. Karena aku juga setuju untuk menjalankan peran ini”,

Mereka langsung menghentikan percakapan mereka begitu nyonya Park nampak menuruni tangga.

“Ahjuma,bagaimana? Apa Shin Hye mau menemuiku?”,Geun Seuk tampak benar-benar mengharapkan jawaban ‘ya’ dari nyonya Park. Tapi harapan itu pupus sudah begitu melihat ekspresi yang ditunjukkan oleh ibu kandung Shin Hye itu.

“Aku tahu. Shin Hye pasti sangat kecewa sekali padaku saat ini”,Geun Seuk pun menjawab sendiri pertanyaan yang barusan dikatakannya.

“Mianhae,tapi ahjuma sudah membujuknya. Tapi hasinya tetap sama Sukkie-ya. Mianhae mengecewakanmu”,Nyonya Park menepuk pundak Geun Seuk untuk menguatkannya.

“Aniyo ahjuma,harusnya aku yang minta maaf kaena telah membuat anakmu menjadi sedih seperti ini. Tapi aku benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa. Yuki membutuhkanku disampingnya. Aku janji kalau ada kesempatan,aku pasti akan mengunjunginya”,ujar Geun Seuk yang dibalas senyuman tulus dari Nyonya Park.

“Ahjuma yakin,apapun yang kau lakukan pada Shin Hye pasti bukan tanpa alasan yang jelas. Ahjuma tahu kalau kau adalah orang yang baik Sukkie-ya.Ahjuma yakin itu”,

Sukkie tidak tahu maksud dari perkataan nyonya park tadi. Tapi ia hanya membalasnya dengan sebuah senyum tipis yang terukir dibibirnya.

Lalu Geun Seuk pun berpamitan pada nyonya Park dan segera menuju ke San Hyang High School untuk berpamitan dengan teman-teman serta guru-guru yang pernah mengajarnya dua minggu ini.

“Terima kasih atas bantuan kalian selama aku sekolah ditempat ini. Aku tahu pertemuan kita benar-benar sangat singkat,tapi aku harap pertemuan kita yang singkat ini bisa menjadi kenangan yang indah untuk kita semua. Sekali lagi aku ucapkan terima kasih atas bantuan kalian semua”,Geun Seuk nampak membungkukkan badannya sebagai ucapan penutup salam perpisahannya pada teman dan gurunya.

“Hiks…Sukkie. Kenapa kau pergi tanpa memberitahuku terlebih dahulu. Kalau kau memberitahuku sebelumnya,aku pasti akan membuat pesta perpisahan yang meriah untukmu”,ujar Hong Ki Sonsaeng yang tengah menangisi Sukkie yang akan pergi meninggalkannya.

“Gamsahamnida Sonsaengnim. Aku tidak bermaksud untuk tidak memberitahu tentang kepergianku. Tapi ini semua memang diluar rencanaku. Sekali gamsahamnida karena anda sudah ingin membuat pesta perpisahan untukku”,

Sementara itu Hyun Joong nampak berbincang dengan Yunho,sang kepala sekolah.

“Yunho hyung,Jaejoong hyung terima kasih kalian telah memperhatikan Sukkie selama dia sekolah ini”,ujar Hyun Joong.

“Cheonmaneyo Hyun Joong-ah”,jawab Yunho,sedangkan Jaejoong yang berdiri disamping Yunho hanya membalasnya dengan senyum manisnya.

Setelah selesai mengucapkan salam perpisahan dengan semua teman dan para guru. Hyun joong dan Geun Seuk segera pergi menuju bandara. Seharusnya Geun Seuk tidak perlu benar-benar pergi ke Jepang. Tapi ia bilang kalau ada sesuatu yang harus dilakukannya disana selama beberapa hari.

“Didalam kantung ini ada pakaianmu. Kau bisa mengganti pakaianmu sekarang. Aku sudah memastikan kalau tidak ada orang ditoilet ini,jadi cepat masuk dan ganti pakaianmu”,Suruh Hyun Joong sambil menyerahkan sebuah paper bag berwarna hitam  pada Geun Seuk.

Ok To Be Continued dulu yah,author dah pegel ngetik (-_-“). Mian,kalo updatenya lama. Lagi banyak banget tugas. Thanks buat yang udah comment di chapt kemaren,mudah2an mau comment lagi,nd ga bosen baca FF ini.Dan maaf kalo banyak kesalahan dalam pengetikan,harap maklumin author,hahahaha.

Gomawo (^_^)

My Boyfriend is Beautiful – Part VIII

My Boyfriend is Beautiful – Part VI

4 thoughts on “My Boyfriend is Beautiful – Part VII

  1. Ping-balik: My Boyfriend is Beautiful – Part VIII | Love Fanfiction

  2. Ping-balik: My Boyfriend is Beautiful – Part VI | Love Fanfiction

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s