Thank Godness I Love You (Happy Together)

TITLE:;: Thank Godness I Love You (Happy Together)

PAIRING:;: KyuMin, YeWook, RyeoMin/MinWook

LENGTH:;: Drabble (kelebihan dikit)

AUTHOR:;: Cherry Chibi>w<

A/N:;: mian lama g post ap2… cherry bingung… karna dah lama g bikn drabble jd pengen, bgitu mbuat jd blank… berkali2 jd kelewat batas drabble (malh jd oneshot). Gomen ini juga kurang memuaskan… Happy reading~>w<

.

“EOTTEOKKHE!?” Sungmin berteriak frustasi sambil menjambak rambutnya sendiri. Sedetik kemudian dia menenggelamkan wajahnya ke bantal merah muda miliknya. Kakinya menjejak-jejak kasur yang dipakainya untuk berbaring.

Ryeowook—yang saat itu memang sengaja ke kamar Sungmin untuk membicarakan sesuatu—yang mendengar jeritan Sungmin segera menerobos masuk ke kamar hyungnya itu.

“Hyung, waekureyo?” tanya Ryeowook sedikit panik. Tangannya mengguncang bahu Sungmin yang masih meracau tak jelas. “HYUNG!!!”

Sungmin berhenti bicara sendiri. Perlahan dia membalikan wajahnya, menatap Ryeowook yang cemas padanya.

“Waekureyo?” tanya Ryeowook lagi. Dia benar-benar cemas. Tidak biasanya Sungmin seperti ini.

“Ryeowookkie…” Sungmin bangkit duduk dari posisinya dan memeluk pinggang dongsaengnya itu. Nadanya memelas. Dia mendongakan wajahnya, menatap Ryeowook dengan tatapan aku-butuh-pertolonganmu.

“Wae?” tanya Ryeowook lagi.

“Aku… aku bingung,” ucap Sungmin pelan. Dari ekspresinya Ryeowook tahu kalau Sungmin tidak mengada-ada. Wajah manis itu terlihat begitu kacau.

Ryeowook diam, tersenyum tipis, menunggu lanjutan kalimat Sungmin.

“Bingung dengan perasaanku.”

“Wae? Ceritakan saja, Hyung…” Ryeowook melepas perlahan tangan Sungmin darinya. Kemudian dia mengambil posisi duduk di samping Sungmin, di atas ranjang berseprai merah muda bermotif kelinci itu.

Sungmin menatap sesaat Ryeowook, lalu mengalihkan matanya pada lantai yang ia pijak dengan tatapan menerawang. “Apa aku boleh menyukai dia…?”

“Dia? Nugu?”

“Kyuhyun.” Jawab Sungmin lirih, sangat pelan sehingga Ryeowook harus mendekatkan dirinya pada Sungmin agar dapat mendengar jelas.

Bukannya terkejut, yang dilakukan Ryeowook justru melingkarkan tangannya pada tubuh Sungmin, menariknya ke dalam pelukan hangat.

“R-ryeowook?” tanya Sungmin bingung. Terkejut.

“Syukurlah, Hyung…” ucap Ryeowook. Terdengar jelas dari suaranya bahwa dia tersenyum. “Syukurlah kau menyadari perasaanmu.”

Sesaat Sungmin hanyalah diam, tapi kemudian dia tersenyum dan balas memeluk Sungmin.

“Gomawo…” Sungmin menepuk punggung Ryeowook pelan. Kemudian dilepaskannya pelukannya dan menatap Ryeowook dengan senyum.

“Dukung aku, ya?”

“Tentu.” Ryeowook tersenyum tulus. “Aku juga punya kabar bagus.”

“Hmm?”

“Aku dan Yesung hyung sudah jadian.” Wajah Ryeowook memerah.

Sungmin tersenyum lebar. “Jeongmal!?”

Ryeowook mengangguk. Semerbak merah semakin menyebar di wajahnya.

Tiba-tiba terdengar suara pintu yang terbuka, dan itu membuat kedua namja manis yang duduk di atas ranjang itu menoleh ke asal suara.

Dan mendapati Kyuhyun dan Yesung berdiri di sana.

“Kalian ini…”

Ryeowook dan Sungmin nyengir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s